Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Lima Puluh Sembilan - Membangun Mini Market


__ADS_3

"Iya kalian ber istirahat lah" ucap Ibu Dokter Ha na sambil pergi.


"Oke semua , Ha Joon kamu pakai kamar belakang , aku kamar utama We wei dan lee lee tinggal di kamar tengah sementara Si kembar belum punya kamar sendiri , si kembar pindah pindah aja" ucap Meysha


"Siap Ibu Bos" ucap We wei


"Siap Ibu Bos" ucap Lee Lee


"Siap" ucap Ha Joon.


"Ibu Bos duduk saja dengan anak anak , kita yang akan berberes dalam sekejap rumah ini akan bersih seketika , ya kan Lee?" ucap We wei


"Siap Kak" ucap Lee lee


Ha Joon hanya tersenyum , si kembar tertidur di atas kereta dorong nya. sementara Meysha membuka laptop nya dan mencari beberapa supplier bahan bahan makanan dan kebutuhan sehari hari.


"Apa anda yakin akan membuka toko?" ucap Ha Joon sambil mengepel lantai di depan Meysha berada


"Iya , aku harus mempunyai penghasilan untuk membiayai kalian , aku tidak mungkin terus bergantung pada Ayah Jiao" ucap Meysha


"Anda sangat baik karena memikirkan kami" ucap Lee lee yang datang dari dapur membereskan persediaan makanan dan sembako yang di bawakan ayah Jiao.


"Kalian sudah seperti keluarga ku , jadi aku harus bertanggung jawab" ucap Meysha


"Biarkan aku menjadi kepala keluarga disini" ucap Ha Joon yang di balas oleh semua tatapan mata


"Eh aku hanya bercanda" ucap Ha Joon " Kenapa mereka menatapku aku kan memang laki laki sendiri disini" ucap Ha Joon dalam hati.


Setelah selesai berberes Lee dan We wei beristirahat hanya tersisa Ha joon dan meysha di depan tv dan memberikan susu untuk si kembar.


"Kalau kamu capek , istirahat saja" ucap Meysha kepada Ha Joon yang tengah menggendong Rany.

__ADS_1


"Nanti saja , tunggu We wei atau Lee lee bangun" ucap Ha Joon


"Gapapa kok, aku bisa menjaga anak anak" ucap Meysha


"Tidak apa apa bu , aku bantu" ucap Ha Joon menatap Meysha


Seketika pipi meysha memerah ,


"Apaan si dia kan masih kecil , kenapa sekarang suka ke bawa perasaan ya" Gumam Meysha


Ha Joon melihat perubahan sikap Meysha yang malu , ia pun malu dan memilih ke Ruang tamu mengajak Rany berjalan jalan.


Ha Joon lebih muda beberapa tahun dari Meysha , lee lee dan juga We wei, Lee lee dan We wei jauh lebih tua dari pada Meysha , tapi masih aktif dan ceria , keduanya adalah wanita wanita yang di tinggal suami mereka karena tidak bisa mempunyai keturunan, senasib dengan meysha hanya Meysha lebih beruntung dari pada mereka, itu juga alasan kenapa We wei dan Lee lee bersedia ikut dengan Meysha ketika mendapat perintah dari majikannya.


Selang beberapa waktu Lee dan We wei bangun, ia mencari majikan dan anak anak majikannya, terlihat sepasang pria dan wanita yang sedang berbincang hangat dengan masing masing anak di antara mereka.


"Wei , Ha Joon sepertinya menyukai Ibu Meysha" ucap Lee lee mendapati pemandangan itu.


"Iya , Ibu Meysha memang beruntung karena banyak yang menyayanginya." ucap We wei


"Sudah sudah ayo kita kesana , kasian mereka sudah menggantikan kita menjaga si kembar" ucap We wei.


"Sore bu?" ucap We wei dan Lee lee


"Saya mandi dulu" ucap Meysha ,


"Aku juga , jaga anak anak ya" ucap Ha Joon


Mereka pun masuk ke dalam kamar masing masing, Meysha mandi dan berganti pakaian .


Tidak lama We wei memanggil Meysha

__ADS_1


"Ibu , Bu Meysha" ucap We wei sambil mengetuk pintu


"Iya Wei" ucap Meysha


"Ada Ibu dokter Ha na bersama seorang laki laki" ucap We wei


"Iya sebentar" ucap Meysha


Setelah selesai membersihkan diri Meysha langsung keluar kamar begitu juga Ha Joon yang mendengar Meysha di panggil langsung ikut ke depan.


"Sore Bu" ucap Meysha


"Sore Ibu Meysha , ini kenalkan Pak Jiang seorang kontraktor bangunan yang biasa di panggil keluarga kami" ucap Ibu Dokter Ha na.


"Sore Pak Jiang, Saya Meysha" ucap Meysha


"Sore juga ibu Meysha ," ucap Pak Jiang


"Begini pak , saya ingin membangun sebuah Mini market di depan rumah saya" ucap Meysha


"Apa sudah ada design nya?" ucap Pak Jiang


"Ada, pak ini" ucap Meysha memperlihatkan hasil sketsa gambarnya pada Pak Jiang


"Anda orang baru , apa anda percaya pada kami" ucap Pak Jiang


"Saya percaya pada anda , atau anda yang tidak percaya pada saya?" ucap Meysha sedikit bercanda


"Hahaha Bagaimana mungkin" ucap Pak Jiang.


"Saya percaya , mengenai design ini saya serahkan pada bapak , juga biaya dan kebutuhan bahan bangunan saya juga menyerahkan pada bapak , bapak pelajari dulu gambar ini , besok berikan saya rencana biayanya , mengenai ongkos pekerja saya juga akan membayarnya di muka." ucap Meysha menjelaskan rencana pembangunan mini market.

__ADS_1


"Baik bu, akan saya rinci kan dahulu" ucap Pak Jiang.


"Terimakasih Pak"


__ADS_2