Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Empat Puluh Tujuh - Meysha Hilang


__ADS_3

"Aaaaaaaa" teriak Meysha


"Ada apa ?" semua orang menghampiri Meysha


"Ada ular" ucap Meysha ketakutan memeluk Ibu fang


Seekor ular king kobra berada di samping kasur Meysha , Jonathan dengan sigap menangkap dan menaruhnya di box.


"Ular dari mana?" tanya Ibu Fang


"Meysha sementara kamu tidur di kamarku" ucap Jonathan , Jonathan memberikan ponselnya pada Ibu nya .


"Ini" ucap Ibu Fang di cegah oleh Jonathan dan mengajaknya ke kamar Jonathan


Setelah masuk Jonathan menutup pintu dan jendela.


"Ada apa nak?" tanya Ibu Fang panik


"Mereka mengincar Meysha, bu" ucap Jonathan pelan


"Ibu , ini pasti ulah mata mata yang di kirim saudara ku" ucap Meysha


"Kali ini aku harus pergi , aku tidak ingin membuat kalian bahaya" ucap Meysha lagi.


"Kita akan menangkapnya ," ucap Jonathan


"Kita?" ucap Meysha


"Ryan memperingati ku saat kemarin ada yang mengawasi rumah kita" ucap Jonathan


"Ryan" ucap Meysha


"Ryan siapa?" ucap Ibu Fang


"Mau aku yang cerita , atau kamu yang cerita sama ibu?" tanya Jonathan Pada Meysha.


"Ryan , adalah Ayah dari anak anakku bu" ucap Meysha pelan


"Kamu sudah tahu? kamu tidak apa apa?" tanya Ibu Fang pada Jonathan


"Aku baik baik saja , Ryan orang baik" ucap Jonathan sambil menyerahkan kartu kredit Unlimited kepada meysha.


"Apa ini" Ucap Meysha


"Dari Ryan untuk kamu dan anak anaknya" ucap Jonathan

__ADS_1


"Aku gak mau" ucap Meysha


"Simpanlah nak , bagaimanapun dia adalah Ayah dari anak anak" ucap Ibu Fang


"Tapi bu" ucap Meysha


Meysha menatap Jonathan tidak ada marah atau apapun di wajahnya, "Apa mereka dekat?" tanya Meysha dalam hati


Meysha menerima kartu kredit itu


Jonathan membuka laptop dan menyalakan Rekaman cctv-nya , terlihat suasana yang biasa .


Sampai seorang pembantu laki laki membawa box plastik dan menaruhnya di samping jendela Meysha. kemudian Jonathan teringat Box yang di tawarkan oleh pembantu itu.


Jonathan langsung menelepon polisi dan mengunci semua pintu yang ada di rumah itu.


Semua anggota isi rumah di kumpulkan dan tidak lama polisi datang , Ryan yang melihat kedatangan polisi bingung dengan apa yang terjadi di dalam karena pintu utama juga ada yang jaga.


Jonathan memperlihatkan rekaman cctv-nya dan membawa barang bukti berupa ular berbisa di dalam box yang sama.


Pembantu itu takut bukan main , badannya gugup karena di rekaman itu terlihat jelas bahwa itu adalah dirinya.


Semua mata tertuju pada pembantu itu , dengan sigap Jonathan mengambil pembantu itu dan mendudukkannya paksa.


"Maaf tuan" ucap Pembantu yang di ketahui namanya adalah Rudi, seorang Pembantu baru saat penambahan pembantu minggu lalu, berniat mendapatkan keuntungan dari kedua pihak malah kehilangan pekerjaan


"Saya mengakui kesalahan saya" ucap Rudi


"Siapa yang menyuruh mu?" tanya Jonathan


"Seseorang yang bernama Ibu Tania" ucap Rudi


"Tania?" ucap Jonathan "Bawa dia pak" ucap Jonathan lagi


"Tuan saya sudah mengakui kesalahan , aku berjanji tidak akan mengkhianati anda lagi" ucap Rudi


"Kamu fikirkan kesalahanmu di sana, seberapa bahaya yang kamu lakukan" ucap Jonathan "Bawa dia Pak" ucap Jangan lagi.


"Adalagi yang terlibat disini" tanya Jonathan pada para pembantu di rumah


"Jonathan , Meysha hilang" ucap Ibu Fang sambil berlari


Semua orang kaget , polisi dan para pembantu kaget .


"Tolong cari di semua tempat," ucap Jonathan

__ADS_1


Jonathan langsung keluar rumah , ia melihat Ryan tengah mengawasi rumah.


"Apa kamu lihat Meysha?" tanya Jonathan


"Meysha tidak keluar , dia harusnya ada di dalam" ucap Ryan


"Meysha tidak ada di dalam" ucap Jonathan sambil membawa Ryan masuk dan menyuruh penjaga mengunci pintunya.


"Ada apa polisi kesini?" tanya Ryan


"Ada ular di kamar meysha" ucap Jonathan


"Sudah ketemu siapa yang menaruh nya" tanya Ryan


"Sudah di bawa ke kantor polisi" ucap Jonathan


"Harusnya ada Dua orang di rumah ini , satu tertangkap satu lagi menyembunyikan Meysha , menurut mu mana tempat yang paling sulit di temukan" Ucap Ryan


"Gudang belakang" ucap Jonathan berlari bersama Ryan menuju gudang belakang dan beberapa pembantu ikut membantu.


"Brakkk" suara pintu yang di tendang Ryan


Tidak ada apa apa di sana selain barang barang lama.


"Ayo pikirkan dimana lagi ?" ucap Ryan


"Sayang kamu dimana, ayo beri petunjuk" gumam Ryan dalam hati


"Kamar pembantu dimana?" tanya Ryan


"Di sana , Ayo kesana" ucap Jonathan


Tapi tetap tidak ada tanda tanda Meysha di sana


"Kita berpencar saja" ucap Ryan , Tim pencari di bagi dua salah satu ikut Ryan dan satunya ikut Jonathan


"Meysha kamu dimana?" ucap Jonathan "Kenapa Rumah ini begitu besar" ucap Jonathan sambil berlari


"Meysha kamu dimana?"


bersambung


Salam manis dari Author....


Jangan lupa like dan komen....

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2