Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Lima Puluh Enam - Tempat Ku Bukan Di Sana


__ADS_3

We wei dan Lee lee menyiapkan baju dan persediaan untuk si kecil.


Ayah Juga Jiao menelpon Meysha


"Iya Ayah"


"Ayah hanya membantu kamu sekali, kalau kamu bisa di ketahui oleh Jonathan , jangan berfikir untuk kabur lagi"


"Iya ayah Terimakasih"


"Malam ini juga kamu keluar dari rumah sakit dan tunggu di loby samping rumah sakit akan ada supir dan anak anakmu di sana"


"Terimakasih Ayah"


"Ayah akan mengirim Ha Joon, We wei dan Lee Lee untuk menemani mu"


"Ha Joon adalah supir Ayah"


"Baik Ayah, terima kasih"


Panggilan di matikan


Ayah Jiao kembali menelpon Ha Joon seorang supir baru yang belum di lihat Jonathan karena ia hanya menghantarkan barang saja belum pernah ke rumah.


Ha Joon adalah orang Korea yang mencoba peruntungan nya untuk bekerja di China ia harus menghidupi keluarga nya yang ia tinggalkan di Korea.


Visualisasi Menurut Author untuk Berhalu....


Ha Joon



Happy Reading......


Panggilan terhubung


"Iya Pak"


"Ada tugas baru untukmu"


"Iya Pak"


"Malam ini dan seterusnya kamu saya perintahkan untuk menjadi supir anak saya yang bernama Meysha , malam ini tunggu di pintu samping Rumah saya kemudian ke rumah sakit"


"Baik pak"


"Tapi sebelum kemari ambil paket dulu di kantor saya, hubungi Satpam disana , sekertaris saya menitipkannya di sana"


"Baik pak, nanti di bawa kemana ya?"


"Turuti Meysha saja , kalau dia tidak punya tujuan bawa ke villa keluarga di pinggir kota, selain menjadi supir kamu juga bertugas menjaga Meysha"


"Baik Pak"


panggilan di matikan


Jonathan mengetuk pintu ruang kerja Ayah Jiao


"Masuk"


"Yah, kenapa ayah tiba tiba pulang, aku langsung ke rumah sakit lagi ya"


"Jonathan duduklah Ayah ingin bicara"


"Ada masalah apa?"


"Apa kamu mencintai Meysha?"

__ADS_1


"Apa itu perlu di jawab ayah, ayah harusnya tahu betul perasaan ku"


"Apa kamu tidak tertarik dengan Lily?"


Visualisasi Lily menurut Author , untuk Berhalu...........


Lily



Happy Reading...........


"Kenapa tiba tiba Ayah membahas Lily?"


"Seperti nya gadis itu mencintai kamu, dan kamu juga membiarkan dia memelukmu?"


"Ayah..."


"Saat menunggu Meysha tadi Lily selalu memeluk tangan dan bersandar di bahumu"


"Itu...."


"Jonathan kamu tanya kan lagi hatimu, jika ingin menikahi wanita kamu harusnya punya jarak dengan wanita lainnya apa lagi dia seseorang yang pernah ada di hatimu"


"Apa Meysha mengatakan sesuatu"


"Meysha belum bangun ketika ayah pergi"


"Ayah aku.."


"Pergilah ke kamarmu renungkan lah siapa yang kamu pilih, besok baru temui Meysha dan anak anak"


"Aku akan tidur dengan anak anak malam ini"


"Renungkan lah sendiri di kamarmu Jonathan, apa kamu tidak mendengar ucapan ayah?"


"Iya Ayah"


Sekarang ayah Jiao tinggal memastikan istrinya tetap di sampingnya malam ini.


Tengah malam pun tiba Ha Joon sudah siap di posisinya , We wei dan Lee lee juga sudah berada di kamar anak anak.


Ha Joon melihat dua wanita yang menggendong bayi keluar dari pintu samping , langsung membantunya membawakan barang barangnya dan memasukkan nya ke bagasinya dan membukakan pintu mobil belakang.


"Sudah siap semua?" tanya Ha Joon


"Iya pak" ucap We wei


Mobil Ha Joon keluar dari gerbang utama , Ha Joon melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke rumah sakit untuk menjemput Meysha.


