Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Delapan Puluh Dua - Coklat


__ADS_3

"Kalian anak muda pasti suka coklat" ucap Dokter Hao


"Coklat?" tanya Ha Joon.


"Makan cokelat juga bisa menjadi cara yang menyenangkan dalam mengatasi anemia, sekaligus pencegahan anemia sederhana. Baik cokelat biasa maupun dark chocolate sama-sama tinggi zat besi.


Penelitian telah mengungkapkan bahwa terdapat lebih banyak antioksidan di dalam cokelat daripada buah-buahan berry. Akan tetapi, lebih baik dengan kandungan biji cokelat minimal 70%." jelas Dokter Hao


"Baik dok, terima kasih" ucap Ha Joon


"Baiklah , Ibu Meysha akan di pindahkan ke ruang Rawat karena kondisi yang sudah mulai stabil" ucap Dokter Hao


"Baiklah" ucap Ha Joon


Ha Joon mengikuti Meysha yang sedang di dorong oleh suster dan dokter menuju Ruang Rawat , Ketika sampai Dua perawat laki laki hendak memindahkan Meysha ke ranjang di ruangan itu.


"Stop" ucap Ha Joon yang di tatap Heran oleh perawat disana , Tapi para perawat mengerti jika Ha Joon adalah orang berpengaruh dan kaya raya jadi bebas melakukan apapun.


"Biar saya saja" ucap Ha Joon mengangkat Tubuh istrinya ke tempat tidur


Setelah perawat itu pergi , Ha Joon menelpon Yeon Jin.


"Halo"


"Sedang dimana?"


"Baru mau ke kantor bos , ada apa?"


"Tolong mampir ke mini market dan belikan aku Coklat dengan kadar 70 persen"


"Untuk siapa? apakah ini valentine?"


"Untuk istriku ,beli yang banyak"


"Kalau beli banyak , kita langsung pesan di pabriknya saja"


"Baik lah , lakukan itu"


"Baik , akan saya urus lalu kirim ke rumah yang mana ya ?"


"Rumah baru , sebagian kamu bawa ke Rumah sakit akan saya Chat ruangannya"


"Siapa yang sakit?"


"Meysha"


"Kenapa?"


"Kamu banyak sekali bertanya" ucap Ha Joon yang malu jika harus bilang meysha anemia karena kelelahan.


"Serius Bos , Ibu Meysha kenapa? kenapa makan coklat?"


"Meysha anemia" ucap Ha Joon pelan


"Anemia, baiklah saya akan segera kesana" ucap Yeon Jin kemudian mengakhiri panggilan telepon.


"Haaaah" ucap Ha Joon menghela nafas karena Yeon Jin tidak bertanya lagi.

__ADS_1


Ha Joon menatap Meysha yang masih belum sadarkan diri.


"Aku akan lebih berhati-hati" ucap Ha Joon pelan sambil terus menggenggam tangan Meysha dan sesekali mencium nya.


Tidak lama datanglah Yeon Jin.


"Masuk" ucap Ha Joon dari dalam ruangan ketika ada suara ketukan di pintu.


"Ini coklatnya" ucap Yeon Jin membawa Paper bag yang berisi coklat.


Ha Joon memeriksa komposisinya dan mengangguk anggukan kepala setelah melihat kadar coklat yang sama dengan yang fi sebutkan dokter.


"Bagaimana keadaan ibu Meysha?" tanya Yeon Jin


"Kondisi nya sudah stabil hanya saja belum sadar" ucap Ha Joon


"Apa sudah menghubungi ibu?" tanya Yeon Jin lagi.


"Tidak perlu , dia mungkin akan kaget dan tidak tenang , selama Meysha masih baik baik saja , jangan membuatnya tidak tenang" ucap Ha Joon


"Baiklah , hari ini ada rapat penting lagi dengan Pak Randy" ucap Yeon Jin.


"Baiklah aku serahkan padamu , Pak Randy adalah teman sekolah Ibu Meysha , kamu harus memperlakukan nya dengan baik" ucap Ha Joon


"Siap Bos" ucap Yeon Jin kemudian pergi meninggalkan mereka.


Tidak lama setelah kepergian Yeon Jin , Meysha menggerakkan jarinya , yang membuat Ha Joon kaget , juga segera memanggil dokter.


Dokter datang dan melihat kondisi Meysha , yang masih lemas namun sudah mendapatkan kesadaran nya.


"Ha Joon Oppa" ucap Pelan Meysha setelah melihat bayangan samar samar Ha Joon yang setelah itu terlihat jelas.


