Royal School

Royal School
Chapter 23:Relaxing


__ADS_3

Karena pak Kagemaru sedang tak bisa mengajar terlalu lama, akhirnya siswa dipulangkan setelah istirahat.


Para siswa pun senang.


Miyu dan kawan kawan memutuskan untuk pergi ke restoran nenek untuk bersantai dan menikmati sebuah makanan.


“Ah akhirnya kita pulang cepat.”Kata Miyu.


“Tapi aku nggak nyangka pak Kagemaru akan kasih soak semudah itu.”Kata Miyu.


“Ya bagaimana lagi, dia sedang dalam kondisi begitu.”Kata Shinmaru.


“Dan besok dan hari jumat libur, kenapa dia gak minta seseorang menggantikannya untuk sementara waktu?” Kata Miyu.


“Ya mungkin pak Kagemaru memiliki alasan nya tersendiri.”Kata Shuichi.


“benar juga sih.”Kata Miyu.


“Tapi aku masih kepikiran sama kelas special itu. Katanya kita kelas ZZZ dan itu salah satu kelas terburuk di sekolah ini. Tapi sepertinya aku tak merasakan ada yang buruk di kelas kita.”Kata Miyu.


“Ah sepertinya kau lupa dengan keburukan yang kita alami kemarin.”Kata Shinmaru.


“Jangan lupakan keadaan gedung apartemen kita saat kita pertama kali datang ke sana.”Kata Shinmaru.


“Iya juga sih. Apartement nya itu seperti tidak layak dihuni.”Kata Kyoko.


“Jangan lupa, Poin kita saat pertama kali masuk itu termasuk kecil.”Kata Shinmaru.


“Iya juga sih.”Kata Miyu.


“Tapi sepertinya keadaan kelas kita baik-baik saja. Tak ada permasalahan.”Kata Miyu.


“Hei Miyu, bukannya kita kemarin nyaris mati ya? Masa kau lupa.”Kata Shinmaru.


“Iya sih tapi ya maksudku keadaan atau suasana kelas kita itu biasa biasa aja.”Kata Miyu.


“Tidak ada yang aneh.”Kata Miyu.


“Sepertinya kelelawar itu belum keluar saat siang hari, dia akan keluar saat malam hari.”Kata Shuichi.


“Apa maksudmu Shuichi? Kenapa tiba-tiba kau berbicara tentang kelelawar?” Kata Miyu.


“Sepertinya ini belum saatnya, sifat asli teman kelas kita akan keluar.” Kata Shuichi.


“Nggak nyambung Shuichi.”Kata Miyu.


“Entah itu kapan, tapi sepertinya itu masih sangat jauh.”Kata Shuichi.


“Ya aku setuju aja sih dengan perkataan Shuichi. Mereka belum menunjukkan sifat asli mereka karena kita baru saling bertemu.”Kata Ai.


“iya sih.”Kata Miyu.


“Oh iya bagaimana kabar anak dan ayah itu ya? Kok gak ada kabar upacara pemakamannya ya?” Kata Miyu.


“Ya mungkin kematiannya itu dirahasiakan karena itu aib sekolah.”Kata Shinmaru. “Iya sih, memang kelakuannya bikin malu sekolah ini.”Kata Miyu.


“Dia ngerencanain balas dendam sampai segitunya ya?” Kata Miyu.


“Agak ngeri sih.”Kata Shinmaru.


“Padahal dia yang salah, dia kan sudah hampir melecehkan Kyoko.”Kata Miyu.


“Ya karena mungkin kejadian itu bisa mencoreng nama nya dan keluarganya.”Kata Shinmaru.


“Karena alasan itu, Kyoko dan Shuichi mau dibunuh.”Kata Shinmaru.


“Ya itu alasan yang logis sih.”Kata Miyu.


“Tapi, mungkin saja.....”Kata Shinmaru.


“Kau diundang ke acara pemakamannya lalu kau juga akan dibunuh disana.”Kata Shinmaru. “Lalu kau akan dimasukkan ke peti kayu itu deh.”Kata Shinmaru.


Miyu menampar Shinmaru. “Bodoh!!!!” kata Miyu.


Shinmaru terjatuh.


“Ya nggak mungkin lah begitu.”Kata Miyu.

__ADS_1


“Kyoko kau jangan dengarkan dia ya. Itu nggak bakal terjadi kok.”Kata Miyu.


“Ya tapi bisa saja kan?” Kata Shinmaru.


“Ya tapi nggak mungkin lah.” Kata Miyu.


Tiba-tiba ada suara nada dering sms.


“punya siapa itu?” Kata Shinmaru.


“Oh sepertinya itu punyaku.”Kata Kyoko.


Kyoko pun terkejut dan pingsan.


“Kyoko!!!!!” Kata Miyu.


Teman temannya langsung bangun dari kursinya dan menghampiri Kyoko.


“Kau kenapa?”Kata Miyu.


“Li-lihat ini.”Kata Kyoko.


Miyu pun mengambil hp Kyoko dan melihat SMS itu. Miyu terkejut.


“Astaga.”Kata Miyu.


“Kenapa Miyu?”Kata Shinmaru.


Shinmaru mengintip isi pesan itu.


“Astaga, malah jadi kenyataan ternyata ucapanku.”Kata Shinmaru.


