Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Tiga Puluh Lima


__ADS_3

Meysha melihat ponselnya yang kembali bergetar , ia pun melepaskan kartu dan membuangnya melalui jendela mobil Jhony.


"Kamu percaya padaku?" tanya Jhony


"Kamu tidak akan macam macam kepada Wanita hamil seperti aku" ucap Meysha menghapus air mata nya


Jhony tidak ingin bertanya mengenai laki laki itu ,


"Kamu sedang hamil?" tanya Jhony


"Iya" ucap Meysha


"Aku tidak pernah dengan wanita hamil, mungkin aku bisa mencoba nya" ucap Jhony


"Jangan bermimpi" ucap Meysha


Mobil Jhony masuk ke gerbang besar berwarna hitam , hamparan kebun dan taman yang luas menambah asri rumah itu.


Ketika Mobil masuk ke teras rumah, sepasang paruh baya keluar , Meysha yang melihatnya menghapus air matanya dan melirik Jhony.


"Itu rumah siapa?" tanya Meysha


"Rumah Orang tua ku"ucap Jhony


Mobil pun berhenti sempurna tampak raut bahagia di wajah sepasang paruh baya itu.


Jhony pun keluar dari mobil dan berjalan ke samping mobil , membukakan pintu mobil untuk Meysha, tampak raut wajah mereka penuh tanya.


Meysha keluar dengan anggunnya, meski habis menangis tapi tetap manis.


Jhony tersenyum dan memberikan jalan pada Meysha , Jhony menyalami kedua orang tuanya di ikuti Meysha yang mencium kedua tangan orang tua Jhony.


"Sayang, akhirnya kamu pulang" ucap Ibu Fang , ibunda Jhony


"Siapa nak?" tanya Ayah Jiao


"Dia temanku, Bu Yah" ucap Jhony "Meysha ini Ayah dan Ibuku" lanjut Jhony


"Hay Om Tante , Maaf mengganggu kalian malam malam?" ucap Meysha


"Tidak apa justru kami sangat senang, silahkan masuk" ucap Ibu Fang


Mereka pun masuk kedalam rumah besar itu , Jhony melirik Meysha yang sibuk melirik kesana kemari.


"Meysha, ayo ibu antar ke kamar Jhony" ucap Ibu Fang


"Ibu , duduk dulu Jhony mau bicara" ucap Jhony


Mereka pun duduk bersama di ruang keluarga

__ADS_1


"Yah , Ibu Jhony pulang ingin menitipkan teman Jhony disini" ucap Jhony


"Tidak usah Jhony, aku hanya perlu bermalam malam ini" ucap Meysha


"Meysha kamu sedang Hamil" ucap Jhony


"Meysha hamil?" tanya Ibu Fang


"Iya Bu," ucap Meysha


"Apa anak Jhony?" tanya Ayah Jiao


"Bukan , Om Tante ini anak dari calon suami saya yang pergi" ucap Meysha jujur


"Meysha tidak punya keluarga, Bu ijinkan Meysha disini ya bukannya ibu pengen aku cepat menikah karena ingin agar ada yang menemani ibu" ucap Jhony


"Iya ibu suka Meysha, tinggallah di sini sebagai anak perempuan ibu" ucap Ibu Fang "Ya kan yah?" lanjutnya menanyakan pada suaminya.


"Tentu boleh , Ayah juga sering pulang terlambat sekarang" ucap Ayah Jiao


"Tapi , Om Tante" ucap Meysha


"Kenapa kalian tidak menikah saja" ucap Ayah Jiao


"Tidak Om , kami belum mengenal satu sama lain" ucap Meysha


"Aku terserah Meysha saja" ucap Jhony yang memang jatuh cinta pada Meysha dari awal pertama bertemu.


"Maaf Jhony jika kamu menolongku karena mengharapkan balasan dariku aku tidak mau" ucap Meysha


"Sayang, anggap ini rumah mu nak , paling tidak sampai anak mu lahir" ucap Ibu Fang


"Maaf bu , saya tidak bisa memberikan apapun pada Jhony apa lagi pada kalian" ucap Meysha "Meysha takut mengecewakan kalian" ucap Meysha kembali.


"Bagaimanapun kamu tengah Hamil , dan butuh perhatian khusus jangan menolak bantuan kami" ucap Ayah Jiao


"Sudah , Ayo Ibu antar kamu ke kamar" ucap Ibu Fang


"Jangan ke kamar Jhony bu" ucap Meysha


"Iya , kamar Jhony ada di atas kamu sedang hamil , kamu pakai kamar di lantai dasar aja" ucap Ibu Fang "Jhony malam ini menginap lah disini" ucap Ibu Fang lagi.


Ibu Fang mengantar Meysha ke kamar yang di lantai bawah, terlihat pintu berwarna putih , Ibu Fang membuka Handle pintu kamar.


"Silahkan masuk Meysha" ucap Ibu Fang


"Makasih Tante" ucap Meysha


Kamar bernuansa pink itu sangat hangat sekali , membuat perasaan meysha lebih baik.

__ADS_1


"Tante makasih ya" ucap Meysha mencium tangan Ibu fang.


"Iya sayang ," ucap Ibu Fang sambil duduk di tepi Ranjang.


"Ini kamar siapa Tante?" tanya Meysha melihat dekorasi dan barang barang seperti nya bukan kamar untuk Tamu.


"Ini kamar Adik Jhony , Sasha namanya" ucap Ibu Fang


"Kemana dia sekarang?" tanya Meysha


"Sekarang dia sudah tiada" ucap Ibu Fang


"Maaf Tante Saya tidak tahu" ucap Meysha


"Lima tahun lalu Sasha meninggal karena penyakitnya, dan Jhony sangat terpukul karena kepergian sasha, ia pun memutuskan kan untuk tinggal di luar, dan malam ini adalah pertama kalinya dia datang ke sini lagi, Ibu sangat senang sekali terlebih tahu ia membawa kamu untuk menemani ibu" ucap Ibu Fang


"Tante maaf sebenarnya aku tidak ingin merepotkan, hanya saja ini sudah malam dan aku tidak tahu harus kemana, Aku akan pergi besok" ucap Meysha


"Tetaplah di sini sampai kamu melahirkan, berapa usia kandungan kamu sekarang?" tanya Ibu Fang


"Sudah jalan dua minggu tante," ucap Meysha "Aku tidak ingin jadi beban tante Jhony sama Om" lanjut Meysha


"Kami akan senang jika kamu tetap tinggal" ucap Ibu Fang


"Sekarang kamu tidur , Ibu hamil tidak boleh begadang" lanjut Ibu Fang.


...****************...


Ryan termenung menunggu dokter yang tengah memeriksa Tania setelah pingsan tadi.


Ryan kembali melihat ponselnya dan mencoba menghubungi meysha kembali, tapi tetap tidak ada jawaban.


Akhirnya Ryan memutuskan untuk kembali ke ruangannya, siapa tahu Meysha sudah pulang.


Dengan malas Ryan berjalan melewati lorong-lorong rumah sakit sesampainya di ruangan, Ryan tidak melihat Meysha suasana ruangan yang masih seperti sediakala menandakan tidak ada orang yang masuk.


"Kemana Meyshaku pergi, Kenapa belum juga kembali?" tanya Ryan bersandar di Ranjangnya.


Ryan menatap langit-langit kamar rumah sakit


"Kamu bilang kita akan bersama-sama merawat Duo baby, sekarang kamu kemana? Kenapa meninggalkan aku lagi?" tanya Ryan dalam Hati.


"Aku akan mencari lagi besok"


like dan komen


Minta kritik dan saran nya yaaa


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2