
"Makasih pak, anda begitu perhatian kepada saya , apa anda mengenal saya?" tanya Meysha
"Bagaimana tidak kenal kamu adalah anak yang ibunya tidak bisa ku tolong pada saat hari pertama saya menjadi seorang pemadam kebakaran, saya takut hidup kamu kesepian atau bahkan kekurangan, mungkin kalau Ibu wijaya tidak datang , saya akan mengadopsi kamu" jelas Pak Hadi jujur
"Terimakasih pak atas kebaikan bapak, tapi saya sudah baik baik saja , bapak tidak perlu mengawasiku" ucap Meysha
"Saya tidak mengawasi kamu, saya hanya datang sesekali, saya kan masih seorang pemadam kebakaran, kalau libur saya lihat kondisi kamu , di rasa aman saya pergi lagi , tapi hari ini dari pagi kamu mendapat masalah" jelas Pak Hadi
"Iya pak, hari ini ntah siapa yang memecah telor juga yang sengaja menyerempet, saya berterima kasih atas pengawasan yang selalu bapak berikan , mulai sekarang bapak tidak perlu mengawasiku lagi" ucap Meysha ia merasa tidak nyaman jikalau ada yang memperhatikan dirinya
"Maaf non , kalau tindakan Bapak membuat non tidak nyaman tapi bapak sudah berjanji pada diri bapak sendiri bapak akan selalu memastikan keadaan kamu, sampai ada seseorang yang bisa menjagamu" ucap Pak hadi kemudian pergi meninggalkan Meysha
Setelah kepergian Bapak Hadi Meysha merasa tidak enak hati karena mengatakan hal yang mungkin menyakiti hati nya
Meysha berjalan dengan malas menuju kamarnya dari belakang terdengar seseorang memanggil namanya
"Non Meysha... " teriak Mbok Ijah
"Iya" jawab Meysha
"Non tidak apa apa?" tanya Mbok Ijah
"Gak apa apa Mbok, hanya luka sedikit istirahat juga nanti sembuh" ucap Meysha
Setelah kejadian itu Meysha seperti selalu mendapat keberuntungan dari mobil yang remnya tiba tiba blong jadi bisa terkendali, dari perampokan apartemen yang kemudian besoknya barang barangnya kembali di depan pintunya dan masih banyak hal lainnya.
...***************...
Prok prok prok
"Bagus sekali kamu punya ide" ucap Pak Presdir
"Bukan itu saja pak, selain design ini menarik dalamnya lebih menarik , untuk kebutuhan smartphone saat ini sudah di atas rata rata" jelas Ryan
__ADS_1
"Pemikiran yang hebat , segera produksi ini" ucap Pak Presdir sambil melempar proposal Ryan ke bagian produksi untuk segera produksi
"Apa kita tidak uji coba dulu pak?" tanya Bagian Produksi
"Segera produksi saja , dan jadikan satu dulu untuk saya lihat" ucap Pak Presdir sambil meninggalkan ruangan
Ryan sambil kuliah dia bekerja di perusahaan elektronik pemikirannya yang selalu brilian membuat dia menaiki posisi per posisi dengan cepat , selain produknya bagus dengan biaya yang minim membuat perusahaan selalu untung.
"Dengan begini aku bisa mendekati meysha, Proyek smart tv membuka peluangku untuk menjabat direktur aku harus bisa memenangkan ini" ucap Ryan sambil melihat lihat design televisi yang sudah ada
Kemudian ia pun mulai mendesign produk terbarunya
yaitu smart tv,
Keesokan Harinya Rapat tentang pengembangan televisi pun di mulai semua orang mengemukakan pendapatnya dan orang terakhir adalah Ryan
"Silahkan pak Ryan" ucap Temmy asisten presdir sekaligus teman kuliah Ryan
Dengan cekatan dan tegas juga terang Ryan menjelaskan tentang smart tv yang menjadi idenya , semua orang memandang kagum Ryan , bagaimanapun di sana Ryan lah peserta termuda di antara yang lainnya.
"Hebat Hebat , kamu selalu memiliki ide yang bagus , untuk gagasan smart tv ini kamu saya promosikan menjadi direktur design , sekarang kamu tidak perlu berfikir keras , kamu hanya akan menampung ide - ide dari tim design" ucap Pak Presdir ia selalu puas dengan kinerja Ryan
"Terimakasih pak , saya akan tingkatkan lagi kinerja saya" ucap Ryan
"Temmy tolong siapkan Ruangan untuk pak Ryan" ucap Pak Presdir
"Siap, pak" ucap Temmy
Rapat pun di bubarkan, Semua peserta rapat memberikan selamat pada Ryan
"Selamat Pak Manager sekarang sudah jadi Pak direktur" ucap Serra teman seperjuangan pada saat melamar pekerjaan tapi Serra hanya tim designer belum ada peningkatan lain dengan Ryan
Ryan kembali ke ruangan manager umum , di ruangan itu terdapat tiga manager yang lainnya.
__ADS_1
Drrt drrrt drrrrt panggilan telepon dari ayah Ryan
"Halo Yah"
"Halo Ryan, kapan kamu akan kembali pulang?"
"Tahun ini Ryan akan pulang yah"
"Sudah tiga tahun kamu disana, apa tidak rindu ayah?"
"Aku rindu Meysha"
"Dasar anak nakal"
"Ada apa yah , kenapa menelpon"
"Meysha mu sudah menduduki kursi direktur,"
"Meysha hebat"
"Bagaimana denganmu"
"Aku juga sudah menjabat sebagai direktur di tempat Ryan bekerja ,yah"
"Anak Ayah juga hebat"
"Ayah yang sehat ya , Ryan sayang dan rindu Ayah"
"Iya nak Ayah tau, kamu teruskan kerjaan kamu"
"Iya Ayah"
Setelah panggilan telepon di matikan , Ryan mengetik nama perusahaan Meysha , hari ini adalah pelantikan meysha sebagai direktur yang baru terpampang foto dan video meysha yang tengah mengemukakan pidato di saksikan semua orang
__ADS_1
"Perkenalkan Saya Meysha Direktur kalian yang baru, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik , terimakasih semua" pidato Meysha