Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Enam Puluh Delapan - Masa Lalu Ha Joon


__ADS_3

"Ayah ku sudah Meninggal" ucap Ha Joon sambil menyandarkan dagunya ke pundak Meysha


"Maafkan aku" ucap Meysha berbalik menghadap Ha Joon dan meletakkan tangannya di dada bidang Ha Joon.


"Ayahku meninggal karena kecelakaan yang terjadi Lima tahun yang lalu, mobil yang di tumpanginya hilang kendali dan akhirnya masuk ke jurang, ayahku meninggal di tempat saat peristiwa itu" ucap Ha Joon memulai ceritanya , Meysha mendengarkan dengan seksama masa lalu Ha Joon, Meysha melingkar kan kembali tangannya pada pinggang Ha Joon dan kembali mendengarkan.


"Bukan hanya ayahku saja yang meninggal karena peristiwa itu, kakak laki lakiku juga meninggal bersama ayahku" ucap Ha Joon sambil terus memandang gedung Joon's Group.


Meysha memeluk Ha Joon dan menepuk nepuk punggung nya, Ha Joon pun membalas pelukan Meysha.


"Peristiwa itu entah anugerah atau musibah untuk aku dan ibuku" ucap Ha Joon kembali bercerita


"Maksud kamu , tentu itu musibah" ucap Meysha sambil menatap mata Ha Joon dengan posisi tangan masih sama sama memeluk pinggang.


"Ibuku adalah istri kedua ayahku setelah istri pertama nya meninggal karena sakit keras yang meninggalkan anaknya masih usia balita, Ayahku pun menikahi ibuku, ibuku merawat kakak dengan segenap jiwa raganya dan akhirnya ibuku hamil dan melahirkan aku" ucap Ha Joon


"Ayahku sangat mencintai kakakku, menyayangi kakakku karena kakakku adalah seorang jenius ber IQ tinggi, jauh dari aku yang hanya siswa yang standar , tidak sehebat kakakku" ucap Ha Joon lagi.


"Aku selalu iri dengan sikap Ayahku memanjakan kakakku, perlakuan nya pada kakak dan padaku sungguh berbeda, tapi aku diam saja, kakak memang pantas untuk di banggakan bahkan aku sangat bangga mempunyai kakak yang seorang jenius, hanya saja kakakku selalu mengira bahwa aku ingin merebut posisinya di Perusahaan, dan selalu mencoba menjatuhkan aku, sampai kecelakaan itu terjadi kakak dan ayahku meninggal, perusahaan di olah oleh ku dan oleh ibu sebagai ahli waris, tapi jujur saja aku merasa tidak enak karena menjadi posisi tertinggi di perusahaan adalah merebut dari kakakku , aku memutuskan untuk mencari pengalaman dan pergi meninggalkan ibu dan Joon's group, seperti yang kamu tahu aku bekerja pada Tuan Jiao" ucap Ha Joon


Meysha masih mendengar kan cerita Ha Joon yang lumayan rumit itu.


"Hingga aku mendapat kabar jika perusahaan tidak stabil, awalnya aku akan pulang dan mengundurkan diri, tapi belum sempat aku mengundurkan diri, Tuan Jiao menyuruhku untuk menjaga bidadari cantik , yang tidak menyangka aku berkhianat dan membawa kabur mantan calon menantunya." ucap Ha Joon


"Ya Aku tidak menyangka akan takluk pada pria muda sepertimu" ucap Meysha


"Aku jatuh cinta padamu saat pertama kali kita bertemu di rumah sakit, kamu majikan yang tidak pernah memperlakukan kami sebagai bawahan ,, kamu merangkul kami seperti keluarga, aku sangat tersentuh" ucap Ha Joon mencolek hidung Meysha.


"Sejak peristiwa itu aku selalu jadi nomor satu di perusahaan , selalu di pandang di segani juga di hormati tidak di pandang sebelah mata lagi seperti dulu , makanya aku dan ibu bingung harus senang atau sedih" ucap Ha Joon sambil merapikan rambut Meysha.


