
"Kumpulkan semua nya , ada yang ingin saya sampaikan" perintah Ryan di telepon
Ryan bergegas menuju mobilnya dengan kecepatan sedang melewati jalanan yang ramai hingga sampai di perkantoran, Ryan keluar dari mobil masuk sebuah gedung dan masuk ke dalam ruangan , di ruangan itu sudah banyak orang yang menunggu nya.
"Selamat siang semuanya , saya mengumpulkan kalian siang hari ini adalah untuk membicarakan apa yang kalian temukan, silahkan"
"Kami menemukan mobil Ibu Meysha di titipkan di Bandara internasional, kemungkinan besar Ibu Meysha Pergi keluar negeri, tapi tidak ada catatan penerbangan apa pun dan kemana pun atas nama Ibu Meysha, pak"
"Ini bagus, Lanjutkan penyelidikan nya"
"Kami belum ada perkembangan apa pun lagi pak"
"Baiklah terima kasih atas kerja keras kalian, hari ini juga saya akan terbang ke luar negeri nantinya Rapat seperti ini saya adakan secara virtual, ada pertanyaan?"
"Maaf Pak , Anda tampan juga kaya kenapa tidak mencari wanita lain saja?" tanya salah satu Detektif yang juga bekerja untuk Randy.
"Apa Kamu sudah bosan mencari istriku?" tanya Ryan
"Tidak pak saya hanya mengutarakan keingintahuan saya saja" ucap Detektif itu.
"Kalau kamu sudah tidak mau mencari , silahkan angkat kaki dari sini" ucap Ryan tegas.
"Tidak pak, Maaf kan saya , saya ada istri dan anak yang harus saya nafkahi"
"Kalau begitu jangan Banyak Bicara lakukan saja pekerjaan mu , saya tidak akan menyuruh kamu mencuri atau merampok" ucap Ryan tegas.
"Iya maafkan Saya pak"
Ryan meninggalkan Ruangan itu dengan sedikit marah , ia tersinggung dengan kata kata Detektif itu.
Ryan melajukan Mobilnya dengan kecepatan tinggi kembali ke rumah.
Pagi hari kembali menyambut dengan sinarnya yang hangat .
"Yah Ryan berangkat lagi" ucap Ryan berpamitan pada ayahnya
"Iya hati hati nak, jikalau Ayah ada informasi akan ayah telefon" ucap Pan Hadi
"Baik yah" ucap Ryan
__ADS_1
"Kakak. .. . .." teriak Tania sambil membawa koper nya juga mengibas kan tiket pesawat nya.
"Kamu ikut?" tanya Ayah Ryan.
"Iya, Ayah sekalian Liburan" ucap Tania
"Yah Ryan berangkat" ucap Ryan kemudian mencium tangan Ayah nya disusul Tania mencium tangan Ayah Ryan
Ryan dan Tania masuk ke mobil setelah menaruh koper di bagasi belakang mobilnya.
Ryan dan Tania masuk ke bandara dan masuk ke pesawat terbang menuju tempat Ryan bekerja.
Setelah beberapa jam di Pesawat akhirnya mereka pun sampai di Bandara tempat tujuan , disana sudah menunggu orang suruhan Randy.
Orang itu mengambil Foto Ryan dan Tania , Ryan tengah mendorong koper tania dan juga kopernya menggunakan troli dan Tania menggandeng tangan Ryan persis seperti pasangan pengantin baru yang akan berbulan madu.
"Kak bawain koper aku ya" ucap Tania
"Hm merepotkan" gerutu Ryan
Ryan mengambil mobil yang ia titip kan , orang suruhan Randy memfoto semua gerak gerik Ryan.
Sampai di hotel Ryan mengantarkan Tania mendaftar kamar hotel pemandangan ini pun tidak di sia sia kan penguntit.
"Kak antar aku ke kamar ya" ucap Tania
"Kamu sendiri saja , aku banyak urusan" bantah Ryan
"Kak aku sendirian disini tidak ada yang aku kenal , jikalau ada yang mengganggu ku bagaimana?" bujuk Tania
Ryan terpaksa mengantar Tania ke kamarnya, hanya saja sampai depan pintu saja , ketika Tania ingin menarik tangan Ryan, Ryan langsung menepisnya dan pergi dari sana.
Ryan melajukan mobilnya meninggalkan hotel dan menuju apartemen nya , apartemen yang sama dengan Meysha hanya berbeda lantai saja.
...****************...
Plakk suara Randy membanting beberapa lembar kertas foto dari orang suruhan nya.
"Dasar laki laki sampah, setelah mengambil keuntungan langsung mencari yang lain, orang seperti ini tidak pantas dengan Meysha" teriak Randy
__ADS_1
"Maaf bos , meskipun seperti ini pihak lelaki hanya diam saja dan yang lebih mendominasi adalah sang wanita" jelas Sang penguntit itu
Setelah kepergian penguntit itu Randy memanggil asistennya.
"Iya pak" ucap Asisten Randy saat di panggil masuk oleh majikannya itu.
"Cari tahu siapa wanita ini" ucap Randy sambil melempar beberapa foto
"Baik pak" ucap Asisten Randy ,
Drrrt drrt ponsel Randy berbunyi , panggilan telepon dari Via
"Halo"
"Halo Randy apa ada perkembangan?"
"laki laki itu sampah"
"Maksud kamu?"
Panggilan di alihkan ke panggilan video
"Coba lihat , Dia bersama wanita lain"
"Sebentar itu si penyihir, kamu lupa ?"
"penyihir?"
"Dia Tania , Anak kakaknya Meysha"
"Oh aku ingat"
"Ya dia penyebab Meysha pergi, kakaknya ingin Meysha meninggalkan Ryan untuk Tania"
"Oo iya Meysha tidak menceritakan bagian ini"
"Foto itu diambil di mana?"
"Di Bandara"
__ADS_1
"Apa mereka berdua pergi ke sana untuk bulan madu, apa benar hati laki laki itu sudah berpaling dari Meysha?"