Semalam Dengan Mantan Ku

Semalam Dengan Mantan Ku
Kutukan


__ADS_3

Setelah menggelar acara lamaran, akhirnya Dean dan Alenka melangsungkan pernikahan. Dean tak henti mengucap syukur karena Alenka bersedia menjadi istrinya, sungguh beruntung rasanya Alenka mau menerimanya dengan segala masa lalu nya yang buruk.


" Duh, cantik banget sih, Al. " puji Kyara saat menghampiri mereka di pelaminan. Kyara sangat senang Dean yang dia pikir akan sulit untuk move on kini nyatanya sudah memiliki pendamping, sempat merasa bersalah karena membuat Dean patah hati hebat saat remaja dulu sampai menyebabkan pria itu menjadi playboy tapi kini Kyara bisa bernapas lega melihat Dean yang sangat bahagia sekarang.


" Makasih kak, kakak juga cantik banget. " Alenka serius dengan perkataannya, pantas saja Kalan dan Dean memperebutkan wanita di hadapannya ini, kecantikan Kyara benar-benar membuat nya kagum, mungkin kalau Alenka seorang pria dia juga akan menyukai Kyara, pikirnya.


" Aku mah udah banyak kerutan, Al. maklum lah anak udah dua. " kekeh Kyara.


" Gak kok, Kak. Malah aku lihat kakak masih pantes jadi anak kuliahan, persis kaya ABG, gak kelihatan udah punya buntut. " mereka berdua tertawa, para suami hanya tersenyum melihat keduanya yang tengah asik saling memuji.


Setelah memberi ucapan selamat pada Dean dan Alenka, Kyara dan Kean kembali ke tempat duduk mereka.


" Kamu kenapa sayang? " tanya Kean pada sang istri yang sejak tadi memanyunkan bibirnya dihadapan Kean, ia bingung karena sejak tadi istrinya masih tersenyum dan bercanda, tapi sekarang tiba-tiba sang istri seperti sedang kesal, entah apa penyebab nya Kean pun bingung sendiri.


" Aku pengen nikah lagi. " ceplos Kyara asal.


Kean tercengang mendengar perkataan sang istri, Dia panik, bagaimana mungkin istrinya ingin menikah lagi, apakah selama ini Kyara tak bahagia dengannya? pikir Kean.


" Kamu mau nikah sama siapa? jangan sinting deh, yank. Aku masih cinta sama kamu, aku gak akan biarain kamu ninggalin aku dan anak-anak ! " ucap nya serius.


" Bukan itu maksudnya, aku iri lihat Alenka, mereka lamaran, akad nikah, resepsi yang romantis dan mewah, sementara kita? kamu nikahin aku aja dadakan. Gak romantis sama sekali. aku kan juga pengen mewujudkan pernikahan impian aku. " gerutu Kyara saat mengingat masa lalu nya dengan Kean.


" Ya ampun sayang, itu kan karena aku takut kamu berubah pikiran, makanya buru-buru aku nikahin. Kamu mau resepsi kaya gini? yaudah aku bisa bikinin yang lebih mewah dan romantis dari ini kok. " ada rasa menyesal mengingat bagaimana dulu dia menikahi Kyara, bukan sengaja ingin menikahinya dengan cara seperti itu tapi memang keadaan yang membuat Kean harus mengambil tindakan itu.


" Gak usah, Malu kak anak udah dua mau resepsi. " kesal Kyara. Memang dia ingin mewujudkan pernikahan impiannya tapi bukan saat ini, tidak di saat dia sudah punya dua anak, bahkan anak pertama nya saja sudah menginjakan kaki nya di sekolah dasar.


Kean hanya bisa menghela napas pelan di barengi rasa bersalah pada sang istri. " Maaf aku gak mikirin perasaan kamu waktu itu, terlalu

__ADS_1


terburu-buru tanpa bertanya kamu ingin pernikahan seperti apa." lirih Kean.


Melihat raut wajah sedih sang suami membuat Kyara tak tega, apalagi selama ini pernikahan mereka sudah sangat bahagia, harusnya ia tak perlu iri dengan orang lain. " Maaf, harusnya aku gak iri kaya gitu, aku bersyukur bisa punya suami kaya kamu dan di anugerahi dua anak yang tampan dan cantik, tanpa pernikahan seperti ini pun aku bahagia ko sayang."


Mendengar jawaban sang istri membuat Kean ingin sekali mencium istrinya saat ini, tanpa berpikir panjang Kean langsung melesatkan ciumannya pada Kyara.


