
Drrt drrrt drrrrt panggilan telepon dari ponsel Ryan
Ryan menerima panggilan dari Randy
"Ryan dengarkan saya , saya sudah menemukan Meysha , sekarang juga jemput Meysha di Bandara internasional dia akan Terbang ke China Setengah jam dari sekarang" ucap Randy
"Thanks Randy" jawab Ryan
Setelah menerima panggilan Ryan langsung berdiri dan berlari bergegas menuju mobilnya , sampai di Loby Tania melihat Ryan berlari , ia pun mengikuti nya.
"Meysha sayang tunggu saya, Anakku tunggu Ayah nak cegah ibumu, ayah segera kesana" gumam Ryan sambil mengendarai mobil nya.
Jalanan sangat ramai membuat Ryan tidak bisa cepat cepat menuju bandara.
"Ya Allah, pertemukan aku dengan Meysha ku" gumam Ryan
...****************...
"Perhatian, para penumpang pesawat tujuan China dipersilahkan naik ke pesawat udara melalui pintu sebelah Kanan , terimakasih"
"Selamat tinggal Ryan, semoga bahagia" ucap Meysha ketika mendengar pesawat ke China akan berangkat.
Sangat berat ia melangkah, ber kali kali Meysha menengok ke belakang, entah apa yang ia tunggu, tapi ingatannya kembali mengingat kejadian di restoran , segera bergegas menuju pesawat.
Ryan tiba di bandara ia di sambut oleh orang suruhan Randy menyodorkan tiket pesawat ke China, kemudian Ryan memberikan kunci mobilnya.
"Cepat pak, Pesawat akan segera berangkat lima belas menit lagi" ucap Orang itu
"Baik terimakasih" ucap Ryan sambil berlari menuju pintu sebelah kanan Bandara.
Ryan berlari menuju pesawat yang akan menerbangkan Meysha menuju China, ketika masuk ke pesawat Ryan melihat punggung Meysha.
"Meysha" panggil Ryan sambil menepuk pundak wanita itu membuat kaget wanita itu.
"Maaf" ucap Ryan ketika melihat orang yang di tepuk nya bukan Meysha.
__ADS_1
Ryan terus mencari Meysha
"Pak dimana tempat duduk anda?" tanya Pramugari menegur Ryan yang Panik
"Maaf saya sedang mencari seseorang" ucap Ryan sambil melambaikan tiket pesawat nya.
"Mohon lebih tenang" ucap Pramugari itu lagi
Ryan kembali menyusuri pesawat yang menuju China itu
Sampai ia melihat seorang wanita yang sangat ingin ia lihat sedang melihat ke arah jendela pesawat.
Ryan meminta orang di samping Meysha duduk di tempat duduknya , dan Ryan duduk di samping Meysha, Pesawat pun mulai meninggalkan landasan.
Ketika pesawat sudah stabil , Ryan menyodorkan minuman kepada meysha yang masih asik menatap awan
"Maaf saya tidak minum" ucap Meysha
Merasa di tolak Ryan mencari alasan lain , Ryan pun menyodorkan makanan ringan pada Meysha.
Ryan kembali menyodorkan buku cerita, kembali di tolak oleh Meysha tanpa menengok lagi.
Kemudian Ryan mengambil sesuatu dari saku jasnya , sepasang cincin yang selalu ia bawa kemanapun , cincin yang belum sempat di berikan pada Meysha, Ryan menyodorkan Cincin itu pada Meysha.
"Apa sih..." ucap Meysha terpotong melihat sepasang cincin yang di sodorkan padanya , Meysha pun menoleh ke arah laki laki yang menyodorkan cincin padanya.
Seakan air tanpa kran , air mata meysha mengalir begitu saja melihat Ryan yang berada di sampingnya
"Menikah lah dengan ku Meysha ku" ucap Ryan
"Untuk apa kamu disini?" tanya Meysha
"Untuk Kamu dan anakku" ucap Ryan sambil memegang perut Meysha
"Kamu tahu ini?" tanya Meysha
__ADS_1
"Apa kamu tidak ingin memeluk ku?" tanya Ryan sambil merentangkan tangannya
"Tidak mau , kamu sudah bukan milikku" ucap Meysha
"Aku hanya akan jadi milikmu dan kamu hanya milikku, jangan pernah meninggalkan aku lagi" ucap Ryan sambil memeluk Meysha
Meysha sangat senang , tapi ia ingin tahu apa hubungan Ryan dan Tania
"Maafkan aku menghilang dari mu," ucap Meysha yang di potong oleh Ryan
"Cukup Meysha , setiap masalah harus kita bicarakan bukan lari seperti ini aku pernah bilang tidak ada siapapun yang bisa memisahkan kita" ucap Ryan sambil memeluk Meysha dengan lembut
"Maafkan aku Ryan , aku berfikir pendek dan hanya bisa kabur" ucap Meysha di pelukan Ryan
"Terlebih kamu membawa anak kita" ucap Ryan kembali menyentuh perut Meysha yang masih rata itu.
"Bukan anak kita" ucap Meysha
"Maksud nya?" tanya Ryan bingung
"Tapi anak anak kita" ucap Meysha
"Iya Duo Baby , terima kasih sayang" ucap Ryan
"Kamu tahu ini?" tanya Meysha
"Randy yang memberi tahu semuanya" ucap Ryan
"Lalu bagaimana dengan Tania?" tanya Meysha
"Tania memang mendekati ku saat kamu pergi , dan dia selalu menempel padaku tapi aku tidak membuka hati untuknya, tapi sekarang aku sudah mengusirnya" ucap Ryan
"Aku lihat kamu dan Tania di restoran" ucap Meysha
"Iya , Randy sengaja mempertemukan kita tapi aku mengacaukan segalanya dengan membiarkan wanita itu menempel padaku dan sampai kamu melihatnya , dan hampir aku kehilangan kamu lagi" ucap Ryan
__ADS_1
"Jangan Harap aku bisa melepaskan kalian begitu saja , kakak ku sayang"