
"Baik lakukanlah, apa Ayah juga meminta mu agar memberikan informasi padanya?" tanya Meysha
"Tidak , beliau hanya berkata untuk menjaga anda , Apabila anda tidak mempunyai tujuan, beliau meminta saya untuk menghantarkan anda ke villa pinggir kota" ucap Ha Joon jujur.
"Saya tidak mungkin kesana, sebenarnya ada kalian di sini juga sangat membuat aku tidak enak dengan Ayah Jiao, karena aku akan menyakiti anak nya, dan dia malah masih membiayai kalian untukku" ucap Meysha
"Tidak perlu pedulikan itu , anda sudah membuat keputusan besar untuk pergi , ya lanjutkan" ucap Ha Joon
"Terimakasih Ha Joon" ucap Meysha
"Sama sama Bu" ucap Ha Joon pelan
Meysha pun ikut terlelap , hanya tinggal Ha Joon yang tertidur
Ha Joon menepikan mobilnya di salah satu stasiun pengisian bahan bakar untuk mengisi bahan bakar juga untuk istirahat sebentar karena perjalanan masih begitu jauh.
Mentari pagi kembali memancarkan sinarnya
Meysha terbangun dari tidurnya lalu membangun kan We wei dan Lee lee.
"Bangun" ucap Meysha
Mereka pun turun dan singgah di toilet stasiun pengisian bahan bakar.
Rany dan Ryna pun sudah bangun , Mereka bergantian mandi dan membersihkan diri.
Ha joon bangun dari tidurnya, dan melihat ke kanan ke kiri tidak menemui siapa pun segera keluar dari mobil dengan tergesa gesa
"Ibu Meysha" teriak Ha joon.
"Hey kenapa teriak teriak" ucap We wei yang sedang menggendong Rany
"Mana ibu meysha ?"ucap Ha Joon.
"Ibu Meysha sedang mandi" ucap We wei
"Oh syukurlah , kenapa tidak membangunkan aku?" tanya Ha Joon
"Sudah tapi kamu lanjut mendengkur" ucap We wei
Kemudian keluarlah Lee Lee bersama Ryna ,
"Mandi dulu sana" ucap Lee lee
"Aku mau gendong , boleh?" tanya Ha Joon
__ADS_1
"Boleh , Tapi mandi dulu" ucap Meysha keluar dari kamar mandi memakai Dress bunga selutut
"Siap Bu" ucap Ha Joon langsung berlari ke kamar mandi
"Huu gilirang Ibu Meysha yang bilang aja cepet " sindir Lee lee yang dibalas oleh Ha joon dengan menjulurkan lidahnya.
"Kita cari makan dulu" ucap Meysha setelah semua berada di dalam mobil , Ha Joon mengangguk dan melajukan mobilnya.
...****************...
prakkkkk
"Ada apa bu" teriak Jonathan setelah mendengar suara di kamar bayi
"Rany sama Ryna ga ada , baju bajunya juga ga ada" ucap Ibu Fang
"Coba ke kamar We wei dan Lee lee" ucap Jonathan
Jonathan berlari ke arah kamar We wei , ia tidak menjumpai barang barang di sana.
"Oohh mereka membawa pergi cucu cucuku" ucap Ibu Fang kemudian pingsan.
"Ibu" ucap Jonathan
Jonathan membawa Ibu Fang menuju ruang keluarga
"Anak anak hilang , we wei dan Lee lee juga , segera lapor polisi Yah" ucap Jonathan
"Jonathan , telepon Rumah sakit apa Meysha masih ada di sana" ucap Ibu Fang
Jonathan langsung mengambil ponsel dan menelpon Rumah sakit.
"Pagi pak"
"Ruangan Mawar Ibu Meysha bagaimana keadaannya?"
"Maaf pak ,ibu Meysha sudah keluar sejak tadi malam"
Jonathan menjatuhkan ponselnya , hingga meneteskan air mata nya
"Apa Meysha pergi?" tanya Ibu Fang
"Iya bu" ucap Jonathan menangis dan memeluk Ibu Fang
"Kemana Meysha?" ucap Ibu Fang
__ADS_1
"Entahlah bu, ini semua salahku karena masih membiarkan wanita itu memeluk ku" ucap Jonathan terus menangis ia betul betul patah hati dan merasakan sakit di dadanya.
Jonathan menelpon Meysha tapi tidak ada jawaban
"Bu" ucap Jonathan
"Sabar sayang , mungkin ini keputusan Meysha" ucap Ibu Fang memeluk Jonathan
Jonathan kembali ke kamarnya terduduk di balik pintu dan kembali menangis ia menundukkan kepalanya dan menitikkan air mata nya.
"Meysha maafkan aku, kamu kemana?" Ucap Jonathan
Ibu Fang melihat Ayah Jiao yang tenang membuat curiga
"Ayah pasti tahu sesuatu" ucap Ibu Fang
"Meysha sudah pergi harus bagaimana" ucap Ayah Jiao
"Apa Meysha mengatakan sesuatu?" tanya Ibu Fang
"Disini bukan Rumah untuk Meysha" ucap Ayah Jiao
"Maksud ayah apa?" tanya Ibu Fang tidak mengerti
"Kita sudah mencintai dia menerima dia , tapi dia memilih pergi , untuk apa di tangisi" ucap Ayah Jiao
"Ayah, Ibu gak suka ayah seperti ini" ucap Ibu Fang ia kecewa dengan sikap acuh ayah Jiao.
"Sudahlah lebih baik panggil Annchi dan lakukan perjodohan untuk Jonathan" ucap Ayah Jiao
"Ayah , Jonathan mencintai Meysha" ucap Ibu Fang
"Meysha tidak mencintai Jonathan, bu" ucap Ayah Jiao
"Aku yakin mereka saling mencintai" ucap Ibu Fang pergi
"Panggil Annchi , suruh nikahkan putrinya dengan Jonathan" ucap Ayah Jiao
"Ayah , sudah jangan berkata lagi" ucap Ibu Fang
"Coba kamu tanya anakmu apa yang di lakukan kemarin sampai Meysha pergi , kalau di hatinya memang masih ada Lily anak Annchi." ucap Ayah Jiao
"Lily" ucap Ibu Fang
"Iya Lily kekasih masa kecilnya sudah kembali" ucap Ayah Jiao
__ADS_1
Ibu Fang bingung , ia sudah sangat menyayangi Meysha apakah harus mencari Meysha atau harus melupakan Meysha bagaimanapun meski Lily pernah meninggalkan Jonathan tapi secara status Lily lebih baik dari Meysha yang hanya seorang tanpa identitas .
"Nikahkan Lily dengan Jonathan"