Royal School

Royal School
Chapter 30:Go to investigate


__ADS_3

Hari sudah pagi, Miyu pun bangun.


Tiba-tiba ia mendengar sebuah suara seseorang.


“Kau sudah bangun Miyu.”Kata Orang itu. Miyu pun kaget.


“Eh, siapa kau?” Kata Miyu.


“Tenang, ini aku Ai.”Kata Ai.


Rupanya orang itu adalah Ai.


Ai menghampiri Miyu.


“Oh Ai ternyata...”Kata Ai.


“Eh? Mengapa kau ada di kamarku?!?!?!” Kata Miyu.


“Aku membawamu kesini dan menjagamu kemarin. Takutnya kau berulah lagi.”Kata Ai.


“Eh, jangan salah paham. Aku tak melakukan yang aneh-aneh kok. Sumpah.”Kata Ai.


“Membawaku kesini dan menjagaku?”Kata Miyu.


Miyu pun ingat kejadian apa yang ia lakukan semalam.


“Ahhhhh.”Kata Miyu sambil memegang kepala.


“Kenapa Miyu?” Kata Ai.


“Kenapa aku melakukan hal itu!!!!” Kata Miyu dengan ekspresi malu.


“Eh Ai, jangan bilang siapa siapa ya.”Kata Miyu.


“Soal apa?” Kata Ai.


“Soal yang kemarin.”Kata Miyu.


“Iya, tenang aja kok.”Kata Ai. “terimakasih ya Ai.”Kata Miyu.


Miyu pun bangun dari tempat tidurnya.


“Kau masih bisa berdiri kan Miyu?” Kata Ai. “Ya, sedikit.”Kata Miyu.


Miyu pun berjalan menuju kamar mandi.


“Ah puuusing.”Kata Miyu. Miyu terjatuh tapi Ai berhasil menangkap Miyu.


Mereka pun saling tatap tatapan. Tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu. Ternyata orang itu adalah Kyoko.


“Hello Mi....”Kata Kyoko.


Kyoko melihat adegan itu.


“Oh, maaf ya, Aku jadi ganggu deh. Silahkan lanjutin.”Kata Kyoko.


Kyoko menutup pintu itu dengan keras. Miyu dan Ai terdiam. Ai melepaskan tangkapan nya.


“Ahhhhhhh, bagaimana ini? Pasti Kyoko udah salah sangka ke kita.”Kata Miyu dengan ekspresi panik.


“tinggal ngomong saja Miyu. Yang terlihat belum tentu benar adanya.”Kata Ai.


“Iya kalau dia percaya, kalau dia nggak percaya gimana?” Kata Miyu.


Tiba-tiba Miyu ingin muntah. Dia pun ke kamar mandi untuk muntah. Miyu keluar dari kamar mandi.


“Hei Ai, apa kau yakin kau dan aku nggak melakukan apa apa semalam?” Kata Miyu.


“Kagak lah, aku tak seperti orang yang ketiban tiang panggung itu.”Kata Ai.


“Oh syukurlah.”Kata Miyu.


“Biasanya cowok liat wanita seperti itu pasti dia langsung ngelakuin aneh aneh, ya kan? ”Kata Miyu.


“Ya tapi aku yakin sih kau tak seperti itu Ai.”Kata Miyu.


“Baiklah aku akan masakan nasi goreng untukmu ya Miyu.”Kata Ai.


“Terimakasih ya Ai.”Kata Miyu.


Ai pergi ke dapur dan memasak nasi goreng itu. Setelah selesai, nasi goreng itu ditaruh di piring. Dia pun membawanya ke Miyu yang sedang duduk di depan TV.


“Ini Miyu.”Kata Ai.


“Baik, terimakasih ya Ai.”Kata Miyu. Ai dan miyu mengambil piring mereka dan makan nasi goreng itu.


“Lumayan juga kamu Ai. kamu bisa buat nasi goreng seenak ini.”Kata Miyu.


“Terimakasih atas pujiannya chef Miyu.”Kata Ai.


“Eh Ai, bagaimana soal yang kemarin, pengumuman dari pak Kagemaru?” Kata Miyu.


“Oh iya, kata pak Kagemaru. Kau ditunjuk perwakilan kelas kita untuk membela Jim, kau mau nggak?” Kata Ai.


“Mau dong.”Kata Miyu.


Tiba-tiba mereka mendapatkan SMS dari Shuichi.


