SEDARAH PUSARA LEMBAH HITAM

SEDARAH PUSARA LEMBAH HITAM
Episode 26. Persekutuan dengan Iblis.


__ADS_3

POV. SUZUKA


Mungkin ini yang dinamakan dendam, entah mengapa aku sangat membenci sekali gadis itu. Semenjak hadirnya Yuka di kehidupan Kenzie, semua berbalik membelanya. Aku pun dikuasai amarah bila mengingatnya. Saat ku terduduk, aku pun berpikir untuk latihan. Akan tetapi aku memikirkan bagaimana caranya agar aku bisa memanggil iblis yang saat itu datang menemuiku? Aku segera pergi ke ruangan pelatihan dengan berlari, rasa sakit hati telah membuatku semkin membenci. Ibuku sekarang mulai tidak mendukungku lagi, rasa marah ini selalu menyelimuti jiwaku. Bagaimanapun aku harus bisa memenangkan pertarungan di Lembah Hitam.


Saat aku sampai di tempat pelatihan, tibalah aku berteriak seraya aku memanggil Iblis. Ini adalah cara terahirku untuk memenangkan pertarungan nanti.


"Wahai Iblis.. Dimanakah kamu hari ini? Aku ingin bersekutu denganmu." Ucapku dengan lantang saat ini.


Akan tetapi tidak ada reaksi apapun, aku mulai bingung sekarang. Aku berfikir bagaimana caranya agar aku bisa berjumpa dengannya kembali, akhirnya ku ambil samuraiku lalu aku memulai latihan dengan penuh semangat.


Hiya Hiya x-slet X les les les.


Suara teriakanku saat berlatih, suara pantulan ayunan samuraipun nyaring terdengar. Ku ayun pedang ini ke kanan dan kiri. Jantungku mulai berdebar, entah mengapa amarahku semakin memuncak.Ku arahkan samuraiku ke arah target yang aku tuju. Tiba-tiba tubuhku terpental jauh ke belakang.


Guberak gubrak.


Tubuhku yang saat ini terpental jauh ke belakang, rasanya aku merasakan pusing di kepalaku karena kepalaku terbentur entah apa yang terjadi sehingga mengakibatkan tubuhku terpental jauh. Aku memutuskan untuk beristirahat dan aku bersandar di balik dinding. Tiba-tiba terdengar suara gelak tawa yang begitu menyeramkan dan aku yakin itu adalah suara Iblis.


Haha huahahaha wahaha.


Suara gelak tawa Iblis terdengar menyeramkan, sontak kakikupun bergetar karena menahan ketakutan.


"Hai Suzuka, aku telah datang menghampirimu. Sepertinya kamu telah berubah pikiran menolak ajakanku kemarin. Apakah kamu ingin bergabung denganku?" Tanya Iblis itu kepadaku.


"Hai iblis.. Apakah kamu bisa menjamin jika aku akan menang dalam pertarungan di Lembah Hitam untuk melawan gadis miskin itu? Aku sekarang tidak mengerti lagi bagaimana caranya agar aku bisa memenangkan pertarungan di Lembah Hitam? Bagaimana bisa aku memenangkan pertandingan, jika tidak ada pelatih yang mendampingiku." Ucapku kepada Iblis saat ini.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, aku pun merasakan tubuhku melayang dan kembali terjatuh ke bawah lantai. Seperti layaknya burung terjatuh dari awan.


Guubrakkk..


Bunyi yang dihasilkan dari benturan tubuhku ke lantai saat ini. Seketika aku tidak sadarkan diri lalu saat aku terbangun ku lihat kembali ruangan gelap ini. Aku yakin ini adalah tempat di mana Iblis bersemayam.


"Wahai iblis.. Apakah kamu membawaku ke duniamu? Aku seperti berada di tempat asing tempo hari." Tanyaku kepada Iblis saat ini.


"Haha, benar sekali Suzuka. Ini adalah tempatku, Jika kamu ingin bersekutu denganku. Buatlah perjanjian antara aku dan kamu. Dengan begitu aku akan membantumu memenangkan pertarungan di Lembah Hitam. Sebagai imbalan untukku, aku ingin bersemayam di jiwamu.


"Untuk apa kamu menginginkan jiwaku? Bukankah kamu sudah memiliki kekuatan yang hebat?" Tanyaku kepada Iblis saat ini.


