Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Lima Puluh Empat - Harus Pergi Lagi


__ADS_3

"Untuk apa kak, aku memang masih tidak rela dengan keputusan mu untuk putus denganku waktu itu , tapi aku menghargai mu kak , aku tidak mungkin melakukan hal yang bisa mencelakai pasangan kak Jona ," ucap Lily panjang Lebar.


"Berhenti berpura pura" ucap Jonathan


"Kak , aku masih mencintaimu dapatkah kamu membuka kembali hatimu untukku" ucap Lily


"Kamu sudah menghianati ku , untuk apa aku memberikan kamu kesempatan" ucap Jonathan


"Tapi aku benar tidak melakukan apapun" ucap Lily


"Jika terjadi sesuatu pada calon istriku , kamu yang akan bertanggung jawab" ucap Jonathan


"Dia memang tidak seharusnya ada" gumam Lily dalam hati.


Jonathan menunggu Dokter yang sedang memeriksa Meysha ,


"Kenapa belum keluar juga" ucap Jonathan sambil terus mondar mandir di depan ruangan,


Drrrrt Drrrt drrtt Ponsel Jonathan berbunyi tertulis nama Ibu disana.


"Sayang , kenapa lama sekali Ryna dan Rany dari tadi menangis terus"


"Ibu tolong tenangkan mereka"


"Ada apa sayang? apa ada masalah?"


"Meysha jatuh dari tangga , bu?"


"Dimana ? kenapa bisa begitu ?"


"Di butik bu"


"Kalian ada dimana?"


"Di Rumah sakit , Bu"


"Ayah Jiao akan kesana"


"Iya bu, Maaf aku tidak bisa menjaga meysha"


"Kejadian ini bukan kamu yang mau ,, semoga meysha baik baik saja"


"Iya bu"


Panggilan di matikan


Sementara itu di dalam Ruang tindakan


"Auh" ucap Meysha terbangun


"Relax ya bu ,, kita terpaksa menjahit ulang luka ibu" ucap Dokter yang tengah melakukan aktifitasnya.


"Iya , tidak ada masalah yang lain kan?" tanya Meysha


"Tidak ada bu, hanya lecet ringan pendarahan juga sudah berhenti" ucap Dokter itu

__ADS_1


"Dok ada ponsel saya ?" tanya Meysha


"Ada , Sus ambilkan Ponselnya" ucap Dokter


"Ini Bu" ucap Suster memberikan ponsel pada meysha


Meysha menelpon seseorang di ponselnya


"Meysha , sudah hampir setahun kamu menghilang" ucap Wanita dari balik telepon


"Apa kabar Via?" ucap Meysha


"Kabar baik , kamu bagaimana?" ucap Via


"Aku juga baik ," ucap Meysha


"Aku sudah menikah dengan Rendy" ucap Via


"Baguslah" ucap Meysha "Bagaimana perusahaan ?" tanya Meysha


"Bu Shinta yang menanganinya" ucap Via


"Oke terima kasih" ucap Meysha menutup telepon


Meysha kembali menghubungi seseorang.


tuuut tuuuuut Panggilan terhubung


"Halo Om Hary"


"Iya om ada urusan pribadi yang aku harus selesaikan"


"Iya kamu menelantarkan perusahaan , membuat semua pemegang saham marah dan kakakmu yang menyelamatkannya"


"Iya Meysha minta maaf"


"Apa kamu ingin kembali?"


"Tidak Om , Meysha ingin bertanya sekarang berapa harta yang aku miliki"


"Hanya tersisa Rumah villa di pinggir kota"


"Bantu meysha urus villa itu ya Om, Untuk anak anak meysha nanti"


"Oke meysha, kamu dimana sekarang"


"Aku di China , Om"


"Apa kamu perlu uang di sana?"


"Tidak om , aku masih punya tabungan"


"Kabari om ya kalau kamu butuh bantuan"


Panggilan di matikan

__ADS_1


"Ahhh" Meysha menarik nafas panjang


"Apa sakit bu?" Tanya Dokter


"Oh , ga dok saya sedang memikirkan yang lain" ucap Meysha


"Apa Ibu perlu tempat tinggal ?" tanya Dokter yang di ketahui bernama Ha na


"Iya dok, tapi aku tidak ingin yang di pinggir kota ,, yang tidak ramai seperti disini" ucap Meysha


"Ada rumah di dekat rumah orang tua saya , disana pekarangannya juga luas bisa bikin usaha di sana, tapi kenapa anda ingin membeli rumah setelah bersama dengan Tuan Jonathan?" tanya Dokter Ha na


"Saya memang akan menikah dengan Jonathan , tapi seseorang dari masa lalunya menyadarkan aku dari mimpi indahku" ucap Meysha


"Tapi saya melihat Tuan Jonathan sepertinya sangat mencintai anda" ucap Dokter Ha na


"Iya dia memang sangat mencintai saya ,, tapi dia seharusnya bisa mendapatkan sosok yang lebih baik dari saya" ucap Meysha


"Tolong saya perban kepala saya dan rawat saya agar saya bisa mengurus kepindahan saya" ucap Meysha


"Baik , saya akan membantu anda" ucap Dokter Ha na


"Akhirnya aku harus pergi lagi" ucap Meysha pelan setelah dokter pergi.


Setelah menyelesaikan tugasnya , dokter keluar dari ruangan Meysha.


Jonathan, Lily dan ayah Jiao segera menghampiri Dokter Ha na


"Bagaimana dok, kenapa lama sekali" ucap Jonathan


"Ibu meysha sekarang baik baik saja , pendarahan dari luka bekas lahiran sudah di jahit kembali, hanya cedera ringan sebentar lagi akan di urus ke rawat inap" ucap Dokter Ha na


"Baik dok , apa boleh saya menemuinya?" tanya Jonathan


"Boleh silahkan masuk" ucap Dokter Ha na


"Terima kasih Dok" ucap Ayah Jiao


"Sudah menjadi tugas kami" ucap Dokter Ha na


Jonathan , Lily , Ayah Jiao langsung masuk ke Ruangan tempat meysha berada , terlihat meysha sedang tertidur dengan balutan perban di kepala dan tangannya.


"Meysha sayang" ucap Jonathan melihat kondisi Meysha kemudian membelai rambut dan memegang tangan meysha.


Ayah Jiao melihat Lily yang terus menempel pada Jonathan.


"Kamu sebaiknya pulang" ucap Ayah Jiao


"Yah aku..." ucap Lily terpotong oleh Ayah Jiao berbicara


"Jonathan akan menikah , kamu tidak usah mengurusi urusan Jonathan lagi" ucap Ayah Jiao tegas.


"Tapi Meysha jatuh di butik ku, aku tidak ingin nantinya di bilang lepas tanggung jawab" ucap Lily


"Kami tidak akan menuntut butik karena kejadian ini, kamu pulanglah"

__ADS_1


__ADS_2