Rumah Untuk Meysha S2

Rumah Untuk Meysha S2
Tujuh Puluh Empat - Di Balik Selimut


__ADS_3

"Ibu Meysha meminta bantuan ku untuk mencarikan Rumah untuk nya" ucap Yeon Jin yang membuat Ha Joon kaget


"Rumah?" tanya Ha Joon


"Iya , maka dari itu saya bertanya apa kalian sedang ada masalah?" tanya Yeon Jin


"Apa Meysha mengatakan sesuatu?" tanya Ha Joon


"Tidak , dia hanya membicarakan itu kemudian anda sudah datang lagi" ucap Yeon Jin mengingat kejadian tadi.


"Iya , Mama tidak sengaja menyakiti hatinya dengan menceritakan jika Lin Lin adalah seorang Chef , dan tempo hari Mama juga tidak sengaja bilang kalau menantu idaman menurutnya adalah wanita yang bisa memasak" ucap Ha Joon


"Ibu Meysha tidak bisa memasak?" tanya Yeon Jin setelah menyimpulkan cerita Ha Joon.


"Iya , dia tidak pandai dalam hal ini" ucap Ha Joon


"Pantas jika Ibu Meysha tersinggung dengan hal ini, Kalau begitu jalan keluarnya adalah anda harus terus meyakinkan ibu Meysha, karena dari yang saya lihat ibu Meysha mencintai anda pada dasarnya tapi saya sarankan pada anda untuk sebisa mungkin pindah dari rumah besar" ucap Yeon Jin mengemukakan pendapatnya.


"Pindah dari rumah besar?" tanya Ha Joon


"Iya, setidaknya biarkan ibu Meysha ber adaptasi dengan lingkungan barunya dulu , siapapun akan tersinggung jika seperti itu yang terjadi , mungkin dia akan marah jika yang mengatakan orang lain , tapi sekarang yang di hadapi oleh Ibu Meysha adalah Mama Anda, orang yang sangat anda sayangi dan cintai" ucap Yeon Jin , Ha Joon mengangguk angguk kan kepalanya mendengar nasehat dari Yeon Jin


"Iya kamu benar , aku sungguh melupakan ini" ucap Ha Joon


"Iya bos" ucap Yeon Jin


"Setelah dari sini , kamu ke rumahku dan renovasi salah satu kamar menjadi ruangan untuk si kembar" ucap Ha Joon


"Baik pak" ucap Yeon Jin


"Lalu apa yang kamu sembunyikan di saku mu?" tanya Ha Joon mengingat Yeon Jin buru buru memasukan sesuatu di dalam sakunya.


"Rahasia" ucap Yeon Jin


"Awas kamu jika berani macam macam" ucap Ha Joon


"Ini , Ini adalah kartu Kredit ibu Meysha , saat meminta tolong padaku untuk mencarikan Rumah" ucap Yeon Jin sambil mengeluarkan kartu itu.


"Baik , kamu pegang dulu saja dan transfer kan pada Rekening Meysha lima puluh milyar" ucap Ha Joon

__ADS_1


"Lima puluh Milyar?!" tanya Yeon Jin


"Sudah jangan banyak bertanya" ucap Ha Joon


"Uang apakah itu?" tanya Yeon Jin


"Ini , aku berhutang kepada meysha" ucap Ha Joon


"Berhutang?" tanya Yeon Jin


"Sekarang kamu cerewet ya?" tanya Ha Joon


"Oh tidak tidak, aku akan pergi" ucap Yeon Jin


"Terimakasih" ucap Ha Joon


"Sama sama" ucap Yeon Jin


Ha Joon merasa lega , tapi ia juga harus ekstra hati-hati agar Meysha tidak pergi lagi .


Ha Joon kembali ke kamarnya untuk ganti baju dan mandi , sesampainya di kamar Ha Joon melihat mama Ha Yoon masih di kamar anak anak yang bersebelahan dengan kamar Meysha dan We wei hanya saja ia tidak melihat Meysha disana.


Ha Joon masuk ke dalam kamar nya melepaskan Jas nya , tapi saat hendak melepaskan kemeja nya , ia melihat keanehan di selimutnya.


