Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Maha Rany


__ADS_3

"Aaah akhirnya" ucap Rany setelah sampai di dalam kamar Hotel.


"Kak" Panggil andy dari luar.


"Napa De" ucap Rany membuka sedikit pintunya.


"Aku tidur sama kakak ya" ucap Andy hendak masuk ke dalam kamar kakaknya tapi di hentikan oleh Rany.


"Kembali ke kamar mu sendiri andy" ucap Rany


"Siapa laki laki yang mengantar kakak?" tanya Andy penasaran


"Teman kakak" ucap Rany


"Seperti tidak asing" ucap Andy


"Andy sudah jangan berisik ah , kakak capek mau tidur besok ada gladi bersih" ucap Rany


"Oke kak , cepat istirahat" ucap Andy


Rany kembali menutup pintu kamar nya.


"Hmm Andy andy , biasa deh" ucap Rany melihat kelakuan adiknya.


Drrrt drrrt drrrt ponsel Rany berbunyi , tertulis nama Raja


Rany tersenyum dan segera mengangkat telepon


"Hai"


"Hai"


"Sudah tidur?"


"Kalo aku sudah tidur gak mungkin angkat telepon kan"


"Bisa aja"


"Ada apa , kenapa menelpon?" Tanya Rany sambil Merebahkan tubuhnya di kasur , begitu juga Raja ia juga tengah berbaring melepas lelah di atas kasurnya.


"Aku merindukan mu" ucap Raja yang sukses membuat Rany tersenyum sendiri.


"Apa?" ucap Rany menutupi rasa malunya.


"Sudah makan?"


"Sudah , Kamu sendiri?"


"Aku sedang tidak berselera untuk makan"


"Kenapa ?"


"Aku ingin bertanya padamu?"


"Ada apa?"


"Jika orang tuamu bercerai gara gara seorang wanita , kemudian setelah sekian lama ayahmu ingin bertemu dengan mantan pacarnya , apa yang akan kamu lakukan? memisahkan nya atau mempertemukan nya ?"


"Ini Rumit , izinkan aku bertanya?"


"Apa?"


"Bagaimana kondisi mantan pacarnya?"


"Dia sudah mempunyai kehidupan yang sempurna bersama suami nya"


"Lalu Apa tujuan ayahmu ingin bertemu?"


"Bukan ayahku , ini cerita tentang keluarga temanku"


"Tidak perlu berbohong padaku"


"Ya , ini kisah orang tuaku"


"Baiklah boleh aku bertanya kenapa setelah sekian lama ayahmu baru mencari wanita itu ?"


"Karena ingin menjaga wanita itu, dan sekarang dia sedang sakit keras ingin bertemu dengan wanita itu"


"Bagaimana menurutmu?"


"Aku berfikir Wanita itu tidak merasa bersalah pada ayahku karena sekarang ia sangat bahagia bersama suaminya yang kaya itu , sedangkan ayahku sangat memprihatikan"


"Jadi kamu tidak akan mempertemukan mereka?"

__ADS_1


"Menurut mu?"


"Aku hampir sama dengan pemikiran mu, mungkin tidak ada harga diri untuk ayahmu jika di pertemukan dengan kondisi seperti ini"


"Tunggu Sampai ayahku sembuh baru aturkan pertemuan mereka"


"Iya"


"Terimakasih atas sarannya"


"Bukan apa apa , aku hanya menyimpulkan pendapat ku saja"


"Apa kamu mengantuk?"


"Ya aku mengantuk"


"Besok rencana kemana?"


"Aku ada gladi bersih"


"Aku jemput"


"Tidak perlu aku bisa berangkat sendiri"


"Tidak perlu sungkan"


"Benar tidak perlu , sampai jumpa nanti malam"


"Saat siang kau tidak ingin bertemu dengan ku kah?"


"Besok aku akan sibuk"


"Baiklah , selamat tidur"


"Hm"


Rany mengakhiri panggilan telepon , kemudian memejamkan matanya dan tertidur.


...****************...


Cahaya matahari kembali menyinari sudut sudut Rumah dan kota , untuk gladi bersih Rany harus tiba lebih dahulu.


Rany , Lee Hyun dan Andy juga beberapa Tim masuk ke aula tempat akan di adakan konser malam ini.


Pengisi acara pun mulai berlatih untuk pertunjukan nya nanti malam , Seseorang dengan Jas hitam nya menghampiri Rany.


Rany membungkuk kan badannya dan berjabatan tangan dengan Wang Xin dan staff lainnya.


"Baiklah akan aku antar ke ruang ganti" ucap Wang Xin


"Terimakasih Pak" ucap Rany


"Kita harusnya hanya beberapa tahun lebih tua" ucap Wang Xin percaya diri


"Maaf Pak ," ucap Andy menengahi Wang Xin yang berusaha mendekati Rany


"Oke , kami tunggu di depan panggung ya" ucap Wang Xin


"Kak Seperti nya Pak Wang Xin menyukai mu?" goda Andy


"Apaan sih kamu , kamu Rela kakak bersama orang itu?" ucap Rany


"Tidak" ucap Andy


"Kalo begitu jaga aku seperti kata Mama" ucap Rany


"Siap Kak" ucap Andy


Penata Rias datang dan mulai merias Rany.


