Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Sepuluh


__ADS_3

"Kalau begitu akan aku jadikan kamu bagian dari kami , Menikahlah denganku Meysha" ucap Ryan membuat meysha terpaku ,


"Tapi kamu belum mengenalku" ucap Meysha


"Aku mengenalmu lebih dari mengenal diriku sendiri" ucap Ryan


"Tapi aku baru mengenalmu" ucap Meysha


"Apa yang ingin kamu ketahui?" tanya Ryan


"Nama kamu?" ucap Meysha


"Namaku Ryan" ucap Ryan


"Ryan aku mau menikah denganmu" ucap Meysha


"Hanya belum tahu namaku kamu menolak permintaan ku haah hah hah" ucap Ryan sambil tertawa


"Bagaimana aku menerimamu kalau nama calon suamiku saja aku tidak tahu namanya" ucap Meysha


"Aku kira kamu akan menanyakan berapa saldo rekening bank ku , sehingga berani melamarmu" ucap Ryan


"Katanya kamu mengenal diriku, memang diriku seperti itu apa?" tanya Meysha


"Tidak tidak hanya mengajakmu bercanda" ucap Ryan


"Hahaha lucu" ucap Meysha sambil tertawa-tawa di ikuti Ryan


"Begitu lucukah?" tanya Ryan pada meysha yang tidak berhenti tertawa


"Hahaha hahaa haha lucu" Meysha tidak berhenti tertawa malam itu

__ADS_1


"Sudah Meysha ini sudah malam, di rumah sakit lagi" ucap Ryan


"Ok Ok ceritakan tentang kamu ya" ucap Meysha setelah mencoba berhenti tertawa


"Baiklah , Kalau kamu ingat dan peduli dengan sekitar kamu harusnya sering melihat ku karena dari sekolah dasar sampai SMA kita dari sekolah yang sama" ucap Ryan


"Oya ? kamu menguntit ku sejak bangku sekolah dasar?" tanya Meysha


"Secara umur bukan aku yang menguntit mu, tapi kamu yang menguntit ku , kita berbeda dua tahun" ucap Ryan sambil terus memegang tangan meysha


"Lah kok bisa gitu ya ,, kalau aku tidak bersekolah di tempat kamu bersekolah bagaimana?" ucap Meysha


"Kan aku sudah bilang kita di pertemukan itu adalah takdir, meskipun aku mengejarmu tapi karena kita sudah di takdirkan bersama ya bersama, ingat engga pas kamu masuk SMA Ibu Wijaya menyuruh kamu sekolah di luar negeri tapi kamu memilih sekolah disini, itu sudah pertanda bahwa kita berjodoh" ucap Ryan


"Kamu tahu itu?" tanya Meysha sambil duduk ia penasaran kenapa orang ini bisa tahu semua , Ryan pun membantu Meysha duduk


"Ya aku tahu segalanya" ucap Ryan


"Engga lah ,, aku masih menghormati mu" ucap Ryan


"Beneran" ucap Meysha


"Kalo kamu mengizinkan aku tidak keberatan untuk mengetahui nya" ucap Ryan sambil tersenyum


"Trus kenapa ayah kamu yang datang, kenapa tidak kamu yang datang menolongku" ucap Meysha


"Tiga tahun lalu setelah ibumu meninggal dan menitipkan segalanya untukmu aku langsung minder dan meneruskan karir ku di luar negeri" ucap Ryan


"Kamu juga mengetahui ini?" tanya Meysha


"Ya aku juga melihat mu keluar dari rumah saat itu, pada hari itu aku pergi , dan meminta ayahku menjagamu" ucap Ryan

__ADS_1


"Lalu apa kamu akan pergi ke luar negeri lagi?" tanya Meysha


"Aku baru datang sekarang kamu ingin aku pergi?" tanya Ryan


"Bukan begitu, aku hanya takut kamu mempermainkan aku" ucap Meysha


"Aku akan setia padamu, kamu kan bisa bekerja dari luar negeri jadi kamu ikut aku ke luar negeri nantinya, sekarang aku cuti sebulan dan kerja virtual selama dua bulan , minggu depan kita menikah dan berbulan madu" ucap Ryan


Meysha kembali berbaring ia bingung harus berkata apa


"Kalau bokeh tahu di sana kamu kerja apa" tanya Meysha


"Aku seorang direktur design elektronik" ucap Ryan


"Karirmu bagus juga , apa aku melepas perusahaan saja ya dan hidup bersamamu" ucap Meysha


"Jangan , kamu belum mengetahui alasan kenapa separuh harta itu di berikan padamu, musuh sebenarnya belum muncul, selama aku di luar negeri aku mendapat laporan dari ayahku tentang kejadian kejadian yang menimpamu, kamu tahu semua itu ulah siapa?" ucap Ryan


"Siapa , apakah tania?" ucap Meysha


"Pertama memang Tania, tapi yang selalu membahayakan nyawamu adalah ayah tania, dia mengincar separuh harta Wijaya yang ada di tanganmu" ucap Ryan


Meysha menutup mulutnya dengan kedua tangannya,


"Itu salah satu alasan kenapa aku harus mempunyai karir bagus , itu karena agar aku bisa menjaga dan melindungimu" ucap Ryan


"Tapi Ryan menurutku harta bukan segalanya" ucap Meysha


"Iya begitu kalau hari itu kamu di angkat anak oleh ayahku, tapi kenyataannya kamu di angkat oleh ibu Wijaya itu artinya segalanya berhubungan dengan harta, itu juga kenapa ibu wijaya menitipkan setengah bagian nya padamu agar kamu di hormati begitu juga aku yang ingin masuk ke dalam kehidupan mu aku harus memiliki modal yang besar untuk bisa bersanding denganmu" jelas Ryan


"Meysha perlahan kamu akan mengerti tentang perkataanku" lanjut Ryan

__ADS_1


"Ryan aku pusing"


__ADS_2