“Sepertinya aku akan pergi kesana....”Kata Kyoko.


“Oi, oi jangan begitu dong!!!” kata Miyu.


“Lagian Shinmaru cuman bencanda doang tadi, jangan didengerin.”Kata Miyu.


Tiba-tiba kedengaran suara SMS.


Sepertinya Mereka semua dapat SMS hp mereka masing-masing.


“Sepertinya aku akan pergi kesana....”Kata Mereka kecuali Shuichi.


Shuichi sangat santai dan tenang apa yang terjadi sekarang. Raut wajahnya seperti tak ada respon sama sekali. Tiba-tiba mereka mendapat sebuah SMS lagi.


“Sepertinya ini dari Gin di grup chatting kelas.”Kata Shuichi.


“Aku akan bacakan.”Kata Shuichi.


“Diinformasikan kepada seluruh kelas, besok akan dilaksanakan upacara pemakaman Pak Source dan anaknya Surgeon, serta anak buahnya yang menjadi korban dari serangan kelompok pemberontak yang bernama Mugen. Jika kalian ingin memberikan ucapan bela sungkawa silahkan datang ke Aula 1A. Dan besoknya, karena tanggal kejepit jadi tidak masuk Terimakasih.”Kata Shuichi.


“Begitu kata Gin.”Kata Shuichi.


“Mereka masih menutupi faktanya ya.”Kata Shuichi.


“Apa!!!! Berarti kita libur karena kejadian itu dong?” Kata Miyu.


“Iya,sepertinya begitu.”Kata Shuichi.


“Berarti kita libur karena pak Kagemaru gak mau ngajar, tapi emang libur daei sananya?” Kata Miyu. “Iya mungkin.”Kata Shuichi.


“Ah aku pikir kita libur karena pak Kagemaru sedang begitu, ternyata tidak ya.”Kata Miyu.


“ya sepertinya kita masih beruntung. Karena semuanya diundang ke acara itu.”Kata Shinmaru.


Tiba-tiba ada yang membuka pintu restoran itu.


“Permisi nek.”Kata seseorang.


Ternyata itu adalah Rie.


“Nenek dimana?” Kata Rie.


Nenek sepertinya sedang keluar untuk membeli bahan makanan.”Kata Shinmaru.


“Ngomong-ngomong kenapa kalian duduk dibawah seperti itu?” Kata Rie.

__ADS_1


Mereka pun langsung bangun dan duduk di kursinya.


“Ah tidak, kami hanya tidur tiduran saja.”Kata Shinmaru.


“Eh, tapi kenapa kau kesini Miyu. Bukannya kau itu punya aturan tak boleh dekat dekat sama cowok.”Kata Miyu.


“Oh itu, sebenarnya sih itu aturan yang dulu. Sekarang aturan itu sudah tak berlaku lagi.” Kata Rie.


“Oalah.”Kata Miyu.


“Hei Miyu. Apakah kau akan datang kesana?” Kata Rie.


“Ya nggak tau juga sih.”Kata Miyu.


“Kalau kau Shinmaru.”Kata Rie.


“Gak tau deh. Aku sepertinya akan pergi kesana.” Kata Shinmaru.


“Oh begitu ya.”Kata Rie.


Saat mereka mengobrol ada yang membuka pintu restoran itu. Ternyata dia adalah nenek pemilik restoran itu. Dia sepertinya abis belanja di supermarket karena dia membawa barang makanan.


“Wah ada pelanggan lagi ya. Tunggu sebentar ya.”Kata nenek itu.


“Oh iya kau mau pesan apa?” Kata Rie.


“Aku ingin es strawberry aja deh” Kata Miyu.


“oh baik tunggu sebentar ya.”Kata Nenek itu.


Nenek itu ke dapur.


“Oh jadi bagaimana, kalian kau datang atau tidak?”Kata Miyu.


“Aku tak datang deh.”Kata Shuichi.


“Kalau kau Ai? kau daritadi sepertinya diam saja.”Kata Miyu.


“Ah, entahlah.”Kata Ai.


“Oh begitu ya.”Kata Miyu.


Nenek akhirnya selesai membuat es strawberry nya.


“Ini dia es strawberry nya.”Kata nenek itu.


Nenek itu memberikan es strawberry itu ke Rie.


Setelah itu, nenek pemilik restoran itu kembali ke dapur.


“Jadi bagaimana besok?” Kata Miyu.


“Aku sih tidur di seharian.” Kata Shuichi.


“Aku terserah Rie.”Kata Shinmaru. “Aku terserah kau, Shinmaru.”Kata Rie.


“Kalau aku sih ikut kata Miyu.”Kata Kyoko.


“Sepertinya aku ikut suara terbanyak saja deh.”Kata Ai.


“Kalau kau Miyu?”Kata Ai.


“aku sih pergi kesana.”Kata Miyu.


“Bayar yuk.”Kata Miyu.


Mereka pergi ke tempat pemesanan menu.


“Permisi nek. Kami ingin bayar.”Kata Miyu.


“Oh iya.”Kata Nenek itu.


Mereka pun membayar.


“Terima kasih nek.”Kata Mereka.


“Iya sama sama.”Kata nenek itu.

__ADS_1


Mereka pergi ke apartement nya masing-masing dan istirahat.


__ADS_2