"Kakak sangat cantik" ucap penata Rias Rany


"Terimakasih" ucap Rany sambil tersenyum


Rany pun keluar dari ruang istirahat dan masuk ke area panggung mengetes lampu juga efek panggung juga tata gerak Rany.


Tidak terasa waktu sudah berlalu tiga jam lagi waktu on air di mulai.


"Bagus Bagus" ucap Wang Xin sambil bertepuk tangan.


"Terimakasih kak" ucap Rany puas dengan gladi bersih nya


"Makan siang sudah siap , mari kita semua untuk makan terlebih dahulu" Teriak Wang Xin

__ADS_1


"Yey" Teriak semua Tim.


Semua orang sudah bersiap di depan meja makan , Pelayan pun mulai menaruh makanannya.


"Rany , latihan tadi bagus aku yakin malam ini akan luar biasa" ucap Wang Xin memulai pembicaraan.


"Iya terimakasih pak" ucap Rany


"Jangan terlalu sungkan , konsep ini juga di buat sesuai keinginan mu dan aku sebagai pelaksana ya hanya melaksanakan" ucap Wang Xin


"Iya pak , ini sudah persis seperti yang aku ingin kan , maaf bersusah karena konsep ku" ucap Rany


"Maha Rany kamu berhak mendapatkan yang lebih dari ini asal" ucap Wang Xin hendak memegang tangan Rany tapi Rany segera menarik nya.


"Aku akan mencoba debut ku dari awal pak , Selamat Makan" ucap Rany


Selesai makan Para Kru beristirahat, Rany dan Andy juga lee hyun beristirahat di ruang ganti.


"Tingkah Pak Wang Xin aneh , kita harus waspada" ucap Lee Hyun kepada Andy , Rany yang sedang merebahkan diri nya hanya melirik mereka , ia tahu dunia hiburan pasti punya banyak lika liku , termasuk yang ia alami tadi siang.


"Ya kak , aku tahu kita harus menjaga Rany" ucap Andy


"Untuk sekarang mungkin bisa tapi bagaimana nanti , Pihak pelaksana tadi sudah bicara Rany mendapatkan penghargaan yaitu beasiswa di sekolah Musik" ucap Lee Hyun


"Artinya Rany akan lama di Shanghai" ucap Andy


"Selagi kakakmu menolak , kita bisa kembali ke Korea" ucap Lee Hyun


"Aku tidak akan menolak kesempatan ini" ucap Rany duduk.


"Tapi membuat mu tinggal disini terlalu lama , takut Wang Xin.." ucap Lee Hyun


"Aku yakin bisa menjaga diriku" ucap Rany


"Baiklah , mereka juga akan menyediakan Apartemen" ucap Lee Hyun


"Kalau itu aku tidak akan menerima , Kak Lee Hyun carikan aku apartemen untuk tinggal di sekitar sekolah saja" ucap Rany


"Baik akan segera aku carikan , tapi Rany sekolah music di Korea juga bagus" ucap Lee Hyun.


"Aku tahu , tapi aku ingin go internasional jadi jika ada kesempatan bersekolah di negara manapun aku mau" ucap Rany


"Kakakku sudah bertekad itu pasti akan di lakukan" ucap Andy


"Kamu mengerti Kakak" ucap Rany meremas rambut Adiknya.


...****************...


"Sayang ayo bersiap" ucap Mama Tania


"Iya sebentar , Aku perlu menyelesaikan laporan ini" ucap Ayah Xu


"Baiklah Konser akan segera di mulai" ucap Mama Tania


"Bukannya kamu sudah memegang tiket VIP , itu tidak masalah" ucap Ayah Xu.


"Ya betul" ucap Mama Tania , Mereka pun kembali bersiap.


...****************...


"Simon apa ada meeting lagi malam ini?" tanya Raja pada Asisten nya.


"Ada rapat dengan para Staff produksi" ucap Simon


"Staff produksi pun aku harus ikut ?" tanya Raja


"Anda yang bilang sendiri akan memantau Produksi langsung" ucap Simon ia bingung dengan bosnya.


"Iya kah , tapi malam ini aku ada acara dan aku percaya kamu bisa handle itu" ucap Raja


"Baik Pak" ucap Simon


"Belikan aku sebuah hadiah" ucap Raja


"Hadiah ? untuk para staf?" tanya Simon


"Untuk seseorang yang sedang mengadakan konser" ucap Raja ragu.


"Laki Laki?" tanya Simon


"Kamu banyak bertanya , untuk apa aku memberikan hadiah untuk laki laki" ucap Raja


"Oo oke , aku akan segera kembali" ucap Simon

__ADS_1


"Cepat konsernya akan segera di mulai , jika terlambat kamu juga tidak usah datang ke kantor lagi"


Happy Reading


__ADS_2