Anzel dan Vio yang baru datang pun langsung meneriaki kakak dan kakak ipar nya itu, sehingga ciuman mereka akhrinya terlepas.


" Dasar gila! mesum gak tau tempat. Kalian lupa ini nikahan Dean sama Alenka, malah kalian yang mesra-mesraan. Lihat tuh gak malu apa di lihatin banyak orang. " ketus Anzel.


" Bang Kean tuh main nyosor aja, gak lihat sekitar." oceh Kyara.


" Ya maaf ke bawa suasana sayang, kamu juga gak nolak dan menikmatinya kan? " goda Kean sambil menaik turunkan alisnya.


" Pengantin lama, kalau mau bermesraan cari kamar sana. "


" Ya Tuhan, kenapa gue di kasih satu meja sama dua orang mesum ini lagi. " ucap Dion yang baru saja datang dan sekarang duduk bersama dua pasang suami istri yang mesum itu.


" Tuh, bestie loe udah nikah. Loe kapan nyusul, masih begini aja, nanti kalau Kalan nikah juga loe kesepian Di." kata Anzel yang tau sahabatnya masih enggan menjalin hubungan. Entah bagaimana lagi dia menyadarkan Dion bahwa tak semua wanita sama terbukti para istri mereka tak seperti itu.


" Masih trauma? " tanya Kyara lagi. " Gak semua wanita begitu Dion, gue, violetta, Alenka gak gitu kok."


" Ya itu kan kalian, kalau gue belum tentu dapat cewek yang bener kaya kalian gimana? gue gak mau sakit hati lagi, Kak. " lirih Dion yang memang masih trauma di tinggalkan menjelang hari pernikahannya dulu.


" Kalan mana? " tanya Kean penasaran sambil mengedarkan pandangan nya, ia hanya melihat Kalan saat akad nikah tadi tapi belum bertemu lagi dengannya saat resepsi.


" Gak tau gue, lagi merenungi nasib kayanya di tinggal nikah duluan sama adiknya. " kekeh Dion.

__ADS_1


Tanpa banyak yang tau Kalan saat ini tengah merasa patah hati, baru saja dia membuka hati untuk gadis lain tapi apalah daya ternyata gadis yang di sukainya sudah memiliki calon suami, bahkan mereka akan menikah tiga bulan lagi.


Seorang gadis yang baru satu bulan ini bekerja menjadi pelayan di cafe miliknya, mampu membuat Kalan merasakan getaran yang sudah lama tak pernah ia rasa, tapi sayang lagi-lagi Kalan harus menelan pil pahit saat gadis itu mengatakan akan menikah dengan pria lain.


Setelah serangkaian acara yang melelahkan akhirnya Dean dan Alenka bisa beristirahat di kamar pengantin mereka.


Dean langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur, lelah sekali rasanya tapi ia juga sangat bahagia hari ini, semua keluarga dan teman nya hadir di acara penting dalam hidupnya, termasuk Doni saksi perjalanan cinta mereka sejak SMA dulu.


" Sayang kamu gak mandi dulu?" tanya Alenka menghampiri sang suami yang hampir saja memejamkan matanya.


Baru saja memejamkan mata, tapi suara lembut sang istri membuat Dean membuka kembali matanya " Aku ngantuk sayang, capek. Bentar ya isi tenaga dulu satu jam aja. Biar full power nanti malam pertamanya. " goda Dean sambil mengedipkan sebelah matanya.


" Eemmm, maaf Kak? " Alenka menundukkan wajahnya karena merasa bersalah pada Dean.


Dean yang melihat hal itu langsung bangkit dari tidurnya dan merubah posisinya menjadi duduk di tepi ranjang saat ini kemudia Dean menepuk sisi sebelahnya yang kosong, meminta Alenka duduk di dekatnya." Kamu kenapa sayang. "


" Kita harus tunda dulu malam pertamanya. "


Dean mengerutkan dahinya mendengar permintaan Alenka. " Kenapa? "


" Aku datang bulan, maaf ya kak. " jawab Alenka merasa bersalah.


Dean hanya bisa menepuk jidatnya sendiri , gagal lagi. Apa ini kutukan dari authornya ya. Dulu Kean gagal malam pertama, lalu Anzel di buat gagal juga saat malam pertama, kini giliran dirinya di buat gagal karena sang istri datang bulan. Sepertinya ini kutukan dari author untuk mereka semua yang mesum tingkat akut.


.


.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2