
"Kamu ikut ke ruangan ku" ucap Zhi Xiang sambil menunjuk Ryna .
Ryna yang kaget hampir terjengkang dan di tahan oleh Eun sang , salah satu karyawan yang duduk persis di belakang Ryna.
"Terimakasih pak" ucap Ryna pada Eun sang.
Ryna melihat ke arah Soo Jung dan Bu Hwan
"Pergilah" ucap Bu Hwan.
"Soo Jung yaa" ucap Ryna bermanja pada Soo Jung.
"Semangat" ucap Soo Jung melepaskan tangannya.
"Silahkan" ucap Sekertaris Lei , pria yang lembut dan sangat setia pada Zhi Xiang.
"Ya" ucap Ryna mengikuti Zhi Xiang sambil menunduk ia sudah membayangkan hari pertama sudah di pecat , dan betapa menyedihkan Mobilnya rusak juga kehilangan pekerjaan,
"Aaah haruskah aku bekerja di perusahaan ayah saja" Gumam Ryna
Brukk
"Aduh" Ryna menabrak punggung Zhi Xiang , ia tidak menyadari bahwa mereka sudah di dalam ruangan dan Zhi Xiang tepat di depannya.
"Apa Rem mu benar benar sudah Blong?" tanya Zhi Xiang , yang membuat Sekertaris Lei tersenyum.
"Maafkan aku pak , maafkan aku tuan" ucap Ryna sambil membungkuk kan badannya beberapa kali membuat belahan kemejanya terlihat oleh Zhi Xiang.
Pipi Zhi Xiang seketika memerah , dan langsung menyuruh Sekertaris nya meninggalkan mereka.
"Hentikan perbuatan itu" ucap Zhi Xiang sambil duduk di kursi kebesaran nya.
"Apa Tuan sudah tidak marah padaku" ucap Ryna mendekati kursi di depan meja Zhi Xiang.
"Ini karena kamu berhasil menggetarkan hati ku," gumam Zhi Xiang melihat Ryna di depannya.
__ADS_1
Zhi Xiang menarik nafas panjang dan mencoba mengembalikan kesadaran nya , Wanita di depannya mampu membangkitkan gairah nya , Zhi Xiang terkena impoten sejak remaja ia tidak pernah merasakan apa pun yang dirasakan oleh laki laki pada umumnya , Sejak kecil ia hanya tinggal dengan kakeknya yang seorang pebisnis handal yang juga seorang impoten. setelah mengetahui Zhi Xiang menderita penyakit keturunan darinya yang seorang impoten dan tidak pernah menikah selama hidupnya kakek Zhi Xiang sangat terkejut dan meninggal dunia karena serangan jantung, semenjak itu tidak ada yang mengetahui jika Zhi Xiang adalah seorang impoten hanya Zhi Xiang sendiri yang mengetahui dan mencoba mengobati nya dengan cara memacari wanita wanita yang berharap bisa membuatnya bergairah , tapi tidak ada hasil selama bertahun-tahun ia mempunyai kekayaan tapi ia tidak tahu harus kekayaan nya jika tidak ada wanita yang bisa memberikan keturunan untuk nya.
Sampai saat ia bertemu Ryna , hanya melihat belahan dada Ryna , perasaan nya menjalar ke sekujur tubuhnya , ia ingin merengkuh dan mencoba hasrat yang sudah ia simpan , tapi Ryna bukan terlihat seperti gadis yang murahan , Zhi Xiang berniat mengejar nya dengan cara yang baik sampai dia yakin dengan perasaan nya.
"Siapa namamu?" tanya Zhi Xiang
"Ryna , Pak" ucap Ryna masih berdiri.
"Duduklah" ucap Zhi Xiang melihat ke arah Ryna , Ryna memakai kemeja juga Rok pendek yang ada belahan di di samping nya , Zhi Xiang memperhatikan nya karena jelas terlihat kaki Ryna saat ia menggeser kursi dan kemudian duduk di kursi depan Zhi Xiang.
