Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Dua Puluh Tiga


__ADS_3

"Anda membawa kabur tunangan orang pak?" ucap Asisten Randy


"Sudah bosan kerja?" ucap Randy


"Maaf saya tidak berani pak," ucap Asisten Randy


"Aku yang bertemu dia lebih dulu , Dia yang merebut nya dariku"


"Lalu bagaimana pak?"


"Apa Ada usaha dia mencari Meysha?"


"Ada pak , dia mengerahkan beberapa detektif profesional untuk mencari Ibu Meysha , Tapi tenang saja pak saya sudah mengaturnya dengan sangat rapih tidak mungkin di temukan"


"Apa kamu mengenal salah satu detektif itu?"


"Ada pak ,"


"Hubungi dia tawarkan bayaran di atas yang di bayarkan oleh Ryan , jadikan dia mata mata kita dan blokir semua informasi"


"Baik pak , Lalu apa langkah kita selanjutnya?"


"Kamu bilang Ryan Himawan adalah Direktur design di perusahaan elektronik , tawarkan mereka tender proyek kita"


"Proyek Hotel sudah banyak yang mengajukan pada kita pak , tinggal sortir saja"


"Lakukan perintah ku, kirimkan penawaran kepada semua perusahaan yang sudah masuk juga , biarkan mereka ber kompetisi aku ingin lihat skill Ryan Himawan"


"Baik pak , akan segera saya laksanakan"


...****************...


Setelah mendapat telepon dari perusahaan Randy, asisten Presdir menyampaikan ke pada Presdir tentang penawaran proyek hotel milik Angkasa group perusahaan Randy.


Tok tok tok


"Masuk" ucap Presdir

__ADS_1


"Maaf pak , barusan saya mendapat telepon dari angkasa group mereka menawarkan tender untuk proyek hotel mereka, dari ini kita bisa mendapatkan pesanan yang banyak dan keuntungan yang banyak pula" jelas Asisten Presdir


"Sangat jarang sekali kesempatan seperti ini, tapi kita sedang menangani proyek yang lain , sayang sekali jika kita lewatkan" ucap Presdir


"Kita minta Pak Direktur saja yang menangani proyek ini" ucap asisten Presdir


"Tapi dia sedang cuti sekarang" ucap Presdir


"Dia adalah orang yang Sangat ber dedikasi pada pekerjaan, saya yakin dia mau menangani proyek ini" ucap Asisten Presdir


"Baiklah , akan saya coba hubungi dia" ucap Presdir , kemudian mengambil ponsel dan menelpon Ryan.


Tut Tut tuuuut panggilan terhubung


"Halo Pak" ucap Ryan


"Halo , Ryan bagaimana kabarnya?" tanya Presdir ber basa basi


"Kabar saya kurang baik pak , bagaimana?"


"Kapan bisa kembali ke perusahaan?"


"Iya , Ada proyek terbaru , Saya sedang menangani proyek yang lain , kami perlu bantuan mu untuk menangani proyek ini"


"Baik pak saya akan ke sana besok , kirim rinciannya ke ruangan saya dan ke email saya"


"Oke , kami serahkan padamu"


Panggilan di matikan


Ryan yang sedang tidak enak badan terpaksa menerima tugas dari Presdir, Sejak kepergian Meysha Ryan selalu mencari informasi tentang keberadaan Meysha yang sama sekali tidak ada informasi apapun sehingga membuat Ryan kurang makan dan tidak memperhatikan pola tidurnya.


"Kak Ryan makan dulu" ucap Tania masuk ke dalam kamar Ryan


Sejak kepergian Meysha , Tania mencoba mendekati Ryan , Ryan yang awalnya curiga dengan tania kemudian menyelidiki nya dan membuktikan kalau Tania tidak terlibat sama sekali dan membiarkan tania ada di lingkungannya.


Ryan memakan makanan yang di bawa Tania , dan menghabiskan nya.

__ADS_1


"Kak , Kakak tidak bisa seperti ini terus kak Meysha sudah dengan yang lain tidak usah di fikirkan lagi" ucap Tania


"Jangan menjelekkan kakakmu, dan kamu juga tidak perlu memikirkan saya, saya akan pergi ke luar negeri besok" ucap Ryan


"Untuk apa kak?"


"Untuk bekerja" ucap Ryan sembari mengemasi pakaiannya


"Kak" ucap Tania sambil memeluk tubuh Ryan , kali ini Ryan tidak langsung menepis nya.


"Ada apa?" tanya Ryan


"Jangan pergi , atau kita pergi bersama" ucap Tania


"Kamu lupakan saya saja , saya tidak bisa membuka hati untukmu" ucap Ryan pada Tania dan melepaskan pelukan Tania


"Tapi aku mencintai mu Kak" ucap Tania sambil meneteskan air mata , karena hanya Ryan yang tidak bisa ia dapatkan dalam waktu singkat , sebulan ini menempel pada Ryan tidak mendapatkan apa apa.


"Tania , Maaf aku hanya mencintai kakakmu Meysha, adapun dia pergi bersama yang lain tidak apa , biar dia puas dulu, Saya adalah tempatnya pulang jadi suatu saat saya yakin dia akan pulang" ucap Ryan sambil memegang pundak Tania


"Kakak ke luar negeri bukan karena kak Meysha?" tanya Tania


"Bukan , menurut orang suruhan saya kak meysha mu masih ada di Indonesia, aku ke luar negeri karena perkejaan membutuhkan aku" ucap Ryan


"Aku boleh ikut?" ucap Tania


"Aku akan sibuk , Lebih baik jangan ikut karena akan merepotkan aku" ucap Ryan


"Aku akan tinggal di hotel" ucap Tania


"Terserah kamu saja" ucap Ryan


"Yeyy terima kasih kakakku yang ganteng" ucap Tania mencubit kedua pipi Ryan kemudian pergi meninggalkan Ryan


Setelah kepergian Tania , Ryan menelpon salah satu anak buah nya.


Tut Tut Tut tuuuut panggilan terhubung

__ADS_1


"Halo pak"


"Kumpulkan semua nya , ada yang ingin saya sampaikan"


__ADS_2