
"Lin Lin kamu masih muda dan cantik , jangan pakai cara kotor seperti ini untuk mendapatkan seseorang yang kamu cintai" ucap Meysha
"Atas dasar apa kamu menceramahi ku?" tanya Lin Lin
"Atas dasar nasib yang sama , tapi aku tidak mau jika kamu juga merasakan akibatnya" ucap Meysha
"Apa kamu pernah seperti ini? cara yang sama seperti ini" ucap Lin Lin
"Maksud yang sama tapi akhir yang berbeda , karena saya melakukannya dengan saling mencintai , tapi mungkin pada akhirnya akan menyesalinya" ucap Meysha
"Jangan jangan kamu berselingkuh di belakang Ha Joon ," ucap Lin Lin
"Sudah sudah kamu tidak pernah mengerti , aku katakan dengan jelas nona Lin Lin jangan menggoda suamiku lagi , dia memiliki ku sekarang" ucap Meysha tegas
"Kalau aku tidak mau" ucap Lin Lin
"Kamu tidak akan mendapatkan bentakan dari Ha Joon saja , tapi juga dariku.
"Hm" ucap Lin Lin cemberut dan beranjak pergi dari kamar Ha Joon.
Lin Lin pergi meninggalkan Meysha di kamar Ha Joon , Meysha mengganti sprei dan selimut dengan yang baru.
Ha Joon masuk ke dalam kamar nya terlihat Meysha yang tengah membereskan Ranjangnya, Meysha kembali mengingat kenapa posisi ha Joon ada di atas Lin Lin tadi.
"Hay sayang" ucap Ha Joon sambil memeluk Meysha dari belakang
"Eh" ucap Meysha kaget
"Aku tidak melihat apa pun tadi , aku takut kamu berfikir macam macam" ucap Ha Joon
"Aku percaya , tapi kenapa kamu berada di atas Lin Lin tadi" ucap Meysha
"Aku kira kamu yang memberikan kejutan, jadi langsung menindihnya di ranjang" ucap Ha Joon
"Kamu tahu aku masih di kamar anak anak bersama mama" ucap Meysha
__ADS_1
"Iya aku , hanya berfikir itu kamu tidak tahu jika itu Lin Lin" ucap Ha Joon menjelaskan
"Hm sudah lah , ganti baju kemudian turun ke bawah" ucap Meysha
"Baik ibu Bos" ucap Ha Joon kepada Meysha , Meysha tersenyum mendengar kelakuan calon suaminya itu.
"Kapan kita akan menikah?" ucap Meysha pada Ha Joon
"Secepatnya, kenapa?" ucap Ha Joon
"Aku Ingin Segera Memiliki mu" ucap Meysha membisikkan nya ke telinga Ha Joon dan segera berlari meninggalkan Ha Joon
"Harusnya aku bisa menebak jika di balik selimut itu bukan kamu" ucap Ha Joon
Meysha meninggalkan kamar ha Joon dan menutup nya sampai di depan pintu kamarnya , Meysha memegangi jantung nya yang hampir lepas karena berdetaknya sangat cepat sekali.
...****************...
Semua orang berkumpul di depan meja makan , termasuk We wei dan lee lee mereka pun memakan makan malam mereka dan mengobrol dengan hangat.
"Pernikahan akan di adakan satu bulan lagi dari sekarang, Meysha besok akan ada wedding organizer yang akan datang membawakan beberapa konsep , kamu pilih sesuai yang kamu inginkan " ucap Ha Joon
"Pernikahan di adakan di rumah saja" ucap Mama Ha Yoon
"Di Hotel saja , aku tidak ingin orang yang tidak berkepentingan masuk ke rumah" ucap Ha Joon
"Mama setelah kami menikah , Ha Joon akan membawa keluarga Ha Joon ke rumah pribadi Ha Joon" ucap Ha Joon lagi
"Baiklah terserah kalian , tapi mama akan selalu mengunjungi kalian , dan kalian juga harus sering sering mampir kesini , Kalu tidak Mama tidak mengizinkan" ucap Mama Ha Yoon
"Pasti mah, doakan masalah di kantor cepat selesai" ucap Ha Joon
"Iya tentu sayang" ucap Mama Ha Yoon
Setelah selesai makan malam We Wei dan Lee lee membantu membereskan sisa makan malam ,Mama Ha Yoon langsung masuk ke kamarnya tinggal Meysha dan Ha Joon yang masih duduk di ruang keluarga.
