
"Jhony Turunkan wanita itu !!" teriak Yura
"Rumah sakit" ucap Jhony
"Stop , kita kemana" ucap Ryu mencoba menengahi Jhony dan Yura.
"Rumah sakit"
"Turunkan wanita itu" ucap Jhony dan Yura bersamaan
"Kalau Kak Yura tidak mau mengantar wanita ini ke rumah sakit , silahkan turun disini?" ucap Jhony
"Jhony , disini gelap" ucap Yura
"Kak Yura yang sadar saja tidak mau di tinggal, bagaimana jika wanita tidak berdaya ini di tinggal, kalian sama sama wanita tapi tidak memiliki empati" ucap Jhony membuat Yura terdiam
"Ryu , jalan ke rumah sakit" ucap Jhony
Ryu pun mulai melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat dengan apartemen Jhony.
Sesampainya di rumah sakit , Tania di dorong menuju ruang tindakan di ikuti Jhony, Ryu dan Yura .
Meysha yang sedang di ruangan administrasi, melihat gelang di tangan pasien yang tengah di dorong , kemudian ia pun mengejar nya.
"Maaf , Tuan nona apa yang terjadi dengan pasien di dalam?" tanya Meysha kepada Jhony dan Ryu, Jhony yang terkesima dengan Meysha tidak berhenti menatap meysha.
"Apakah anda mengenal nya?" tanya Yura
"Iya , Saya kakaknya Meysha" ucap Meysha
"Meysha" ucap Jhony mendengar nama itu ia seperti pernah mendengar nya.
"Baiklah karena kakaknya sudah datang kami pamit pulang" ucap Yura
"Iya , terimakasih telah menolong adik saya" ucap Meysha
"Kalian duluan saja , besok libur syuting aku masih akan disini" ucap Jhony.
__ADS_1
Setelah kepergian Yura dan Ryu.
"Hay perkenalkan aku Jhony" ucap Jhony mengulurkan Tangannya
"Meysha" ucap Meysha
"Maaf , apakah benar anda kakak dari wanita yang di dalam?" tanya Jhony
"Tania namanya Tania" ucap Meysha
"Iya Tania, apa benar anda adalah kakak nya?" tanya Jhony
"Tentu saja, kenapa?" tanya Meysha
Tiba tiba ponsel Meysha berbunyi terlihat Ryan memanggilnya
"Halo cantik , ada dimana?" tanya Ryan dari balik telepon.
"Aku ada di IGD , Tania masuk rumah sakit" ucap Meysha
"Tania , ada disini?" ucap Ryan
"Hah , aku jalan sendiri kok" ucap Ryan
"Buktinya sekarang Tania disini , aku sedang bersama penolong nya" ucap Meysha
"Apa perlu aku kesana" ucap Ryan
"Tidak perlu , kamu istirahat saja" ucap Meysha
"Baiklah, kabari jika ada masalah dan cepat kembali" ucap Ryan
Panggilan di matikan
"Apa benar anda kakak dari Tania itu?" tanya Jhony
"Iya" ucap Meysha
__ADS_1
"Anda begitu anggun , tapi Tania begitu terbuka dan pecicilan" ucap Jhony berterus terang.
"Dia adalah adikku , terimakasih telah menolong adikku, saya ada disini silahkan pergi" ucap Meysha , meskipun berkali kali tania mengganggunya tapi ia tidak suka jika ada yang menjele
"Jangan mengusir ku, Saya merasa bersalah karena meninggalkannya siang tadi" ucap Jhony
"Siang tadi ?" tanya Meysha
"Iya , aku lihat Tania siang tadi di pinggir jalan dengan pakaian super minim , aku membawanya pergi membeli baju , karena aku ada pekerjaan aku meninggalkannya, kemudian malam ini pas saya perjalanan pulang saya melihat dia masih berkeliaran, kemudian menyapa nya dan dia pingsan" cerita Jhony
"Aku akan membayar untuk Bajunya" ucap Meysha
"Oh tidak usah , saya ikhlas membantu" ucap Jhony
"Terimakasih" ucap Meysha
"O ya dia juga bilang ketika aku memasangkan jaket pada nya, kenapa laki laki selalu memasang kan jas padanya, pasti laki laki itu sangat mencintai dia" ucap Jhony
"Lalu apa kamu juga sangat mencintai tania?" tanya Meysha mengingat Ryan yang memasangkan jasnya pada tania saat di restoran.
"Tidak , itu karena aku peduli saja" ucap Jhony
"Ya mungkin sama , orang itu juga menutupinya karena peduli" ucap Meysha
"Semua biaya sudah saya urus , tolong jaga Tania saya ada urusan, permisi" lanjut Meysha sambil berlalu pergi meninggalkan Jhony
Dalam hati , Meysha memikirkan dan kembali mengingat pemandangan Ryan merangkul Meysha hatinya terasa sangat sakit.
Meysha pun memutuskan tidak kembali ke ruangan Ryan , ia akan menengok Rumah yang baru di belinya secara online.
Meysha masuk ke taksi yang di pesannya , menuju rumah yang di belinya dalam perjalanan terbayang kembali Ryan yang menutupi baju Tania dan semua perkataan Jhony yang kembali terlintas di pikirannya.
Sampai di depan Rumah sederhana tapi tidak menghilangkan kesan mewah nya, tidak begitu besar tapi tidak kecil juga , Rumah yang berpagar tinggi di cat warna gelap , kemudian keluar seorang paruh baya dari dalam rumah setelah mendengar suara mobil di luar rumah nya.
"Permisi , apa anda Ibu Meysha?" tanya Wanita itu
"Iya Bu, Saya mau melihat Rumah nya apakah disini?" tanya Meysha
__ADS_1
"Iya silahkan masuk, bu?" ucap Wanita itu
"Apa benar Ryan peduli pada tania ? Apa benar Ryan mencintai ku?"