"Suzuka.. Dengarkanlah aku! Setiap perjanjian pasti ada imbalan. Jika kamu menginginkan sesuatu, begitupun aku yang juga menginginkan sesuatu darimu. Kulihat auramu sangat cocok denganku. Aku bisa menguasai jiwamu dan kita bisa bersatu. Dalam sebuah perjanjian kita akan terikat dalam jiwa yang menjadi satu. Setelah kamu memenangkan pertarungan di Lembah Hitam, jiwamu akan dikuasai olehku." Ucap Iblis dengan begitu menakutkan.


Aku mulai berpikir, jika aku kalah dalam pertempuran nanti bisa saja aku akan mati akan tetapi jika aku memenangkan pertempuran bersama Yuka. Jiwaku pun akan dikuasai oleh iblis. Dua pilihan yang benar-benar sulit.


"Suzuka, jangan terlalu lama kamu berpikir. Jika kamu ingin bersekutu denganku, yakinkan dirimu." Ucap dari Iblis seolah marah kepadaku.


"Iblis.. Aku sedang berpikir. Tidak bisakah kamu sabar sebentar? Jika nanti jiwaku dikuasai olehmu, apakah aku masih akan tetap hidup?" Tanyaku kepada Iblis.


"Haha haha, tentu saja kamu masih akan tetap hidup tetapi nuranimu telah hilang. Hidupmu akan dikuasai dendam dan benci. Kamu harus selalu patuh dengan apa yang kuperintahkan nanti." Ucap Iblis kepadaku.


"Oke, baiklah jika seperti itu. Mau tidak mau aku menyetujui permintaanmu tetapi ingat aku ingin tetap hidup." Ucapku dengan tegas kepada Iblis.


"Tenang saja Suzuka, percayakan semuanya kepadaku." Sahut Iblis kepadaku saat ini.

__ADS_1


"Sekarang kamu duduk di sana!" Sambung ucap dari Iblis kepadaku dengan menunjuk ke arah batu besar yang ada di sudut tempat ini.


Aku menuruti perintahnya lalu aku duduk di atas batu.


"Suzuka.. Berkonsentrasilah. Aku akan kirimkan kekuatan untukmu agar kamu memenangkan pertarungan di Lembah Hitam." Seru Iblis saat ini. Aku pun duduk seraya aku sedang bermeditasi di atas batu. Aku fokuskan pikiranku, agar aku dapat menerima transfer tenaga dalam dari Iblis.


"Kamu sudah siap Suzuka?" Tanya Iblis kepadaku. Aku pun menganggukkan kepalaku, seraya aku memberi kode kepadanya bahwa aku telah siap.


Cekiiitt duar duar duar duar.


Bunyi yang dihasilkan dari ledakan transfer tenaga dalam, tubuhku rasanya seperti disambar petir. Ada sesuatu masuk ke dalam jiwaku, seperti ada aliran listrik yang mengalir dari ujung rambut hingga ujung kaki. Setelah Iblis selesai memberikan kekuatan kepadaku, akhirnya tubuhku pun mulai lemas. Kepalaku kunang-kunang dan aku terjatuh kembali.


Gubrak gubrak..


Bunyi tubuhku yang terjatuh dari atas batu. Aku pun seolah tidak sadarkan diri, tubuhku semua terasa sakit. Perlahan ku buka pelupuk mataku, ternyata aku sudah kembali di Kerajaan Suji. Aku mulai bangkit lalu aku duduk bersandar ke dinding yang sebelumnya aku sadari.


Tidak lama kemudian terdengar suara ibu yang memanggilku saat ini.


"Suzuka.. Suara apa itu?" Tanya ibu kepadaku.


"Ibu... Bantu aku berdiri." Ucapku seraya aku meminta pertolongan kepada ibu.


"Apa yang terjadi Suzuka? Tubuhmu sepertinya lemah sekali. Apakah hari ini kamu berlatih dengan keras?" Tanya ibu kepadaku. Aku pun enggan untuk menjawabnya karena Ibu pasti akan marah saat ibu mengetahui aku telah membuat perjanjian dengan Iblis.


"Ibu.. Bisakah Ibu bertanya di lain waktu? Tubuhku benar-benar lemas, bu. Bisakah aku meminta pertolongan untuk membawaku ke dalam kamar?" Ucapku kepada Ibuku seraya meminta pertolongan.

__ADS_1


"Ibuku pun mengangguk lalu ia meraih tanganku dan mulai merangkulku. Aku pun berjalan di papah dengan bantuan ibu, sampai aku tiba di dalam kamar tubuhku dibaringkan ibu di atas ranjang.Aku mulai terlelap saat aku merasakan nyaman beristirahat di kamar tidurku.


"Suzuka, istirahatlah. Nanti Ibu panggilkan tabib ke sini." Ucap ibu dengan segera berangsur pergi.


__ADS_2