"Kalian tahu wajah Ibu Meysha?" tanya Ha Joon


"Tahu" Ucap Lee lee


Sementara itu di Rumah sakit , dengan bantuan Dokter Ha na Meysha bisa meninggalkan rumah sakit malam itu , ia menunggu di loby samping rumah sakit.


Mobil Ha Joon sampai di loby samping rumah sakit terlihat Wanita muda dengan gelisah menunggu, ya dia adalah Meysha.


Sebentar Ha Joon terpikat dengan wajah Meysha yang memakai make up natural dan baju yang tertutup.


Meysha langsung masuk ke mobil


"Jalan Pak"


"Baik Bu"


"Oh We wei Lee lee, bagaimana anak anakku"

__ADS_1


"Pagi sampai siang mereka merindukan mu, mereka menangis terus" ucap We wei.


"Oh kasihan" ucap Meysha menggendong Rany


Meysha melepaskan seat belt dan pindah ke belakang saat ke belakang posisi sangat dekat dengan Ha Joon membuat Ha Joon dapat mencium wangi lembut parfum Meysha, bertukar dengan Lee lee.


"Maaf Bu apa perlu saya parkir dulu" ucap Ha Joon


"Tidak perlu" ucap Lee lee yang sekarang sudah ada di samping Ha Joon.


Meysha hanya tersenyum tipis , dan kembali mengajak Bicara anak anaknya.


"Bu, kenapa ingin pergi?" tanya We wei yang penuh dengan pertanyaan ini setelah di berikan tugas menakutkan oleh Tuan majikannya itu


"Tempat ku bukan di sana We wei" ucap Meysha pelan


"Tapi semua keluarga di sana, sangat menyayangi mu" ucap Lee lee ikut bicara , Ha Joon yang memang orang luar hanya bisa memahami cerita ini dulu.


"Iya, Jonathan adalah pria baik dia pantas mendapatkan wanita yang lebih baik, tidak seperti aku yang mempunyai ekor dua ini" ucap Meysha sambil mencubit pipi kedua anak anaknya


"Maaf, kita kemana?" tanya Ha Joon


"Ikuti GPS ini" ucap Meysha memberikan alamat Dokter Ha na


Ha Joon memasang ponsel Meysha di mobilnya sebagai petunjuk jalan.


"Apa kamu mengantuk?" tanya Meysha kepada Ha Joon , sementara Lee lee dan We wei sudah tidur.


"Tidak Bu" ucap Ha Joon


"Apa mau gantian?" tanya Meysha


"Tidak perlu sebaiknya ibu saja yang tidur, anda baru keluar dari rumah sakit" ucap Ha Joon


"Saya dari tadi sudah tidur di rumah sakit , jadi saya tidak mengantuk" ucap Meysha


"Tidak apa bu, saya masih belum mengantuk" ucap Ha Joon


"Baiklah kita mengobrol supaya kamu tidak mengantuk" ucap Meysha


"Baik bu" ucap Ha Joon


"Kenapa ibu ingin pergi?" tanya Ha Joon hati hati.


"Kenapa semua orang hari ini menanyakan hal yang sama, sudah aku jawab Tempat Ku Bukan Di Sana" ucap Meysha


"Baik bu"


"Kamu seperti nya bukan orang China" ucap Meysha


"Bukan bu , saya orang Korea yang mencoba peruntungan di negeri ini" ucap Ha Joon


"Siapa namamu?" tanya Meysha


"Ha Joon" ucap Ha Joon


"Baiklah Ha Joon mulai sekarang kita berteman" ucap Meysha


"Baik Bu" ucap Ha Joon dengan seutas senyum yang di tampilkan nya di kaca mobil yang juga di balas oleh Meysha dengan senyuman yang manis.


"Anda mengantar saya sampai di depan rumah saja" ucap Meysha lagi sambil mulai memejamkan mata nya.


"Tidak Bu, saya di perintahkan untuk menjaga anda?" ucap Ha Joon


"Menjaga saya?" tanya Meysha


"Iya ini perintah Dari Pak Jiao" ucap Ha Joon

__ADS_1


"Baik lakukanlah, apa Ayah juga meminta mu agar memberikan informasi padanya?"


__ADS_2