"Selamat kondisi ibu Meysha sudah sepenuhnya membaik , setelah beristirahat beberapa hari akan sembuh total" ucap Dokter Hao.


"Baik dok , Terimakasih" ucap Ha Joon , Dokter Hao meninggalkan mereka.


"Maaf aku , membuat mu Khawatir" ucap Meysha


"Hussst sudah , ini juga salahku maafkan aku" ucap Ha Joon


"Oppa , aku lapar" ucap Meysha


"Aku lupa memberikan mu makanan" ucap Ha Joon , tapi tidak lama datanglah petugas Rumah sakit membawa makanan untuk Meysha.


"Terimakasih" ucap Meysha ketika menerima makanan dari petugas itu.


"Apa boleh dia makan coklat?" tanya Ha Joon pada petugas itu , dan petugas itu pun memperbolehkan nya.


"Coklat?" tanya Meysha di sela makannya.


"Iya , ini" ucap Ha Joon memberikan Paper bag besar berisi berbagai macam coklat.


"Apa ini?" tanya Meysha bingung kenapa ia mendapat banyak sekali coklat dari suaminya itu.


"Coklat" ucap Ha Joon


"Iya tahu , tapi untuk apa? ini juga bukan hari valentine?" tanya Meysha yang masih bingung.

__ADS_1


"Sayang , kamu terkena penyakit Anemia , dan kata dokter Untuk mengatasi anemia bisa menggunakan coklat karena antioksidan nya , jadi kamu harus makan coklat , supaya kamu cepat pulih" ucap Ha Joon


"Oppa tapi sebanyak ini juga , aku akan sakit gigi karena ini" ucap Meysha


"Apa kamu tidak suka?" tanya Ha Joon


"Aku suka , tapi sesuatu yang berlebihan adalah tidak bagus" ucap Meysha


"Tidak apa , untuk wanita secantik kamu , kamu berhak di perlakukan Lebih" ucap Ha Joon menggoda istrinya.


Meysha mulai memakan coklatnya,


"Enak?" tanya Ha Joon melihat Meysha memakan coklatnya.


"Enak" ucap Meysha sambil menyuapi Ha Joon dengan coklat yang di pegangnya , Ha Joon menerima suapan dari istrinya.


"Enak , ada banyak di rumah" ucap Ha Joon


"Banyak ? di rumah? jangan bilang kamu membeli coklat di pabriknya?" ucap Meysha setelah melihat beberapa jenis coklat tapi dari Merek yang sama.


"Tebakan anda benar sekali istriku" ucap Ha Joon membanggakan diri.


"Waah hanya Suamiku yang akan melakukan hal seperti ini" ucap Meysha sambil tersenyum melihat tingkah lugu suaminya.


"Dan hanya istriku yang bisa mendapatkan hal seperti ini" ucap Ha Joon sambil mengelus rambut Meysha.


Meysha menatap suaminya , melihat dari semua sudut , Wajah yang menawan , bentuk tubuh yang bagus , seorang yang sangat perhatian membuatnya kagum pada sosok suaminya itu.


"Kenapa?" tanya Ha Joon


"Aku Mencintaimu" ucap Meysha mencium sekilas bibir Ha Joon


"Aku juga mencintaimu" ucap Ha Joon kemudian membalas mencium Meysha


"Ini lebih manis dari pada coklat" ucap Ha Joon Setelah lama bermain di bibir Meysha.


"Tentu , kenapa kamu membeli coklat banyak sekali? " ucap Meysha


"Tentu agar kamu tidak mengalami anemia lagi" ucap Ha Joon masih membela dirinya


"Kamu harus bantu aku menghabiskan nya kalau tidak mungkin aku akan kehilangan semua gigi ku" ucap Meysha.


"Tentu , kita akan makan sama sama, dan kehilangan gigi bersama sama juga hahaha" ucap Ha Joon sambil tertawa di ikuti Meysha yang juga tertawa renyah mendengar kelucuan suaminya.


"Oppa , aku ingin memiliki anak darimu" ucap Meysha pelan berusaha menutupi malunya.


"Kamu bersedia? " tanya Ha Joon mendengar pertanyaan Meysha


"Iya aku bersedia" ucap Meysha yang langsung di peluk oleh Ha Joon


Bersambung


Maaf lama update ada belakangan ini ada kesibukan lain.... terimakasih yang masih stay ...


Yang pergi dan belum mampir ....


Mampir yaa setelah ini akan ada Season 2.... tungguin yaa

__ADS_1


Salam Manis dari Author....


jangan lupa like dan komen...


__ADS_2