Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Dua Puluh Lima


__ADS_3

"Apa mereka berdua pergi ke sana untuk bulan madu, apa benar hati laki laki itu sudah berpaling dari Meysha?" tanya Via


"Yang laki laki datang ke sini untuk bekerja, kalau yang perempuan entah apa motif dia kesini" ucap Randy


"Pasti untuk menguntit laki laki lah" ucap Via


"Menurut kamu seperti itu?" tanya Randy


Tiba tiba Asisten Randy masuk


"Pak ada berita buruk" ucap Asisten Randy , Via yang mendengar nya semakin serius mendengarkan


"Ada apa" ucap Randy


"Gawat pak, kita kecolongan Ryan Tinggal di Apartemen tempat Meysha dan Pak Randy tinggal , dia di bawah lantai kalian" ucap Asisten Randy


"Usir laki laki itu" ucap Randy


"Randy Randy dengarkan aku" ucap Via , Randy yang mendengarnya menyuruh asisten nya pergi dulu.


"Ada apa Via" tanya Randy


"Randy, biarkan mereka bersama mungkin itu takdir dari sekian banyak apartemen disana mereka di pertemukan satu apartemen" ucap Via


"Tapi dia laki laki sampah" ucap Randy


"Please Randy jangan egois, bukannya kamu bilang Tania di hotel dan Ryan di apartemen? kalau Ryan tidak setia dengan Meysha harusnya dia bawa tania ke apartemen, Tapi Ryan tidak melakukan itu ," ucap Via


Randy berfikir sejenak dengan perkataan Via.


"Randy , Meysha sedang hamil dia perlu dukungan dari orang yang di cintai nya , mungkin dia selalu berpura-pura tegar sebenarnya dia rapuh" ucap Via


"Randy kamu tahu Meysha dari kecil sudah di tinggal kedua orang tua nya, kemudian di adopsi oleh ibu wijaya , dia tidak mendapatkan cinta dari kakaknya, dari semasa sekolah kuliah sampai kerja dia tidak pernah berpacaran dia tidak mau membuka hati untuk siapapun, sampai dia menceritakan padaku ada laki laki yang baru ia temui dan melamarnya dia sangat senang sekali , kemudian sebulan yang lalu dia menangis padaku bilang dia harus pergi meninggalkan laki laki itu , sampai dia memberikan harta paling berharga pada Laki laki itu, berharap benih itu akan tumbuh, mungkin pemikiran dia dangkal dan konyol tapi yang Meysha inginkan adalah keluarga , kamu tahu kakaknya tidak pernah menginginkannya sekalinya ingin minta ia meninggalkan seseorang yang di cintai nya, ia hanya ingin keluarga yang tulus" jelas Via " Maaf kalau aku banyak bicara tapi ini harus aku ceritakan agar kamu tidak salah langkah, yang menurut kamu jelek bukan berarti seperti itu" lanjut Via


"Oke , menurut kamu aku harus apa?" tanya Randy setelah mendengar penjelasan dari Via yang ternyata banyak yang ia tidak tahu tentang Meysha.


"Biarkan mereka bertemu" ucap Via


"Menurut kamu seperti itu?" tanya Randy


"Iya Randy , biarkan mereka bahagia" ucap Via


"Lalu apa yang aku dapatkan setelah mendengar perkataan kamu" ucap Randy , Randy merasa Via sudah banyak berubah hatinya pun bergetar mendengar perkataan Via, sebelumnya tidak ada yang bisa membantah perkataannya , tapi Gadis ini bisa membuat goyah keputusan nya.

__ADS_1


"Kamu mau apa, aku rela memberikan apapun untuk Meysha" ucap Via


"Tubuh mu , Aku ingin tubuhmu" ucap Randy tegas


"Asal kamu menikahi ku, akan aku berikan" ucap Via tegas , kemudian menutup teleponnya , pipinya mendadak memerah bak kepiting rebus , harusnya yang ia laku kan adalah Memarahi Randy tapi ia malah minta di nikahi Randy.


panggilan telepon di matikan


Randy tersenyum mendengar jawaban Via yang malu , kemudian memanggil asistennya.


"Iya pak"


"Siapkan Makan malam yang sangat romantis"


"Baik pak"


"Kirimkan Kontak Ryan"


"Iya pak"


Randy menelpon Meysha


"Halo Randy"


"Ini mau beresin barang barang, hari ini aku pulang"


"Mau di jemput?"


"Tidak usah"


"Oke , nanti malam bisa makan malam denganku?"


"Bisa , Dimana?"


"Akan aku kirim alamat nya, Ingat harus dandan yang cantik"


"Kalo gitu aku gak mau"


"Please kali ini aja"


"Oke"


"Thanks Mey"

__ADS_1


"welcome"


Panggilan telepon dimatikan


Randy menelpon Ryan


"Halo Dengan Ryan"


"Halo Pak Ryan , Saya Randy Direktur Angkasa group"


"Oh iya , saya baru dapat Rinciannya akan saya pelajari dulu dan akan saya ajukan proposal nya"


"Tidak usah buru-buru pak Ryan , Saya ingin mengundang anda Makan malam"


"Oh Bisa Pak dimana?"


"Akan saya kirim alamat nya"


"Oh baik pak"


"Saya tunggu"


Panggilan di matikan


...****************...


Drrrt drrrrt panggilan telepon dari Tania , kemudian Ryan mengambil ponsel dan mengangkat nya.


"Ada apa Tania"


"Nanti malam jalan ya"


"Maaf nanti malam saya ada acara"


"Acara apa?" ucap Tania " Aku ikut" lanjut Tania


"Aku akan meeting dengan klien, tidak usah ikut"


"Aku tidak akan menggangu, setelah meeting kita jalan"


"Terserah yang penting jangan menggangguku"


"Nanti malam jemput aku ya"

__ADS_1


__ADS_2