"Apa Meysha?" tanya Ha Joon sambil mendekati Ranjangnya.


Ha Joon ingat bahwa di kamar anak anak , ia tidak melihat meysha akhirnya Ha Joon berfikir di balik selimut adalah Meysha.


Ha Joon melompat menindih Tubuh di balik selimut itu , kemudian ia buka perlahan selimut itu "Meysha kamu nakal ya" ucap Ha Joon sambil membuka Selimut itu Dengan tersenyum.


"Lin lin" ucap Ha Joon setelah melihat sosok di balik selimut adalah Lin Lin.


Saat hendak berdiri Lin Lin melingkar kan kakinya di pinggang Ha Joon , Ha Joon merasa kalau Lin Lin sedang tidak berpakaian Ha Joon langsung menutup Matanya.


"Lepaskan" ucap Ha Joon Sambil mencoba melepaskan diri


"Tidak, aku bersedia melakukan apapun denganmu" ucap Lin Lin melingkar kan tangan di leher Ha Joon.


"Kamu membuatku marah , Cepat pergi dari sini!!!" teriak Ha Joon , membuat pelukan di pinggang dan leher jatuh

__ADS_1


Mendengar teriakan Ha Joon , Meysha dan mama segera berlari menuju kamar Ha Joon , saat masuk ke dalam kamar Meysha dan mama di buat tidak bisa berbicara oleh apa yang mereka lihat,


Ha Joon bangun dari tempat tidur setelah mendengar suara pintu di buka , Ha Joon yang masih menutup matanya bangkit dan berjalan menuju pintu itu.


"Usir wanita gila itu" ucap Ha Joon setelah sampai di antara Meysha dan mama.


Lin Lin duduk dan memeluk selimut itu dengan masih tercengang karena Ha Joon yang membentaknya tepat di depan matanya.


"Lin Lin ada apa ini? kenapa kamu masih menggoda anakku ? Ha Joon sudah memiliki istri" ucap Mama Ha Yoon , Meysha menutup pintu nya , ia teringat dulu menyerahkan kesuciannya pada orang yang di cintai nya , karena saling mencintai Ryan tidak keberatan , sekarang Lin Lin dan Ha Joon , meskipun sudah seperti ini Ha Joon tidak menyukai Lin Lin , kejadian ini membuat Meysha semakin yakin Dengan perasaan Ha Joon.


"Kenapa mengganggu Ha Joon dengan cara kotor seperti ini?" ucap Mama Ha Yoon terus mengomel , Lin Lin diam saja


Meysha menarik Lin Lin di pelukan nya dan seketika Lin Lin menangis tersedu di pundak Meysha ia menumpahkan semuanya dj bahu Meysha , Meysha memeluk dan menepuk nepuk pundak Meysha.


Ketika hendak mengomel lagi Meysha mengisyaratkan untuk diam , dan cari baju saja.


"Maafkan aku merebut Ha Joon mu?" tanya Meysha terus menepuk pundak Lin Lin


"Datang dari mana wanita ini" ucap Mama Ha Yoon sambil mencari bajunya, setelah bertemu dengan bajunya Mama Ha Yoon memberikan nya di samping Meysha


Meysha memberikan baju kepada Lin Lin , Lin Lin patuh dan memakai nya , di bantu oleh Meysha , sedangkan Mama Ha Yoon pergi mengambil air minum.


"Aku tidak percaya jika Ha Joon berani membentak ku" ucap Lin Lin ketika sudah selesai memakai bajunya .


"Karena Ha Joon laki laki baik" ucap Meysha


"Hm aku benci padamu" ucap Lin Lin pada Meysha


"Tidak masalah kamu membenciku , tapi tolong jangan seperti ini lagi di depan suami ku" ucap Meysha


"Kenapa takut suamimu akan menyukaiku dan tergoda oleh ku kah ?" ucap Lin Lin.


"Hmm Aku percaya suamiku tidak akan tergoda olehmu , kamu jangan berfikir terlalu banyak" ucap Meysha


"Aku..." ucap Lin Lin gugup


"Lin Lin kamu masih muda dan cantik , jangan pakai cara kotor seperti ini untuk mendapatkan seseorang yang kamu cintai"


bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ...


happy reading guys...


__ADS_2