
"Dia mau mengambil anakku" Ucap Meysha sambil terus menangis
"Tidak ada yang bisa mengambil anak anakmu selagi ada aku , aku akan menjaga kalian bertiga" ucap Jonathan
"Terimakasih Kak"
"Kak aku takut sekali" ucap Meysha sambil terus memeluk Jonathan.
Jonathan mengirimkan pesan pada Jhony untuk mengambilkan air minum untuk Meysha.
Dan tidak lama Jhony datang membawa Gelas berisi air putih awalnya ia kaget melihat Meysha yang tengah memeluk kakaknya , setelah di dekati akhirnya Jhony mengerti .
Kedatangan Jhony menyadarkan Meysha perlahan ia melepaskan pelukan Jonathan.
"Maaf Kak" ucap Meysha
"Minum dulu" ucap Jonathan sambil mengambil gelas dari tangan Jhony dan menyerahkan pada Meysha ,
Jhony berjongkok dan mengusap air mata meysha
"Kenapa?" tanya Jhony pelan
"Aku mimpi buruk Jhony , Ada yang mau mengambil anakku" ucap Meysha kembali gemetar ,
Jhony memegang erat tangan meysha yang gemetar.
"Tidak akan ada yang berani menyakiti mu , kamu aman bersama kami" ucap Jhony.
Jonathan mengelus kepala Meysha , Setelah Meysha tenang , Jhony melepaskan tangannya dan Jonathan menidurkan Meysha.
"Tidurlah masih malam" ucap Jonathan
Meysha meringkuk tidur di pangkuan Jonathan dan tidur memeluk nya , Jonathan memberikan isyarat pada Jhony untuk keluar.
Setelah Jhony keluar , Jonathan terus mengelus Rambut Meysha hingga Meysha tertidur pulas.
Jonathan merasakan kram di kakinya, tapi ia tidak mungkin membangunkan Meysha.
Pelan pelan ia mengangkat badan meysha dan membetulkan posisi tidur Meysha.
"Auuhh" Ucap Jonathan setelah membetulkan posisi Meysha
__ADS_1
Jonathan mencoba berdiri tapi merasakan kakinya kesemutan, akhirnya ia pun berbaring di samping Meysha dan langsung di sambut pelukan oleh Meysha yang tidur di lengannya , Jonathan pun mencium dahi Meysha dan tidur.
...****************...
Pagi hari kembali menyambut Dunia
"Kak Jona?" ucap Meysha saat membuka matanya
"Kak Jona terimakasih sudah menjaga ku" ucap Meysha sambil perlahan bangun dan melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Selesai mandi Meysha masih melihat Jonathan masih tertidur, setelah berganti pakaian Meysha langsung turun menuju dapur , terlihat Ibu Fang sedang menyiapkan makanan untuk sarapan.
"Pagi Bu" ucap Meysha
"Pagi juga sayang" ucap Ibu Fang
"Masak apa Bu?" tanya Meysha
"Nasi Goreng, dan Mie Goreng untuk Jonathan" ucap Ibu Fang
"Mie goreng untuk Jonathan aku aja yang bikin ya , Bu" ucap Meysha
"Silahkan, Oya Jona semalam tidur di kamar meysha ya" ucap Ibu Fang
"Sudah , Mimpi adalah bunga tidur lupakan saja" ucap Ibu Fang
Setelah semua masakan selesai Meysha membantu menyajikan nya di meja . Tidak lama semua anggota berkumpul,
"Ini Mie Goreng Kak Jona" ucap Meysha
"Waah" ucap Jonathan
"Itu bikinan Meysha sendiri" Ucap Ibu Fang
"Semoga enak ya" ucap Meysha
"Waah sudah dimasakin" ucap Jhony
"Silahkan di coba" ucap Meysha
"Hm lumayan" ucap Jonathan , menahan asin yang amat sangat seperti di beri puluhan sendok garam.
__ADS_1
Jhony menyicipi mie goreng buatan Meysha , hanya terdiam dan sambil mengunyah ia menatap Jonathan di balas tatapan tajam dari Jonathan akhirnya memaksakan menelan mie itu.
"*Cinta benar benar membutakan lidah" gumam Jhony
"Ini mau berterimakasih atau benci si, asin banget" gumam Jonathan
"Ayo segera habiskan tidak perlu di kunyah ,, Meysha Meysha untung cinta" gumaman Jonathan sambil memakan mie goreng asin itu*.
"Enak gak?" tanya Meysha pada Jhony
"Lumayan , Kak Jona aja suka mau habis tuh" ucap Jhony menunjuk Jonathan yang makan dengan lahap
"Suka ?" tanya Meysha pada Jonathan , Jonathan hanya tersenyum
"Ntar aku bikin lagi" ucap Meysha yang langsung di balas batuk oleh Jonathan , Jhony juga cekikikan gak karuan,
"Minum dulu" ucap Meysha
Jonathan meminum air yang di berikan Meysha, Piring Jonathan sudah tidak ada yang tersisa , Meysha ikut dengan Ibu Fang ke taman belakang memetik sayur dan bunga .
"Kak , elu tahan ya makan mie garang se mobil itu ya " ucap Jhony
"Hahaha aku hanya tidak ingin membuat dia kecewa" ucap Jonathan
"Wah wah wah cinta memang bahaya, tapi apa lebih baik jujur saja , kalau memang rasanya asin , biar dia belajar lagi" ucap Jhony
"Ada saatnya nanti , untuk masa ini saya harus menahan dulu" ucap Jonathan
"Okelah aku mundur teratur" ucap Jhony
"Apa yang kalian bicarakan?" tanya Ayah Jiao Yang masih di meja makan
"Mie goreng nya acin" bisik Jhony
"Tapi kakakmu makan dengan lahap" ucap Ayah Jiao
"Because LOVE" bisik Jonathan ke telinga Ayah Jiao , sambil pergi.
"Bucin Lo kak" teriak Jhony , Ayah Jiao hanya menggeleng melihat kelakuan anaknya
Jonathan menghampiri dua wanita kesayangannya di Taman belakang , pertama ia menghampiri ibunya yang tengah memetik tomat , kemudian ia menghampiri Meysha yang tengah memetik buang mawar.
__ADS_1
"Untukmu"
Bersambung