Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Tiga Puluh Enam


__ADS_3

Pagi yang cerah menyambut kembali datangnya hari, tidak terkecuali Meysha yang tengah bersiap membersihkan diri, kemudian ia mencari beberapa baju ganti di lemari ganti, seperti yang diceritakan oleh ibu fang jikalau Sasha adalah seumurannya harusnya ada baju yang muat untuk nya.


"Sasha aku pinjam baju mu ya" ucap Meysha setelah menemukan baju yang cocok untuk dipakainya.


Meysha membuka handle pintu mencoba untuk keluar terlihat keluarga bahagia yang tengah makan bersama di ruang makan,


"Meysha kesini" ucap Jhony menepuk bangku di sebelahnya.


Meysha pun berjalan menuju meja makan kemudian duduk di samping Jhony.


"Silahkan di makan" ucap Ayah Jiao


"Terimakasih om" ucap Meysha


"Makan daging , Ibu hamil harus makan makanan yang bergizi" ucap Ibu Fang


"Jhony malam ini kamu di sini lagi ya kakak kamu juga akan pulang?" ucap Ibu Fang


"Kak Jona pulang?" tanya Jhony


"Iya , Besok adalah Enam tahun Sasha meninggal" ucap Ayah Jiao


"Iya Jhony tahu , hari ini kebetulan aku juga libur" ucap Jhony


"karena besok adalah hari penting untuk kalian lebih baik hari ini aku pulang" ucap Meysha


"Tidak Meysha justru dengan adanya kamu disini kami akan merasa senang" ucap Ayah Jiao


"Jhony kamu bersiaplah dan jemput kakak mu sekarang" ucap Ibu Fang


"Suruh supir aja lah Bu, Aku kan nggak enak ninggalin Meysha" ucap Jhony


"Kamu bawa Meysha bersamamu" ucap Ibu Fang


"Bagaimana apa kamu mau?" tanya Jhony


"Tentu" ucap Meysha , ia merasa sedikit suntuk jika jalan jalan mungkin bisa sedikit melepas masalah nya.


Setelah sarapan Meysha dan Jhony menuju bandara, di perjalanan.


"Apa kamu ingin kembali ke rumah sakit?" tanya Jhony mencoba membahas masalah Meysha.


"Tidak" ucap Meysha

__ADS_1


"Apa Laki laki yang tadi malam itu adalah anak dari bayi mu?" tanya Jhony hati-hati.


"Ya" jawab Meysha singkat.


"Lalu Kenapa kamu meninggalkannya bersama Tania ? apakah kamu tidak takut dan ia akan merebutnya" ucap Jhony


"Sudah" jawab Meysha singkat.


"Lalu apa rencana kamu sekarang?" tanya Jhony


"Sembunyi" ucap Meysha


"Tania adalah anak dari kakakku, dia mencintai Ryan ayah dari bayi ini , kepergianku yang pertama mereka gagal menjalin hubungan dan semoga kepergianku yang sekarang mereka bisa bersama karena itu yang diinginkan oleh kakakku" lanjut Meysha


"Bantu aku sembunyi" ucap Meysha lagi.


"Baiklah jika kamu menginginkan nya." ucap Jhony


...****************...


Ryan bangun dari tidurnya, ia melihat sekeliling dan ia tidak menemukan Meysha ,


"Meysha pergi lagi" ucap Ryan


"Ibu , dimana tuan seperti nya Saya tidak melihatnya hari ini" ucap Suster itu.


"Dia ada urusan , boleh aku bertanya?" tanya Ryan


"Silahkan" ucap Suster itu


"Saat istri saya mendaftarkan saya apakah ada alamat yang tertera di sana?" tanya Ryan


"Tentu saja ada" ucap Suster itu.


"Boleh aku mengetahui nya?" tanya Ryan


"Apa kah kalian sedang bertengkar?" tanya Suster itu


"Iya , Saya boleh minta datanya?" tanya Ryan lagi.


"Boleh , sebentar saya ambilkan" ucap Suster itu kemudian meninggalkan Ryan.


"Bertengkar?? kita seharusnya tidak sedang bertengkar? kenapa bisa Meysha pergi? ini pasti ada masalah" gumam Ryan

__ADS_1


Ryan berfikir apa yang membuat Meysha pergi, dan kemudian ia ingat kalau Tania berada di rumah sakit yang sama,


"Apa ini ada hubungannya dengan Tania? apa Tania mengatakan sesuatu atau melakukan sesuatu , Ahh Tania memeluk ku tadi malam saat dia pingsan , Ya ponselnya bisa di hubungi hanya tidak bisa di angkat , tapi setelah kejadian itu ponsel Meysha tidak bisa di hubungi, bodohnya aku harusnya aku tetap di kamar" ucap Ryan berbicara sendiri


"Sayang kamu dimana?" tanya Ryan.


Tak lama petugas kesehatan pun datang, iya membawa beberapa berkas yang dibutuhkan oleh Ryan.


"Ini Tuan saya sudah copy untukmu" ucap Suster itu.


"Terimakasih , apa aku bisa pulang sekarang?" ucap Ryan


"Untuk beberapa pasien yang mengalami cedera seperti tuan, mungkin belum bisa bangun , tapi sepertinya anda sudah baik baik saja , setelah scan anda bisa pulang" jelas Suster.


"Tidak perlu scan lagi, aku baik baik saja" ucap Ryan


"Jangan mempersulit ku tuan, ini sudah prosedur kita , jika ada masalah setelah anda pulang pihak kami yang harus bertanggung jawab" ucap Suster itu.


"Baiklah lakukan dengan cepat" ucap Ryan


"Baiklah , Sejam lagi ke Ruang scan" ucap Suster sambil menyerahkan surat pengantar pada Ryan.


"Terimakasih" ucap Ryan


Setelah menunggu lama akhirnya Ryan pun di panggil untuk melakukan scan ,


"Tunggu hasil keluar , anda bisa pulang" ucap petugas scan.


"Terimakasih" ucap Ryan


Setelah menunggu beberapa saat hasilnya pun keluar, Ryan di nyatakan kondisi yang bagus dan boleh pulang.


Ryan pun keluar dan menelpon Orang suruhan Randy.


"Dimana?" tanya Ryan setelah telepon di angkat.


"Di luar rumah sakit tuan, saya juga melihat tuan" ucap Orang itu


"Sudah lihat tapi tidak datang?" tanya Ryan


"Saya kesana tuan" ucap Orang itu.


Mobil mendekati Ryan yang berdiri di depan rumah sakit , Ryan pun masuk ke dalamnya dan melajukan mobilnya menuju alamat yang tertera di dokumen itu.

__ADS_1


"Aku akan menemukan kamu lagi"


__ADS_2