
"Ryan" ucap Meysha melihat sosok lelaki di hadapannya yang hanya berjarak beberapa meter
"Meysha" ucap Ryan melihat gadis yang sangat di cintai nya
"Meysha" ucap Ryan mendekati Meysha
Meysha terdiam , ia bingung harus bersikap seperti apa , senang atau apa , membuat Meysha bungkam
"Sayang, kembali padaku" ucap Ryan
"Maaf , aku buru buru?" ucap Meysha menghempaskan tangan Ryan yang memegang pundak nya
"Mey" ucap Ryan memegang tangan meysha
"Lepas Ryan" ucap Meysha menahan tangisnya
"Kenapa sayang , aku salah apa ?" tanya Ryan
"Kamu tidak salah , aku yang salah kamu lupakan aku saja" ucap Meysha sambil memandang lurus
"Lupakan aku saja? Meysha kita besarkan anak anak kita bersama" ucap Ryan mengiba
"Mereka anak anakku" ucap Meysha
"Meysha, kenapa , ada apa , aku tidak ada hubungannya dengan Tania, kamu salah faham" ucap Ryan
"Ya mungkin aku salah faham, tapi kamu peduli pada Tania adalah kenyataan bukan salah faham" ucap Meysha
"Aku hanya menganggap tania keluargamu , makanya aku seperti itu" ucap Ryan
"Dan tania mencintai mu adalah bukan salah faham, kamu harus menganggap itu" ucap Meysha
"Mey , kamu tau aku mencintaimu dari awal dan sampai akhir pun aku hanya akan mencintai mu" ucap Ryan
"Lalu bagaimana dengan Tania ?" ucap Meysha
"Aku tidak peduli dengan tania," ucap Ryan
"Sudah lah , aku terlanjur sakit hati ," ucap Meysha pergi meninggalkan Ryan
"Meysha, kalau aku salah aku minta maaf" ucap Ryan memegang tangan meysha
"Maafkan aku, aku tidak bisa" ucap Meysha menghempas tangan Ryan dan bergegas pergi.
Ryan mengejar Meysha sampai keluar Rumah sakit.
Dari kejauhan Ryan melihat meysha di hampiri oleh mobil hitam sport , dan pergi meninggalkan rumah sakit.
__ADS_1
"Aku akan terus menjaga dan melindungi kalian , keluarga ku" ucap Ryan pelan
Ryan menelepon seseorang
"Cari tahu siapa pemilik mobil sport hitam ber nomer plat XX , saya ingin cepat dapat laporan lengkap nya , Terima kasih" ucap Ryan di telepon.
Di dalam mobil yang mengikuti mobil Meysha, ada telepon masuk
"Siang Pak"
"Ya"
"Saya sudah menemukan siapa pemilik mobil itu pak"
"Siapa?"
"Dia adalah Jonathan , seorang eksekutif muda di Jerman dan Sekarang ia sedang berlibur di kota ini"
"Apakah dia sudah menikah?"
"Belum ada catatan pernikahan , seharusnya belum menikah Pak"
"Lalu siapa wanita yang tinggal di sampingnya?"
"Konon katanya dia teman adiknya Jhony, aktor papan atas saat ini"
"Terimakasih pak"
...****************...
Di dalam mobil Meysha terdiam air matanya sudah tak terbendung lagi, sesekali ia menyeka matanya , Jonathan pun menyadari itu.
"Ada apa Sha?" tanya Jonathan
"Tidak apa apa," ucap Meysha
"Jangan berbohong disini tidak ada debu" ucap Jonathan lagi
"Memang tidak terkena debu kok?" ucap Meysha
"Terus kenapa?" tanya Jonathan
"Aku tidak apa apa kak, aku hanya senang anak anakku adalah bayi perempuan" ucap Meysha
"Apa begitu ekspresi bahagia?" tanya Jonathan
"Iya , terimakasih sudah mengantar ku" ucap Meysha
__ADS_1
"Sama sama , tidak usah sungkan aku juga sayang si kembar" ucap Jonathan
"Apa hanya si kembar yang di sayang?" tanya Meysha
"Ibunya mau di sayang juga kah ?" tanya Jonathan
"Sayang sebagai adik aja" ucap Meysha sambil tersenyum dan menggeleng kan kepalanya.
"Aku akan menunggu sampai kamu mau di sayang selain sayang untuk adik" ucap Jonathan yang sukses membuat Meysha tersipu.
"Jangan menangis lagi" ucap Jonathan sambil mengusap kepala Meysha.
"Iya kak" ucap Meysha
"Mobil belakang seperti nya mengikuti kita" ucap Jonathan
Meysha melihat ke belakang dan ia sangat yakin kalau itu adalah Ryan.
"Tidak tahu" ucap Meysha
Mobil Ryan berhenti , karena mengetahui mobil di depannya seperti menyadari nya
Mobil sport hitam masuk ke dalam pagar besar ,, Ryan keluar dari mobil mengintip di samping pagar, terlihat wanita paruh baya menyambut Meysha dengan penuh kasih sayang , dan melihat Laki laki di samping Meysha yang terlihat akrab dengan Meysha.
"Meysha gimana pemeriksaan nya?" tanya Ibu Fang
"Alhamdulillah semua sehat Ibu, bayi bayiku juga sehat" ucap Meysha
"Ibu, Sha aku keluar sebentar" ucap Jonathan
"Oke hati hati sayang" ucap Ibu Fang
Jonathan kembali memutar mobilnya menuju mobil di samping rumah yang ia lihat ketika masuk.
"Permisi" ucap Jonathan menghampiri mobil Ryan dan mengetuk pintu mobil nya .
"Ya" ucap Ryan keluar dari mobilnya
"Maaf anda siapa dan ada perlu apa di samping rumah saya?" tanya Jonathan
"Mari kita bicara" ucap Ryan sambil mempersilakan Jonathan untuk masuk ke mobilnya
Jonathan pun ikut masuk ke mobil Ryan , mereka pun menuju cafe dekat jalan rumah Jonathan.
"Perkenalkan saya Ryan" ucap Ryan
"Jonathan"
__ADS_1