“Nanti jam 9 kumpul di ruang tamu apartemen ya. Lalu kita berangkat ke tempat dimana Jim ditahan.” Kata Shuichi.


“Kau juga dapat SMS dari Shuichi ya Ai?”Kata Miyu.

__ADS_1


“Iya begitulah.”Kata Ai.


“Sepertinya hari ini kita akan menginsvestigasi kasus ini.”Kata Miyu.


“Ya kau benar.”Kata Ai.


Akhirnya mereka selesai makan.


“Baiklah aku pamit dulu ya Miyu. Aku ingin mengganti bajuku dulu.”Kata Ai.


“Iya, terimakasih ya Ai.”Kata Miyu.


Ai pun pergi meninggalkan kamarnya Miyu. Ia pun masuk kamarnya, ia mandi lalu memakai setelan detektif berwarna hitam.


“Keren juga aku pakai ini.”Kata Ai.


“Baiklah aku akan menemui Shuichi deh.”Kata Ai.


Ai keluar dari kamarnya. Dia bertemu dengan Miyu yang juga baru saja keluar dari kamarnya.


“Wah kau juga sudah selesai ya Miyu?”Kata Ai.


“Iya nih.”Kata Miyu.


Rie dan Kyoko keluar dari kamar Kyoko. “Eh kalian berdua.”Kata Rie.


“eh ada Rie.”Kata Miyu.


“Ngomong ngomong baju kalian sama nih.”Kata Rie.


“Hah sama?” Kata Ai. Mereka saling melihat pakaian mereka.


“benar.”Kata Ai.


“cieeee.”Kata Rie.


“Ah ini cuman kebetulan doang kok.”Kata Miyu.


“Ah masa kebetulan sih, tadi saja kalian bemesraan.”Kata Kyoko.


“Eh...itu..”Kata Miyu yang malu.


“Wah aku jadi ada temennya nih.”Kata Rie.


“Baiklah ayo kita kebawah saja deh, kasian Shuichi sudah menunggu dibawah.”Kata Ai.


Mereka pun ke bawah. Disana sudah ada Shinmaru, Gin, dan Shuichi.


“Ah lama sekali kalian.” Kata Shinmaru.


“Kami sudah menunggu dari tadi lho.”Kata Shinmaru.


“Berarti kita tinggal menunggu satu orang lagi.”Kata Gin.


“Satu orang lagi?” Kata Miyu.


“Oh iya kau belum tahu ya Miyu?” Kata Ai.


“Nah itu dia orangnya.”Kata Gin.


Catherine datang.


“Hello Catherine, apa kau sudah siap?”Kata Gin.


“Iya aku sudah siap.”Kata Catherine.


“Kalian?” Kata Gin.


“Iya kami siap.”Kata Ai, Miyu, Shinmaru, Kyoko, Dan Rie.


“Baiklah kita langsung berangkat”Kata Gin. Mereka pun berangkat ke sana.


“Hei Gin, apa kau sudah tau bagaimana kronologi nya”Kata Shuichi.


“Belum, aku belum tau.”Kata Gin.


“Oleh karena itu hari ini kita akan memeriksa Jim.”Kata Gin.


“Oh begitu ya.”Kata Shuichi.


“Oh iya, perutmu sudah enakkan Miyu?” Kata Catherine.


“Ah sudah enakkan.”Kata Ai.


“Oh iya kau siapa ya?”Tanya Catherine ke Rie.


“Oh iya kalian belum pernah bertemu ya.”Kata Miyu.


“Namaku Rie, salam kenal. Aku adalah temannya Miyu.”Kata Rie.


“Oh namamu Rie ya. Perkenalkan nama ku Catherine. Salam kenal juga ya.”Kata Catherine.


Akhirnya mereka sudah sampai.


“Wah jadi ini kantor pusat IRSSO ya?” Kata Ai.


“Besar sekali.”Kata Ai.


“Hei Rie. Cukup sampai disini.”Kata Shinmaru.


“Apa maksudmu Shinmaru?” Kata Rie.

__ADS_1


“Kau lebih baik pergi saja, tak usah ikuti kami lagi.”Kata Shinmaru.


“Tapi kan aku......”Kata Rie.


“Ini urusan kami bukan urusanmu.”Kata Shinmaru.


“Tapi Shinmaru...”Kata Rie.


