
Pov. Kaisar Suji
Hari ini aku harus membuat perhitungan kepada Keytaro. Bagaimanapun aku benar-benar telah dicurangi oleh mereka. Berpuluh-puluh Tahun lamanya hidupku bagaikan orang bodoh yang tidak mengerti apa- apa. Perselingkuhan antara istriku dengannya, benar benar sangat rapi. Akupun merasa bodoh saat ini..
Aku bangkit dari ranjangku lalu aku berusaha kuat agar aku tetap prima.
To tok tok tok tok tok tok.
Terdengar bunyi ketukan pintu saat ini
"Siapa ya? ada perlu apa?" Tanya ku kepada seseorang di balik pintu ini.
"Ini aku ayah, Kenzie." Ucap anakku seraya ingin bertemu denganku.
"Oh, Kenzi. Wahai putraku masuklah kamu ke dalam." Ucap lantangku kepada putraku saat ini.
Tidak lama kemudian putraku masuk ke dalam ruanganku, lalu dia menatapku dengan tajam.
"Ayah.. Apakah keadaanmu sudah membaik? Ayah sudah bisa bangkit dari tempat tidur sekarang? Beberapa hari ini aku sangat khawatir karena ayah tidak sama sekali merespon ucapanku. Aku berpikir jika ayah sedang mengalami masa kritis, akan tetapi keberuntungan masih ada di pihak ayah. Aku bersyukur ayah bisa pulih kembali.
Saat ini putraku menghampiriku lalu dia memeluk erat tubuh ini.
__ADS_1
"Ayah.. Ayah harus selalu sehat. Bagaimana kita akan membalaskan dendam kepada kaisar kaitaro jika ayah sakit-sakitan? Ayah kuat ya?" Ucap dari putraku yang begitu gagah saat ini.
"Tenanglah Kenzi, ayah akan selalu kuat. Ayah ingin membuat perhitungan kepada kaisar jahat itu. Berpuluh-puluh tahun dia telah mencurangi ayah, bagaimana bisa ayah akan menerimanya begitu saja. Ayah tidak ikhlas, semasa hidup ayah selalu dibohongi mentah-mentah olehnya. Banyak pertimbangan ayah agar tidak membicarakan hal ini kepada permaisuri Yiza. Aku biarkan dia bermain dengan kebohongannya, akan ku luapkan semua saat pengakuan itu keluar dari mulut Keytaro." Ucapku seraya menjelaskan atas apa yang ingin aku perbuat.
"Baiklah Kenzi, jika memang itu sudah menjadi keputusanmu. Ayah hanya bisa mendukung dan akan terus membantumu. Ayah selalu doakan kamu menjadi anak yang berbakti kepada ayah. Dimanapun ayah berada, Ayah akan selalu berpihak dapamu. "Ucapku pada putra mahkota, dia memang putra yang sangat tampan begitu gagah dan juga pengertian, kasih sayangnya terhadapku melebihi dugaanku. Hidupnya penuh kasih sayang yang tulus, aku berubtung memiliki anak seperti Kenzi. Aku pun terkagum atas kehebatan Kenzie putraku.
Tidak lama kemudian, pengawalku datang untuk memberi kabar bahwa Kitaro saat ini berada di Kerajaan Suji.
Tok tok tok tok tok tok tok tok tok tok.
Bunyi ketukan pintu dari arah luar. Anakku segera menghampirinya lalu ternyata seseorang yang mengetuk pintu itu ialah ajudan pribadi dari putraku.
"Hai, Jae Jun. Ada perlu apa kamu? Sepertinya ada kabar penting yang akan kamu utarakan kepada kami." Tanya Putraku kepada ajudan pribadinya.
Tiba-tiba aku berucap,
"Hai, Jae Jun. Katakan kepada Keytaro, aku akan segera menemuinya." Ucap dari mulutku seraya memerintahkan kepada Jae Jun untuk membiarkan Keytaro menunggu. Saat ini Jae Jun menghampiri Keytaro, Aku pun segera bergegas pergi untuk berbicara dengan Kenzi.
Setelah kepergian Jae Jun. Akhirnya aku menghampiri putraku Kenzi.