__ADS_1
Setelah menyelesaikan pekerjaan Ha Joon menghampiri Meysha dan tidur di pangkuan Meysha.
"Jangan pernah berfikir untuk meninggalkan aku Meysha" ucap Ha Joon sambil memeluk perut Meysha" ucap Ha Joon , Meysha mengelus rambut Ha Joon sambil mendengarkan Perkataan Ha Joon.
"Aku sungguh jatuh cinta pada mu Meysha, ada masalah ayo bicara kita cari jalan keluar nya bersama sama bukan kamu saja , sekarang kamu ada aku ijinkan aku ikut memutuskan jalan ke depannya , Meysha" ucap Ha Joon masih dalam posisi sama , Meysha belum menjawab ia hanya mengelus rambut Ha Joon.
"Sebelumnya aku tidak takut kehilangan , karena aku sudah biasa di tinggalkan sedari aku kecil , sehingga aku dengan mudah mengambil keputusan untuk pergi, sampai Jonathan di peluk oleh Lily pun aku masih belum takut kehilangan karena aku merasa besok bisa di lalui, tapi sejak aku melihat kamu di peluk oleh Lin Lin , aku takut kamu akan meninggalkan aku , takut setelah tidak bersamamu aku akan bagaimana, takut besok akan seperti apa , itu yang aku rasakan saat ini" ucap Meysha sambil terus mengelus rambut Ha Joon.
"Jangan takut lagi aku tidak akan pernah meninggalkan kamu" ucap Ha Joon
"Mama ingin menantu yang bisa memasak, tapi aku tidak bisa , dan wanita yang memenuhi syarat ada di hadapanku, sejak dari siang aku pusing , aku takut , takut jika suatu saat mama berubah pikiran ," ucap Meysha
"Mama menyayangi mu" ucap Ha Joon
"Iya aku menyadari nya saat Mama memberikan kamar untuk anak anakku , aku tahu kalian mencintai kami , dan aku tidak akan menyia-nyiakan kasih sayang yang di berikan untuk kami lagi" ucap Meysha mengingat Ibu Fang dan Jonathan yang sangat tulus menyayangi nya , tapi dengan mudah di tinggalkan oleh dirinya.
"Kami sangat menyayangi kalian , kita mulai lagi semua nya" ucap Ha Joon
"Maafkan aku , Siang tadi aku meminta Yeon Jin mencari kan Rumah untuk ku" ucap Meysha
"Iya , Yeon Jin sudah menceritakan nya padaku , aku sudah mempersiapkan rumah untuk kita setelah kita menikah , Uang mu juga sudah kembali padamu" ucap Ha Joon
"Uang ku?" tanya Meysha sambil membalikkan kepala Ha Joon
"Iya , yang di bawa orang waktu di China" ucap Ha Joon
"Seharusnya tidak usah , untuk biaya pernikahan saja kamu sudah keluar banyak" ucap Meysha
"Jangan fikirkan itu , itu sudah tugas ku" ucap Ha Joon kembali memeluk Perut Meysha dan menggigit perut Meysha.
"Aduhh Oppa" ucap Meysha sambil mendorong kepala Ha Joon
"Kenapa , lagi ?" tanya Ha Joon sambil terus menerus melakukannya , sampai Meysha tertawa terbahak-bahak karena Geli.
"Hahaha hahaha hahaha" Meysha tertawa karena kelakuan Ha Joon yang terus menggelitiki nya.
__ADS_1
Malam itu berlalu dengan keromantisan dan candaan melupakan masalah di antara mereka , Meysha menyadari bahwa dirinya sudah mencintai Ha Joon , ia tidak ingin berpisah dengan Ha Joon , dan berharap Ha Joon adalah laki laki terakhir yang singgah di hatinya
Bersambung