“Kau tak mendengarkanku Rie? PERGI SANA!!!!!” Kata Shinmaru.


“Tapi Shinmaru, aku ingin membantumu.”Kata Rie.


“Kau itu BUKAN DARI KELAS KAMI, JADI KAU PERGILAH!!!!” Kata Shinmaru.


“Baiklah aku akan pergi.”Kata Rie.


“Aku tak akan menemuimu lagi!!!!” Kata Rie.


Rie pun pergi sambil menangis.


“Oi oi Shinmaru, kau seharusnya tak kasar kepada Rie mu.”Kata Ai.


“Ini juga demi kebaikannya.”Kata Shinmaru.


“Baiklah ayo kita masuk.”Kata Shinmaru.


Mereka pun masuk. Semua orang melihat mereka dan berbisik bisik.


“Mereka kenapa Miyu?” Kata Ai sambil berbisik bisik.


“Ya begitulah Ai, mereka berkomentar tapi nggak langsung ke orangnya jadi nya ya begitu.”Kata Miyu sambil berbisik bisik.


“Ya berarti kalian juga dong.”Kata Shinmaru.


“Hehehehe.”Jawab Miyu dan Ai. “Baiklah kita sudah sampai.”Kata Gin.


Akhirnya mereka didepan suatu pintu masuk ruang jenguk tahanan.


“Wah sekolah ini ketat sekali, bahkan mereka memiliki penjara.”Kata Ai.


“Mungkin ini simulasi jika mereka melanggar peraturan di luar sana,” Kata Shinmaru.


“ tapi walaupun ada penjara disini, Semua itu pasti ada celahnya Ai.”Kata Shuichi.


“Iya benar kata Shuichi.”Kata Gin.


Dia menghampiri seorang penjaga tempat itu. “Permisi kak, kami ingin mengunjungi Jim Fronte.”Kata Gin.


“Jim Fronte? Siswa kelas rendahan yang memukul siswa kelas elit?” Kata Penjaga itu.


“Kalian ingin interogasi ya?” Kata Penjaga itu.


“Baiklah aku akan kasih waktu untuk kalian 1 Menit.”Kata Penjaga itu.


Semuanya pun kaget. “1 Menit?”Kata Miyu.


“Iya satu menit, karena ya udah jelas banget kok bahwa kalian yang memukul duluan.”Kata Penjaga itu.


“Apa maksudmu!!!” Kata Shinmaru.


Ai memegang pundak Shinmaru.


“Tenang Shinmaru.”Kata Ai.


“Jadi benar ya rumor itu. Siswa nya pada rendahan semuanya.”Kata Penjaga itu.


“Oh iya kak aku ingin tanya?” Kata Catherine.


“Apa yang kakak lakukan jika kakak itu berada di posisi Jim?” Kata Catherine.


“Ya kalau aku sih ya... Aku akan mengaku salah.”Kata Penjaga itu.


“Tapi bagaimana jika kakak tak bersalah?”Kata Catherine.


“Aku sih akan buktikan ke mereka bahwa aku tak bersalah.”Kata Penjaga itu.


“Nah kan.”Kata Catherine.


“Coba kakak sekarang berada di posisi kami, tinggal di kelas yang katanya itu kelas orang-orang rendahan?”Kata Catherine.


“Kami juga tak mau kak tinggal di kelas rendahan, tapi takdir kami sudah seperti ini jadi kami harus terima.”Kata Catherine.


“Daripada kami melarikan diri daei hidup ini lalu mati sia sia kan?” Kata Catherine.


“Iya juga sih.”Kata Penjaga itu.


“Baiklah 10 menit, peraturan disini memang seperti itu.”Kata Penjaga itu.


“Terimakasih kak.”kata Ai dan kawan kawan.


“Tapi hanya salah satu dari kalian saja yang menginterogasi teman kalian itu. Sisanya hanya mendengarkan dari luar.” Kata Penjaga itu.


“Baik Shuichi, kau yang interogasi Jim.”Kata Gin.


“Ah, kenapa harus aku sih?”Kata Shuichi.


“Baiklah aku akan panggil Jim dulu ke sini. Kalian masuk duluan saja ke tempat itu.”Kata Penjaga itu.


Ai, Miyu, Catherine, Kyoko, Shinmaru, Gin pun masuk ke ruangan untuk melihat interogasinya. Sedangkan Shuichi masuk ke ruang interogasi.


__ADS_1


__ADS_2