"Wahai anakku, kamu tidak usah khawatir aku akan menemui Kaisar Keytaro. Sepertinya aku harus berbicara empat mata kepadanya. Rasanya mulut ini sudah tidak tertahan untuk berucap kasar kepada kaisar yang sangat licik itu. Betapa sakitnya hati ayah kepada pria ini, dia benar-benar mencurangi dan membohongi ayah selama berpuluh-puluh tahun. Segera Kenzi kita temui dia, kita harus membuat perhitungan kepada kaisar licik itu." Ucapku kepada putraku dengan langsung mengenakan pakaian kerajaan dengan mahkota yang aku sematkan di kepalaku saat ini.
__ADS_1
Tidak perlu waktu yang lama untuk aku menemui Keytaro, akhirnya saat ini kami tepat berhadap-hadapan seraya kami ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting.
"Salam hormat untuk Kaisar dan Pangeran Suji." Ucap dari Kaisar Keytaro saat ini.
"Ada perlu apa kamu ke sini?" Tanyaku kepada Kaisar Keytaro. Sepertinya banyak hal yang harus aku bicarakan kepadamu Kaisar Suji. Apakah kamu berkenan memberikan waktumu untuk berbicara denganku?" Ucap dari Kaisar Keytaro.
Saat ini mohon maaf Kaisar Keytaro, sebelumnya aku ingin berbicara kepadamu. Sebelum kamu melanjutkan percakapan bersama ayahku. Aku hanya ingin bertanya kepadamu, apakah masih ada kesepakatan dan perjanjian antara kerajaanku dan kerajaanmu? Sepertinya sudah tidak ada lalu hal apalagi yang akan kamu bicarakan kepada ayahku?" Tanya putraku dengan sangat lantang, wajahnya begitu sinis dan berwarna merah padam. Sepertinya dia sedang menahan amarah dan kebencian saat melihat pria licik itu.
"Sabar sebentar anak muda, aku ingin berbicara kepada ayahmu. Bisakah kamu menurunkan emosimu sedikit wahai anak muda?" Ucap dari Kaisar Keytaro saat ini. Sepertinya dia sedikit Jengah melihat perlakuan Kenzi kepadanya, akan tetapi aku memaklumi sifat yang dikeluarkan oleh anakku. Dia memiliki banyak kekecewaan yang sangat menyakitkan kepada Keytaro, sama halnya sepertiku saat ini.
"Wahai.. Kaisar Keyaro. Jika kamu ingin berbicara dengan ayahku, sebaiknya aku harus berada di sini. Aku hanya ingin mendengarkan percakapan antara dua kaisar yang sedang bekerja sama. Aku pun memiliki hak dan peranan di dalam kerajaan ini, maka sebaiknya kita berbicara bertiga saja. Jika kamu berkenan kita lanjutkan pembicaraan ini tetapi jika kamu tidak berkenan silahkan pergi dari kerajaanku." Ucap putraku dengan gagah, terbersit di hatiku rasa bangga memiliki putra seorang Kenzi. Keiko benar-benar memiliki keturunan yang sangat bertanggung jawab.
"Baik, sudahlah aku bersedia ikut aturanmu Pangeran Kenzi. Jika kamu ingin berada di tengah-tengah kami berdua, silakan kamu mendengarkan percakapan kami. Akan tetapi kamu tidak boleh mencampuri urusanku dengan ayahmu." Ucap dari Kaisar Keytaro. Matta anakku pun mendelik kepadanya, seribu dendam dan kebencian sepertinya telah disematkan kepada kaisar yang tepat berada di hadapanku saat ini.
"Bicaralah, Keytaro. Apa yang ingin kamu katakan?" Ucapku kepada kaisar kaitaro.
"Aku hanya ingin berbicara kepadamu bahwa banyak rahasia yang terjadi, akan tetapi kamu tidak mengetahuinya." Ucapnya seperti memancing emosiku saat ini.
Aku pun hanya bisa tertawa dengan melihat perlakuannya yang menganggap aku bodoh di hadapannya.
"Apapun yang kamu lakukan di belakangku bersama istriku, aku telah mengetahui kebenarannya." Ucapku dengan lantang saat ini.
__ADS_1
"Kamu tidak bisa mengharapkan putrimu akan menduduki tahta sebagai Putri mahkota, karena aku telah mengetahui dengan persis bahwa Suzuka ialah bukan putriku akan tetapi Shizuka adalah putri yang dilahirkan oleh istriku saat berhubungan gelap denganmu." Ucapku dengan 1000 amarah saat ini.
Terlihat rasa terkejut Kaisar Keytaro saat mendengar perkataanku yang begitu keras kepadanya.