
"Ini Hadiahnya pak" ucap Simon setelah kembali dari perburuan nya.
"Waw , apa gak berlebihan untuk teman wanita?" tanya Raja melihat Kalung berlian berbentuk bintang kecil.
"Untuk kelas anda tidak berlebihan" ucap Simon
"Baiklah , Aku duluan" ucap Raja
"Pak" ucap Simon menghentikan langkah Raja.
"Ya" ucap Raja menoleh ke arah Simon
"Semangat" ucap Simon sambil mengepalkan tangannya, Raja mengerutkan dahinya dan berlalu pergi meninggalkan Simon.
Raja melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju Aula konser Maha Rany.
...****************...
"Hai sayang , selamat konser perdananya" ucap Mama Meysha
"Hai Dek , maaf kakak gak bisa ikut" ucap Ryna di panggilan Video dengan Rany
"Iya tidak apa apa , melihat kalian aku makin semangat" ucap Rany terharu.
"Oooo jangan menangis kamu cantik sekali" ucap Ryna melihat adiknya yang sudah siap naik panggung
"Kami akan streaming dari sini" ucap Mama Meysha.
"Iya makasih , Yah , Mah , kak kalau ga ada dukungan dari kalian aku juga bukan apa apa" ucap Rany.
"Uuuh adikku udah besar" ucap Ryna
"Ma" ucap Andy
"Iya sayang , kamu jaga kakak di sana ya" ucap Mama Meysha yang hanya di jawab anggukan oleh Andy.
"Mah udah dulu ya , udah waktu nya On air" ucap Rany
"Maha Rany...." ucap Mama Tania masuk ke ruang ganti Rany
"Siapa sayang?" tanya Mama Meysha mendengar suara yang tidak asing , tapi Rany sudah mematikan Telepon nya.
"Siapa?" tanya Rany
"Mama Tania , Mama nya Raja" ucap Mama Tania
__ADS_1
"Ooo Rany Tante" ucap Rany malu
"Jangan panggil Tante dong , panggil Mama aja" ucap Mama Tania
"Rany siap siap ya" ucap Kru memberitahu Rany untuk naik panggung
"Ma , aku naik panggung dulu" ucap Rany
"Iya sayang" ucap Mama Tania , Rany pergi meninggalkan mama tania di dalam ruang tunggu Rany.
"Rany , cantik , tapi setelah di lihat langsung seperti tidak asing , apaaa ,, ahh aku terlalu banyak berfikir?" ucap Mama Tania bergumam , dan meninggalkan Ruang tunggu menuju kursi yang sudah di sediakan Rany. Di sana sudah ada Raja yang tengah duduk.
"Raja" ucap Mama Tania
"Mama" ucap Raja
Rany naik panggung dan melihat penonton yang hadir sangat banyak dan memegang papan namanya membuat dia semakin percaya diri.
Rany mulai bernyanyi dengan merdu nya , sesekali ia menengok ke arah Raja yang tidak pernah berhenti menatapnya.
Konser pun selesai Rany berganti baju dan keluar bersama Andy dan Lee Hyun.
"Selamat Rany" ucap Raja yang menunggu di depan pintu.
"Kak Raja , Terimakasih" ucap Rany
"Terimakasih sudah datang" ucap Rany
"Apa sudah makan?" tanya Raja , pada Rany
"Belum" ucap Rany , kemudian mengisyaratkan kepada adik dan managernya untuk pergi lebih dulu.
"Silahkan" Ucap Raja memberikan jalan pada Rany
Raja dan Rany sampai di Restoran dekat aula tempat konser Rany di selenggarakan.
"Untukmu" ucap Raja menggeser kotak putih itu , Setelah memesan beberapa makanan.
"Apa ini?" tanya Rany , Sebenarnya ia tahu jikalau ini adalah kotak perhiasan , tapi ia pura pura tidak tahu.
"Hadiah" ucap Raja
Rany membuka kotak itu , ia melihat kalung bintang kecil di dalam kotak itu ia pun menutupnya lagi dan mengembalikan nya.
"Ini mahal , maaf aku tidak bisa menerimanya" ucap Rany menggeser lagi kotak perhiasan itu.
__ADS_1
"Tidak , ini sepadan dengan apa yang kamu sajikan malam ini" ucap Raja
"Tapi kak...." ucap Rany terpotong karena Raja mengambil kalung itu dan berdiri hendak memakai kan pada Rany.
"Kak" ucap Rany kembali terpotong karena wajah mereka yang begitu dekat.
"Nah cantik" ucap Raja kembali duduk dan menyantap makanannya
"Terimakasih kak" ucap Rany tersipu , ia juga beberapa kali memegang kalung nya.
"Oya , kamu menerima beasiswa itu ?" tanya Raja pada Rany.
"Iya Kak , aku menerima karena aku masih harus banyak belajar , apa lagi ingin go internasional , jadi harus mulai dari menerima beasiswa ini" ucap Rany
"Iya , Apa sudah tahu tinggal di mana ?" ucap Raja
"Aku , belum" ucap Rany
"Kamu bisa tinggal di apartemen ku?"
"Apartemen Kak Raja?"
"Iya"
"Kita belum resmi...." Rany salah tingkah
"Oh bukan , Aku mempunyai bisnis properti" Raja menjelaskan
"Oo akan aku bicarakan dengan manager ku , kak" ucap Rany sedikit kecewa
"Kak ? tidak perlu memanggil ku seperti itu" ucap Raja
"Kenapa?"
"Harusnya kamu lebih tua dariku" ucap Raja.
"Oh iya" ucap Rany singkat ia sudah kehilangan Mood
"Kenapa ? apa yang kamu harapkan?"
Rany menyantap makanan nya dengan cepat , Raja memperhatikan raut muka Rany yang berubah , entah kenapa sangat terasa sesak melihat rau Rany yang sedih.
"Kamu mau tinggal bersama ku?
bersambung
__ADS_1
happy reading