
Hai Readers ... terimakasih telah membaca novel pertamaku..
Episode kali ini pengen kasih visualisasi tokoh Rumah untuk Meysha ...
Silahkan berhalusinasi....
MEYSHA WIJAYA
RYAN HIMAWAN
TANIA WIJAYA
RANDY
Ini halusinasi author si...
Menurut kalian cocok engga...
__ADS_1
Like n Komen yaaa
selamat berhalu dan menikmati cerita nya.....
...****************...
Ryan melajukan mobilnya menuju kantor Meysha , sesampainya di kantor Ryan bertemu Via asisten Meysha.
Setelah mendapat laporan dari asistennya bahwa tidak ada informasi apa apapun dan tidak tercatat di penerbangan apapun.
"Siang Pak , Ada yang bisa saya bantu?" tanya Via pada Ryan , ia seperti pernah melihat laki laki di depannya itu.
"Siang , maaf saya ingin mencari Meysha" tanya Ryan
"Dengan bapak siapa?" tanya Via
"Saya Ryan , Calon suami nya"
"O ini laki laki yang di incar penyihir itu, sampai Meysha harus pergi" gumam Via
"Mari pak, kita bicara di dalam" ucap Via menunjuk ruang meeting , tunggu saya di sana saya akan minta buat minuman dahulu.
"Silahkan pak," ucap Via sambil duduk dan menyodorkan minuman.
"Terimakasih" ucap Ryan sambil meminum sedikit minuman yang di bawa Via.
"Begini pak, Dengan berat hati saya bilang bahwa perusahaan ini bukan lagi milik Ibu Meysha Wijaya"
"Sejak kapan?"
"Sejak hari ini , perusahaan sudah pindah tangan kepada pemilik barunya"
"Sekarang Ibu Meysha kemana?"
"Saya tidak tahu, sekarang ibu Meysha bukan lagi atasan saya , jadi saya tidak mengikuti kegiatan nya lagi"
"Tidak ada informasi apapun kah?"
"Anda calon suami nya harusnya anda lebih tahu"
"Iya , hari ini Meysha hilang begitu saja , apartemen sudah di jual perusahaan sudah di jual, Saya takut terjadi sesuatu pada Meysha"
__ADS_1
"Ibu Meysha pergi dengan banyak uang ,untuk apa anda khawatir"
"Karena aku mencintainya"
"Maaf pak saya tidak tahu apa pun tentang hal pribadi Ibu Meysha, dulu saat dia masih di sini pun ia jarang mengemukakan perasaan nya, pada saat pembantu nya meninggal pun dia juga tidak berbicara apa pun"
"Boleh aku meminta data pemegang terbaru perusahaan?"
"Maafkan saya pak , saya tidak bisa memberikan informasi apapun ini Rahasia perusahaan kami"
"Baiklah terima kasih atas waktu nya."
"Baik pak sama sama , semoga anda segera menemukan cinta anda"
"Hm"
Setelah Ryan pulang , ia pun murung kembali dan menangis memeluk ayahnya.
"Ada apa Sayang?"
"Yah , yang ayah katakan benar kemarin adalah salam perpisahan dari Meysha"
"Ada apa nak"
"Yah, kenapa di saat aku mengawasi nya dari dekat malah aku tidak tahu apapun, sekarang aku kehilangan Meysha"
"ceritakan dengan jelas nak"
Ryan menceritakan semua yang terjadi dengan Meysha
"Apa meysha tidak mencintaiku?" tanya Ryan pada ayahnya
"Kalau dia tidak mencintaimu dia tidak akan memberikan harta yang paling berharga padamu, ini pasti ada yang salah" ucap Ayah Ryan curiga
"Sekarang Ryan harus bagaimana ayah" tanya Ryan
"Lakukan sesuai kata hatimu nak, Ayah mendukungmu , Ayah percaya bahwa Meysha bukan gadis yang dengan sembarangan berbuat semacam itu , ini pasti ada yang menginginkan dia pergi" jelas Pak hadi
"Iya ayah , hari ini saja aku bertemu dengan adik meysha Tania , Dia bilang Meysha pergi bersama pacarnya "
"Engga sayang , meysha bukan orang yang seperti itu"
__ADS_1