"Sungguh bukan kisah yang mudah , tapi yang sudah terjadi tidak akan bisa kembali tapi masa depan ada di depan kita dan akan kita lalui , seperti aku mungkin orang akan berfikir aku murahan aku tidak tahu diri atau apalah , tapi yang tahu jelas adalah diri kita sendiri tidak perlu memikirkan atau menjadi beban jalani dan lalui itu saja " ucap Meysha


"Meysha , Jadilah istriku satu satunya dan selama lamanya" ucap Ha Joon


"Aku akan berusaha" ucap Meysha

__ADS_1


"Aku akan mencintaimu , mencintai Ryna dan Rany dengan sepenuh hatiku , meskipun kelak aku memiliki anak bersamamu aku tidak akan membedakan mereka, karena aku lebih tahu rasanya di perlakukan seperti itu, aku tidak mau di rasakan oleh Rany dan Ryna." ucap Ha Joon


"Terimakasih Ha Joon Oppa" ucap Meysha mencium pipi Ha Joon


Mereka pun saling menatap , Ha Joon sangat lega akhirnya ia melepaskan isi hati yang selama ini dia tutupi sendiri.


Ha Joon hendak mencium bibir Meysha tapi di tahan oleh meysha dengan menempelkan jarinya di antara bibir mereka.


"Tunggu kita menikah dulu" ucap Meysha


"Kamu yang memancing ku" ucap Ha Joon


"Apa disini kolam ikan? untuk apa aku memancing?" ucap Meysha menggoda Ha Joon kemudian berlari keluar kamar Ha Joon.


Ha Joon tersenyum melihat tingkah ibu dua anak itu kemudian kembali menghadap gedung Joon's group.


"Aku kembali" ucap Ha Joon menatap Joon's group


...****************...


Ryan melacak posisi panggilan telepon dengan Ha Joon , ia lega karena masih ada di negara ini, setelah Tania keluar dari rumah sakit ia akan mengunjungi Meysha.


"Siapa nama ibu yang melahirkan itu?" tanya Ryan , Tania melirik dengan tajam ke arah Ryan ,


"Ibu Meysha, sekarang kita bersahabat setelah membeli Rumah orang tua ku di pinggir kota" ucap Dokter Ha na


"Apa nama bayi nya Ryna dan Rany?" tanya Ryan lagi


"Iya , apa kalian mengenal nya" ucap Dokter Ha na


"Iya dia bibiku , adik angkat ibuku" ucap Tania cepat


"Iya tapi dia sekarang sudah ikut calon suaminya" ucap Dokter Ha na


"Calon suaminya?" tanya Ryan dan Tania barengan

__ADS_1


"Iya calon suaminya" ucap Dokter Ha na


"Kemana?" tanya Tania


"Ke Korea" ucap Dokter Ha na


"Dia belum cerita tentang ini pada kami" ucap Tania


"Ia , dia terlihat sangat bahagia , awalnya dia akan menikah dengan Tuan Jonathan siapa sangka malah pergi dengan supir keluarga mereka" ucap Dokter Ha na


"Kak Meysha dengan supir" ucap Tania


"Iya , calon suaminya adalah supirnya" ucap Dokter Ha na


Ryan tidak bisa berkomentar lagi , Dokter Ha na pun sudah pergi artinya Meysha sudah tidak ada di negara ini.


"Apa kita akan ke Korea?" tanya Tania


"Tidak perlu , kita akan ke negara tempat aku bekerja saja fokus besarkan anak kita" ucap Ryan


"Meysha beruntung karena banyak yang mencintai nya , putus dengan Jonathan sudah ada laki laki yang baru" ucap Tania


"Jangan bicara tentang Meysha lagi" ucap Ryan


...****************...


"Hay sayang" ucap Mama Ha Yoon kepada meysha yang keluar dari kamarnya


"Masak apa mah" ucap Meysha


"Macam macam kamu harus coba" ucap Mama Ha Yoon


"Menantu idaman mama adalah yang bisa masak"


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen yaaa


Happy reading...


__ADS_2