
"Jonathan membatalkan pernikahan dengan Meysha" ucap Ryan
"Kenapa?" tanya Tania yang dengan spontan menangis.
"Kamu yang sehat ya nak, Ayah mu mungkin akan meninggalkan ibu, kalau kamu pergi" ucap Tania dalam hatinya.
Kemudian Tania pun kehilangan kesadaran nya , sampai Di Rumah sakit Ryan langsung menggendong Tania dan membawanya ke IGD Rumah sakit.
Dokter dengan cekatan menangani Tania.
Beberapa Dokter termasuk dokter Ha na memasuki ruangan Tania , setelah beberapa lama satu per satu dokter meninggalkan Ruangan.
"Pak Silahkan masuk , saya ingin bicara" ucap Dokter Ha na
"Baik dok" ucap Ryan ,
Ryan pun ikut masuk ke ruangan tempat Tania di rawat.
"Bagaimana keadaan istri dan anakku dok?" tanya Ryan
"Anda harus bersyukur anak anda tertolong , sekarang masih lemah tapi dia baik baik saja, lain kali tolong jaga Ibu tania ya jangan sampai terjadi seperti ini lagi, Semua kondisi ibunya sangat mempengaruhi janinnya." ucap Dokter Ha na
"Iya dok ini kesalahan saya " ucap Ryan
"Baiklah biarkan Ibu Tania istirahat dulu" ucap Dokter Ha na
Dokter Ha na pergi meninggalkan Ryan
"Hampir saja aku membunuh anakku" ucap Ryan
Tidak lama Tania terbangun dan mulai membuka matanya.
"Bagaimana keadaan mu ? apa masih sakit ? kenapa tersenyum?" tanya Ryan beruntun setelah melihat Tania sadar
"Aku baik baik saja, apa anakku baik baik saja?" tanya Tania
"Ya kalian baik baik saja , maafkan kecerobohan ku" ucap Ryan merasa sangat bersalah.
__ADS_1
"Aku yang tidak mengerti kamu, kamu sudah sabar menghadapiku" ucap Tania.
"Maaf karena aku masih kurang sabar menghadapi mu" ucap Ryan
"Sudah sudah kamu ada disini saat aku sadar aku sangat bersyukur kamu masih ada disini , aku takut setelah mendapat kabar buruk tentang kak Meysha kamu langsung pergi meninggalkan aku" ucap Tania
"Mungkin tapi tidak sekarang" ucap Ryan
"Kak Jangan pergi , aku mohon lupakan Meysha demi anak kita, aku mohon kak , kamu pernah bilang asalkan aku bisa memberikan kamu anak , kamu akan memikirkan aku" ucap Tania sambil menangis.
"Sudah jangan menangis dan jangan berfikir macam macam aku tidak akan kemana mana" ucap Ryan memenangkan Tania , Dokter mengatakan untuk menjaga perasaan Tania.
Tania memegangi tangan Ryan dan menciumnya dan menjadikannya bantal tidur , dan memejamkan mata.
...****************...
"Kenapa melamun?" Tanya Ha Joon membuyarkan lamunan Meysha yang tengah duduk di depan rumahnya menghadap hamparan tanah luas yang akan di bangun sebuah mini market.
"Eh, belum tidur ?" tanya Meysha kembali
"Jangan panggil aku , Ibu Meysha aku masih cukup muda untuk panggilan itu" ucap Meysha
"Tapi tetap lebih tua dariku" ucap Ha Joon
"Iya yang masih muda mah bebas" ucap Meysha
"Panggil aku Meysha saja" ucap Meysha kembali
"Baik, Meysha" ucap Ha Joon
"Iya" ucap Meysha
"Kenapa belum tidur?" tanya Ha Joon
"Belum ngantuk" ucap Meysha singkat
"Bohong" ucap Ha Joon yang merasa kasihan karena tatapan meysha yang seperi kesepian, padahal we wei dan lee lee sangat berisik.
__ADS_1
"Rindu tuan Jonathan?" tanya Ha Joon
"Untuk apa , aku yang memutuskan pergi" ucap Meysha
"Lalu ?" tanya Ha Joon
"Aku hanya berfikir apakah aku bisa membesarkan anak anakku dengan kondisi yang sekarang , apa keputusan ku meninggalkan jonathan adalah benar?" tanya Meysha sambil menatap bintang di langit.
"Aku bisa menikahi dan menafkahimu" ucap Ha Joon mengelus pucuk kepala Meysha
Meysha terkejut dengan jawaban Ha Joon , Ha Joon masih muda tapi bisa membuatnya aman dan tenang, iya tersipu mendapatkan perlakuan seperti itu dari Ha Joon.
"Kenapa? tidak boleh?" tanya Ha Joon yang di tatap tajam oleh Meysha
"Pantas kalau tuan Jonathan mencintai mu" ucap Ha Joon lagi sambil melihat ke atas
"Kenapa?" tanya Meysha
"Kamu bisa membuat orang jatuh cinta dalam sekejap" ucap Ha Joon yang sangat berterus terang.
"Masa?" tanya Meysha malu mendengar Jawaban dari Ha Joon
"Iya , tapi aku tidak punya apa apa tidak seperti Tuan jonathan yang memiliki segalanya" ucap Ha Joon masih terus menatap ke arah bintang bintang di langit.
"Apa aku terlihat wanita yang selalu mengejar harta?" ucap Meysha
"Apa itu artinya masih ada peluang untukku" ucap Ha Joon
"Aku mengantuk" ucap Meysha pergi meninggalkan Ha Joon.
Ha Joon tersenyum dan bangun menyusul meysha masuk dan mengunci pintu.
"Jika kamu mau menikah dengan ku , aku akan membawa mu pulang ke Korea menemui ibu" ucap Ha Joon dalam hati
Sampai di kamar Ha Joon berbaring di tempat tidur kemudian ponselnya pun berbunyi , Ha Joon pun segera mengangkat nya.
"Ha Joon"
__ADS_1