Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Delapan Belas


__ADS_3

"Aku mau cari Meysha yah" teriak Ryan sambil berlari


Di dalam mobil Ryan mencoba menelpon Meysha, panggilan terhubung tapi tidak di angkat.


tut tuut tuuut


"Ayolah sayang angkat, jangan membuat aku khawatir" ucap Ryan sambil melajukan mobilnya


"Sayang , kita baru bertemu semoga ini cuma ketakutan ku saja" ucap Ryan


Beberapa panggilan kembali tidak ada jawaban dari Meysha


Mobil Ryan sampai di apartemen meysha, Ryan langsung naik dengan berlari , kemudian mendapati petugas keamanan keluar dari apartemen meysha.


"Pak maaf kenapa bapak keluar dari apartemen pacar saya ya?"


"Oh non Meysha ya ,"


"Iya pak , dimana dia?"


"Non Meysha sudah menjual apartemen ini, dan siang ini pemilik barunya akan datang mengisi tempat ini"


"Kenapa dia pindah?"


"Saya kurang tau ya pak"


"Apa barang barangnya masih ada?"


"Apartemen sudah kosong dari dini hari tadi"


"Saya boleh masuk pak, saya ingin lihat ke dalam sebentar"


Petugas keamanan pun meninggalkan Ryan, Ryan langsung masuk dan hanya ada ruang kosong disana , ia berlari menuju kamar meysha tapi tidak menemukan apa apa.


"Meysha kamu kemana?"


"Meysha kita baru bersama, dan sekarang kamu pergi meninggalkan aku?"


"Meysha kamu dimana?" teriak Ryan , tak terasa air matanya mengalir dan tersedu mengingat kemesraan kemarin adalah salam perpisahan dari Meysha.


"Apa yang kamu fikirkan Meysha," ucap Ryan


Terdengar suara sepatu mendekati Ryan yang terduduk di lantai


"Kak Meysha kemana?" tanya Tania memulai peranannya


Ryan melihat ke arah Tania

__ADS_1


"Kak , dimana Kak Meysha?"


Ryan tidak menjawabnya kemudian kembali menunduk


"Kak , tadi kak Meysha mengabari kalau dia pergi" ucap Tania sambil berjongkok di depan Ryan


Mendengar itu Ryan mendongakkan kepalanya menatap gadis cantik di depannya itu.


"Seharusnya kamu bertanya dia kemana, bukan datang kesini dan bertanya padaku" ucap Ryan seraya bangkit dari duduknya


"Kak , aku sudah bertanya pada nya tapi tidak ada jawaban makanya aku kesini barang kali kak Meysha masih ada disini" ucap Tania mengiba


Ryan pergi tanpa berkata melewati Tania tapi di cegah oleh tania yang memeluknya erat dari belakang dan langsung di tepis oleh Ryan


"Kak , maaf sebenarnya Meysha bilang kalau dia menyukai seseorang dan sekarang sedang pergi bersamanya, dan menyuruh ku menghibur kakak" ucap Tania sambil menunduk


Ryan berfikir keras Meysha tidak mungkin mengkhianati cinta mereka.


"Pasti terjadi sesuatu" Gumam Ryan


Ryan meninggalkan Tania tanpa mengucapkan sepatah kata pun


"Huh Dasar , cowok nyebelin untung ganteng" ucap Tania


Setelah meninggalkan apartemen meysha Ryan menelpon seseorang


tut tuut tuuut panggilan telepon terhubung


"Lacak dimana keberadaan Meysha Wijaya"


"Bisa kirimkan kartu identitas nya"


"Akan saya kirim ke email"


"Oke pak"


panggilan di matikan


...****************...


Setelah lama duduk di pesawat akhirnya Meysha sampai di Bandara , Seorang laki laki membawa papan nama bertuliskan "MEYSHA" . Meysha tersenyum dan menghampiri laki laki itu.


"Kenapa kamu yang menjemput?" ucap Meysha


"Tidak apa-apa aku banyak waktu untuk tuan putri ku" ucap Randy sambil mengambil koper Meysha


"Maaf merepotkan" ucap Meysha

__ADS_1


"Tidak tidak aku senang di repot kan oleh mu" ucap Randy


"Jangan terlalu banyak berharap padaku Ran" ucap Meysha


"Aku tidak membutuhkan balasan Meysha ku, kalau aku tidak bisa jadi pacarmu ijinkan aku menjadi kakak mu yang selalu melindungi mu yang selalu menyayangi mu dan menjadi tempat mu pulang" ucap Randy


"Hahaha bisa aja si kak" ucap Meysha


"Maaf Randy hanya dia tempat ku pulang" gumam Meysha dalam hati


Mereka pun meninggalkan bandara menuju parkiran mobil, Randy mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang, Randy pun membuka pembicaraan.


"Kamu yakin akan tinggal sendiri?"


"Iya"


"Tapi aku tidak bisa meninggalkan kamu sendiri, jadi kita tinggal di apartemen yang sama"


"Iya tidak apa apa"


"Apa kamu perlu pekerjaan?"


"Hmm seperti nya tidak kak, aku mengontrol perusahaan di Jakarta"


"Oke baiklah, jika ada perlu apa pun kamu bisa menghubungi aku"


"Oke kak, Oya dapet salam dari Via"


"Anak itu...?"


"Iya"


Randy menghentikan mobilnya di depan apartemen mewah, security itu membukakan pintu mobil untuk Meysha , dan salah satu petugas mengambil koper yang di keluarkan Randy.


Randy dan Meysha berjalan di ikuti Petugas apartemen setelah sampai di lantai yang di tuju.


"Ini kamar ku , dan itu kamar mu" tunjuk Randy pada pintu yang berwarna putih itu ,


Randy membukakan pintu Meysha dengan password juga mengganti nya sesuai password yang Meysha inginkan.


"Waah Apa tidak terlalu besar ya?" tanya Meysha pada Randy


"Ya cukup untuk kamu yang menetap lama"


"Iya , mungkin aku akan lama di sini" ucap Meysha , setelah petugas meninggalkan mereka berdua


Randy membuka tirai besar yang menampakan luas dan kayanya kota itu , pemandangan yang indah juga gedung gedung tinggi semuanya tertata dengan rapih.

__ADS_1


"Waaah Randy disini sangat indah"


"Semoga betah di sini Meysha"


__ADS_2