Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Dua Puluh Satu


__ADS_3

"Janin ? Aku hamil ?" ucap Meysha kaget mendengar perkataan dokter.


"Iya bu , anda hamil usia dua Minggu" ucap Dokter "Eeh ini ada dua , selamat ya ibu mey anda mengandung bayi kembar" ucap Dokter


Semua terkejut antara senang dan canggung , Meysha meneteskan air mata nya , Benih itu benar benar tumbuh.


"Ibu akan menjaga kalian " ucap Meysha dalam hati


"Ibu Mey , pada masa awal kehamilan wajar jika ada mual pusing , anda harus menjaga pola makan dan juga jangan berfikir terlalu keras semuanya akan berdampak pada bayi bayi yang ada di rahim anda, baik saya permisi dulu" ucap Dokter pada Meysha


"Memey sayang , bisa kamu ceritakan pada Tante apa yang terjadi?" tanya Mama Randy


"Tante Om Randy , Mey minta maaf mungkin sekarang pemikiran terhadap mey adalah seorang wanita yang hamil duluan karena kenakalannya, Tapi ada alasan kenapa Mey memilih untuk hamil dan tidak menikah" ucap Meysha


"Boleh Tante dan Om tau?" tanya Mama Randy


"Hmm Dulu saat Mey masih sekolah dasar mey tinggal bersama ibu kandung mey, ibu mempunyai penyakit asma , siang itu saat mey bangun tidur Rumah mey terbakar membuat mey kehilangan ibu mey ," ucap Meysha ,


"Saat itu Ada ibu Wijaya yang mengangkat aku sebagai anak nya , dan jadilah aku yang sekarang , aku tidak pernah tertarik pada laki laki lainnya termasuk Randy yang notabene nya adalah siswa populer juga idola di sekolah banyak para siswi mendambanya, tapi sungguh tidak menggerakkan hati mey, sampai saat laki laki itu datang menyatakan cintanya kepada Mey, berniat untuk menikahi mey seminggu setelah kita bertemu, Hati mey tergerak mey akhirnya jatuh cinta, bertemu dengan dia adalah membuka cahaya yang tadinya suram di hidup mey" ucap Meysha


"Lalu kenapa kamu kabur kesini tidak menikah dengan dia?" tanya Mama Randy

__ADS_1


"Karena Ponakan ku menginginkan laki laki itu, dan aku harus menuruti nya , tapi aku tidak ingin melihat mereka hidup bahagia , disana aku hanya akan menjadi orang yang menyedihkan makanya aku kesini mencoba melupakan semua, Tapi aku menginginkan sebuah keluarga , keluarga yang aku tidak usah bayar untuk setiap kasih sayangnya , keluarga yang benar benar tulus , juga keluarga untuk aku pulang, sampai terlintas di benakku untuk mendapatkan seorang anak , anak dari orang yang aku cintai seumur hidup ku , tidak menikah pun tidak apa" ucap Meysha mengingat keputusan yang menurutnya sangat konyol


"Tante mengerti, apa yang kamu rasakan, mulai sekarang kamu tinggal bersama Tante ya untuk mengurus si kembar" ucap Mama Randy


"Terimakasih Tante, tapi sepertinya aku akan mencari pembantu untuk membantu ku saja , aku tidak ingin merepotkan kalian , bantuan kalian sudah terlalu banyak" ucap Meysha


"Mey jangan sungkan pada Tante, bagaimana kalau kamu menikah dengan Randy saja" ucap Mama Randy


"Maaf Tante , Randy orang baik Randy juga punya tante juga Om yang mempunyai banyak harapan kepada Randy, lihat aku sendirian dan sekarang memiliki dua bayi di perutku, Randy pasti bisa mendapatkan yang lebih dariku" ucap Meysha


"Mey , Tante tidak keberatan seperti yang kamu tahu Randy sangat menyayangi mu" ucap Tante


"Iya Mey , aku akan terima anak anak kamu" ucap Randy


"Apa kamu masih mengharapkan dia?" tanya Randy


"Aku sangat mencintai dia, jika bisa mengharapkan dia kembali aku ingin dia kembali" ucap Meysha


"Benar benar gadis yang setia, andai dia menjadi menantu ku" gumam Mama Randy mendengar cerita Meysha


"Baiklah akan Tante kirim salah satu pembantu dari rumah kami agar kami tenang menitipkan kamu padanya" ucap Mama Randy

__ADS_1


"Terimakasih Tante , Tante baik banget sama mey" ucap Meysha


Malu bercampur bahagia yang Meysha rasakan , Meysha di pindahkan ke ruang rawat inap , Orang tua Randy memberikan nya kamar VIP , sehingga satu ruangan itu hanya ada Meysha sendiri.


Setelah ngobrol dan sudah hampir siang orang tua Randy pamit pulang.


"Randy kamu juga istirahat, makan dulu dari pagi kamu pasti lapar" ucap Meysha


"Tidak Meysha aku akan menemanimu" ucap Randy


"Tapi aku lapar, bisakah kamu membelikan makanan untuk ku?" ucap Meysha


"Mau makan apa?" tanya Randy


"Bubur boleh" ucap Meysha


"O baik lah , aku pergi" ucap Randy "Aku segera kembali" lanjut Randy


"Iya aku menunggu" ucap Meysha dengan senyuman yang manis , Sebenarnya Meysha hanya ingin sendiri.


Setelah kepergian Randy, Meysha kembali memegang perutnya mengelusnya dengan lembut.

__ADS_1


"Nak , kalian yang sehat sehat ya , jangan nakal ya sayang ... meskipun tanpa Ayah Ryan , Ibu janji akan menjadi Ibu dan Ayah yang baik buat kalian,"


__ADS_2