
"Apa benar Ryan peduli pada tania ? Apa benar Ryan mencintai ku?" gumam Meysha masih terus memikirkan nya.
"Bu" panggil Wanita paruh baya itu , melihat Meysha yang melamun
"Eh iya bu" ucap Meysha kaget
"Apa ibu sedang tidak enak badan?" tanya Wanita itu ,. yang di ketahui namanya adalah Ibu Yoo na.
"Tidak apa Ibu , saya baik baik saja" ucap Meysha kembali melangkah kan kakinya menuju rumah itu , terlihat hamparan taman yang luas dan besar , tapi terlihat gelap karena sudah malam.
Ibu Yoo na meninggalkan Meysha di rumah itu setelah transaksi, Meysha menuju kamar utama, ia duduk di sofa merebahkan punggungnya , telpon yang terus berdering, di acuhkan Meysha.
"Ryan , apa benar kamu peduli pada tania?" tanya Meysha
"Ryan, aku meragukan mu" ucap Meysha
Ponsel Meysha terus berdering, Ryan terus memanggilnya , dan terus mengirimi pesan.
"Tania , sampai rela mengejarnya kesini pasti karena dia sangat mencintai Ryan" ucap Meysha
"Ya Allah , aku tidak sanggup merelakan Ryan kembali" ucap Meysha , sekarang air matanya sudah tidak menetes , mungkin karena sudah kering.
Ponsel kembali berdering kali ini bukan dari Ryan
"Halo" ucap Meysha Setelah menekan tombol geser di ponselnya
"Mey, kamu tahu tania kemana?" tanya Shinta dari balik telepon.
__ADS_1
"Tania , ada di china" ucap Meysha pelan
"Apa kamu sekarang berada di china?" tanya Shinta
"Ya , kenapa Tania bisa ada disini? kenapa tania mencariku? bukannya kakak menyuruh aku pergi, kenapa kakak mengirim tania kesini?" teriak Meysha
"Kamu membentak kakak? anak tidak tahu diri? Tania pamit bukan untuk mencari kamu, tapi untuk pergi dengan Ryan" ucap Shinta tidak kalah keras.
"Sekarang Tania sudah bertemu denganku , Ryan pun sudah bertemu dengan ku, jangan salahkan aku ,aku tidak akan mengalah kali ini , aku akan mengambil kembali cinta ku" ucap Meysha
"Pikirkan Meysha, setelah kamu pergi Tania selalu menemani Ryan , Tania sering ke rumah Ryan tania sudah mengenal ayah Ryan, kamu pikirkan kenapa Ryan mengajak ke luar negeri? kamu pikirkan sendiri untuk apa Ryan mengajak tania kalau dia berniat mencarimu? Kamu jangan sombong, coba tanya pada Ryan mu itu , untuk apa dia ke luar negeri mengajak tania?" ucap Shinta
Meysha tidak bisa menjawab semua pertanyaan itu, panggilan pun di matikan.
"Iya kak shinta benar , aku harus bertanya pada Ryan" ucap Meysha kemudian beranjak pergi dan memesan taksi online.
...****************...
"Malam sus, apa di sini ada pasien bernama Tania?" tanya Ryan pada petugas yang menjaga UGD.
"Ada , pak dia masih di ruang tindakan" ucap Petugas itu sambil menunjuk ke arah pintu Ruangan dimana Tania berada.
Ryan berlari menuju kamar yang di tunjukan oleh petugas , belum sampai Tania keluar dari ruangan.
"Tania" ucap Ryan
"Kak Ryan" ucap Tania , Tania melirik ke arah pintu masuk terlihat Meysha tengah menuju ke arahnya.
__ADS_1
"Aku harus memanfaatkan momen ini, untuk membuat mu pergi lagi, Maafkan kakak Meysha ku tersayang pangeran mu jatuh ke pelukanku lagi" ucap Tania dalam hatinya.
Tania menjatuhkan dirinya di pelukan Ryan, Ryan dengan sigap menangkap nya .
Meysha pun melihat kejadian itu dengan sempurna , ia langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya, air matanya mengalir deras dengan sendirinya yang tadinya hanya pikirannya saja sekarang berubah menjadi kenyataan.
Meysha langsung berbalik dan berlari, di pintu masuk iya ber tabrakan dengan Jhony.
"Hey" ucap Jhony
Meysha tidak menghiraukan ucapan Jhony ia tetap berlari , Jhony masuk dan melihat Tania sedang di peluk laki laki yang memakai baju pasien.
Jhony pun mengejar Meysha, Meysha berlari entah kemana ia menangis dalam larinya itu tersedu sedu tak mau berhenti , orang orang yang tengah menunggu bus pun meliriknya, Meysha berusaha menenangkan dirinya dan berjalan terus Melewati halte yang banyak orang itu.
Mobil berhenti tepat di samping Meysha yang tengah berjalan.
"Meysha" panggil Seseorang dari mobil , Meysha pun berhenti dan menoleh , kemudian ia melihat Jhony , ia pun memalingkan wajahnya dan kembali berjalan.
"Meysha, ini sudah larut aku mengerti kesedihan mu" ucap Jhony menenangkan Meysha
"Ayo masuk, tidak baik tengah malam wanita berjalan di tempat sepi seperti ini" ucap Jhony
Meysha pun melihat ke depan , jalanan yang gelap dan sepi ia merasa ketakutan juga akhirnya Meysha masuk ke dalam mobil Jhony , kemudian Jhony pun tersenyum dan mengemudikan mobil nya lagi .
"Kita kemana?" tanya Jhony
"Terserah" ucap Meysha , ucap Meysha sambil melihat ponselnya yang kembali bergetar , ia pun melepaskan kartu dan membuangnya
__ADS_1
like dan komen yaaa
Salam manis dari Author.......