Zhi Xiang merasakan sensasi yang berbeda dengan hanya melihat kaki jenjangnya , fikiran nya sudah kemana mana dan sudah tidak bisa menahannya.
"Ayo kita Berkencan" ucap Zhi Xiang
"Hah?" Ryna Kaget , tidak seperti bayangan nya yang langsung di pecat begitu saja , atau malah akan di marahi habis habisan oleh bosnya yang katanya super galak itu.
"Uhuk uhuk uhuk ," Zhi Xiang terbatuk sendiri mendengar perkataan yang lain di mulut lain di hati , ia merasa seperti bukan dirinya yang tanpa pernah ber basa basi.
"Maaf tuan" ucap Ryna kembali menanyakan maksud bosnya itu .
"Ya , mari berkencan" ucap Zhi Xiang
"Kenapa?" tanya Zhi Xiang memutar kursinya menghadap gadis cantik itu.
"Hari ini adalah hari pertama aku magang, dan aku langsung dapat bonus seperti ini , apa anda sedang menguji ku?" tanya Ryna bersandar di dinding kaca itu sambil melipat tangannya
Zhi Xiang tersenyum manis melihat tingkah Ryna , yang tiap gerakan nya selalu terlihat menggoda.
"Ayo berkencan" ucap Zhi Xiang mengulang kata katanya lagi.
"Tuan , anda begitu mudah mengajak berkencan apa kepada semua wanita seperti ini ?" tanya Ryna
"Apa itu yang kamu lihat dari ku?" tanya Zhi Xiang juga melipat tangannya di depan dadanya
"Hmmm maksud ku..." ucap Ryna terputus karena Zhi Xiang menunjukkan telunjuknya dan menyuruh nya mendekati nya.
__ADS_1
Ryna menurut dan mendekati nya , tangan Ryna langsung di tarik oleh Zhi Xiang hingga duduk di pangkuannya.
"Ahh" Ryna teriak karena kaget
"Ada apa Tu..." ucap Sekertaris Lei masuk ke dalam ruangan Zhi Xiang setelah mendengar teriakan Ryna. "Maaf" ucap Sekertaris Lei langsung keluar lagi .
"Baru kali ini tuan , melakukan nya di kantor" ucap Sekertaris Lei saat menutup kembali pintu ruangan bosnya itu.
"Ahh" ucap Ryna sambil berdiri dari pangkuan Bosnya itu
"Mari menikah" ucap Zhi Xiang sambil memegang tangan Ryna.
"Eh" ucap Ryna melepaskan tangan Zhi Xiang , Zhi Xiang yang baru menemui gadis yang tidak bernafsu padanya , makin menarik hatinya.
Ryna tidak pernah berpacaran , ia selalu di dekati teman laki lakinya tapi Ryna tidak mudah tertarik , dan Zhi Xiang adalah laki laki pertama yang membuat dia tertarik.
Ryna memutar dan duduk di kursi depan Zhi Xiang.
"Tuan , saya ini tidak cantik" ucap Ryna
"Saya akan membuat kamu cantik" ucap Zhi Xiang
"Tuan , aku tidak pintar" ucap Ryna
"Saya akan membuat kamu pintar" ucap Zhi Xiang lagi , ia tidak percaya dengan sikapnya yang terlalu bertele tele .
"Tuan , aku masih kecil" ucap Ryna
"Masih kecil ? pantas aku sangat gemas" ucap Zhi Xiang mencubit pipi Ryna.
"Auuh Sakit ," ucap Ryna , Ryna merasa Zhi Xiang bukan orang yang jahat , dan dia juga hangat
"Sudah tidak ada alasan ?" tanya Zhi Xiang
"Aku ... aku belum pernah berpacaran, karena belum ada pria yang lebih tampan dari ayah dan adikku" ucap Ryna.
__ADS_1
"Apa aku tidak tampan?"
bersambung