
"Apa kamu mencintai Meysha?" tanya Ibu Fang
"Ya bu , sebelum dia mengganggu kami saling mencintai dan akan menikah , tapi tidak di sangka Meysha menuruti keluarganya dan meninggalkan aku" ucap Ryan
"Ibu tidak mau berbohong Anak ibu juga mencintai Meysha , apa kamu tidak apa apa" ucap Ibu Fang
"Iya aku sudah tahu , selagi Meysha memilih nya aku akan berlapang dada , tapi aku ingin bertanya apa kalian menerima Meysha yang sedang mengandung anakku?" tanya Ryan
"Aku tidak keberatan" ucap Jonathan
"Jonathan , Ibu bertanya kalau Meysha memilih kembali pada Ryan kamu bagaimana?" tanya Ibu Fang pada Jonathan
"Aku juga mencoba berlapang dada" ucap Jonathan
"Bicaralah dengan Meysha" ucap Ibu Fang
"Iya Bu" ucap Ryan
Tok tok tok
"Meysha boleh aku masuk?" tanya Ryan
"Masuklah" ucap Meysha
Secercah harapan bersinar saat Meysha mengatakan itu , Ryan pun masuk ke kamar meysha.
"Apa kamu baik baik saja"
"Aku tidak baik baik saja Ryan , Aku takut sangat takut"
"Sekarang sudah tidak apa apa kamu aman"
"Kamu yakin ? bagaimana dengan besok ? lusa? bulan depan? tahun depan? kamu bisa jamin aku akan baik-baik saja?"
"Aku akan melindungi mu"
"Melindungi seperti apa ? mengganti kan aku jatuh? mengganti kan aku di pukuli ? mengganti kan aku dibunuh?"
"Meysha"
"Kamu hanya akan membuatku sedih"
"Meysha aku yakin kamu mencintaiku dan aku mencintaimu , kita saling mencintai"
"Ya aku akui aku mencintaimu tapi terkadang cinta tidak bisa bersama"
"Kita bisa bersama Meysha , di perutmu ada bayiku lakukan demi mereka , mereka tidak boleh lahir tanpa ayah"
__ADS_1
"Kamu bisa menjadi Ayahnya kamu boleh datang menengoknya bermain bersama nya, tapi aku tidak bisa bersamamu"
"Meysha"
"Menikah lah dengan Tania , Ryan"
"Meysha aku tidak mencintainya , aku mencintaimu"
"Tania Mencintai mu, hanya dengan kamu menikah dengan tania aku akan aman, sebenarnya tania adalah gadis baik"
"Meysha kamu menyakiti hati ku"
"Lakukan demi anak anakmu, hanya cara itu yang bisa menghentikan Tania"
"Tania sedang di penjara"
"Kamu yakin kakakku akan diam saja? tunggu saja kabar mungkin sekarang dia sudah keluar"
"Meysha" Ryan meneteskan air mata nya
"Keputusan ada di tangan kamu , Ryan"
"Aku akan menikah dengan Tania , tapi kamu juga harus menikah dengan Jonathan"
"Aku akan coba menerima Jonathan"
"Ryan anak anakku bukan barang yang bisa di bagi begitu saja, dan aku tidak akan membiarkan tania merawat anakku"
"Kamu yang bilang Tania gadis baik"
"Aku tidak mau"
"Jangan egois Meysha , kamu tidak memikirkan apa yang aku rasakan"
"Lalu , menurut mu harus bagaimana? ada jalan keluar lain ?"
"Untuk sekarang tidak ada , kita jalani ini bersama Meysha suka dan duka"
"Ryan Tania hendak mengayunkan Tongkatnya pada anak anakmu hari ini , Dulu dia ingin menjatuhkan anak anakmu dari ketinggian, aku takut Ryan" Meysha menangis tersedu
"Jangan menangis"
"Apa masih ada waktu memikirkan perasaan aku , perasaan kamu sementara anak anak kita dalam bahaya?"
"Siapa yang Egois, Ryan? siapa? aku begini demi apa? kamu begini demi apa? fikirkan itu saja" lanjut Meysha sambil terus menangis dan mengelus perutnya yang mulai membesar itu.
"Anak kita kembar mereka tidak boleh di pisahkan , Ryan"
__ADS_1
"Iya aku tahu"
"Menikah lah dengan Tania"
"Meysha"
"Ryan"
"Aku mencintaimu"
"Aku Juga masih mencintai mu Ryan" ucap Meysha sambil mengusap Air mata Ryan yang jatuh di pipinya , begitu juga Ryan melakukan hal yang sama.
"Ini keputusan ku Ryan, Menikahlah dengan Tania , dan aku akan menerima Jonathan dan merawat anak anak kita"
"Baik , Baik Meysha aku terima keputusan mu"
"Terimakasih Ryan"
"Jagalah anak anakku dan berbahagialah"
"Kamu juga Berbahagialah" Meysha mencium punggung tangan Ryan, begitu juga sebaliknya.
Ryan meninggalkan kamar Meysha, dan menutup pintu kamar Terlihat sembab mata Ryan , Jonathan ingin bicara tapi di jawab angkat tangan oleh Ryan.
Jonathan pun diam dan masuk ke kamar Meysha , terlihat Meysha sedang menangis tersedu , dengan hangat Jonathan memeluk dan menepuk pundak Meysha , Meysha pun menyambut nya.
"Ayo kita menikah kak"
"Hussst hussst" Jonathan terus menenangkan Meysha, memang ia mau menikah dengan Meysha tapi tidak dalam kondisi seperti ini , ia ingin Meysha mencintai nya.
...****************...
Ryan mengemasi barang-barang nya , dan pindah ke hotel , setelah beristirahat Ryan berniat menemui Tania di Kantor polisi
"Tania"
"Kakak"
Polisi membuka kan sel tahanan Tania , Sekarang Tania dan Ryan duduk berhadapan.
"Kak aku minta maaf"
"Kenapa kamu melakukan hal senekat itu"
"Aku mencintaimu kak"
"Kenapa kamu ingin membunuh anakku di saat kamu mencintai ayahnya"
__ADS_1