Semalam Dengan Mantan Ku

Semalam Dengan Mantan Ku
Curahan hati


__ADS_3

" Kenapa loe? "


Pertanyaan pertama Dean saat Dion mengajaknya bertemu di club malam usai menghadiri pernikahan Doni dan Angel.


Sulit sebenarnya untuk Dean meminta ijin pada sang istri untuk pergi ke club malam, tapi karena Dion butuh teman curhat jadi Alenka mengijinkannya dengan syarat Dean tak boleh pulang dalam keadaan mabuk. Dan ini adalah kali pertama Dean menginjakan kakinya kembali ke club malam setelah menikah, bahkan menyentuh alkohol pun ia tak pernah lagi.


" Ada masalah sama Tasya? "


" Dasar sinting! " ketus Doni yang baru saja datang menghampiri kedua sahabatnya yang sedang duduk. " Loe ngapain nyuruh gue kesini? "


Dean mengerutkan dahinya melihat Doni yang tiba-tiba berada di club malam. " Lah loe ngapain kesini? Bukannya harusnya loe malam pertama sama bini loe di hotel? Mau nyari mangsa loe ya di sini? " Dean menatap curiga pada Doni.


" Sembarangan aja kalo ngomong. Nih si kampret ngechat gue nyuruh gue kesini katanya urgent menyangkut hidup dan mati. Ya gue langsung buru-buru kesini lah, gue kan gak cuma setia kawin, tapi juga setia kawan." jelas Doni.


"Padahal gue udah siap mau pemanasan, emang bangkke nih anak. Ganggu aja. "


Orang yang sedari tadi di bicarakan pun seakan tak peduli dengan kehadiran dua orang sahabatnya itu, ia terus saja sibuk menenggak minumannya. Padahal dia lah yang menyuruh dua orang itu untuk datang mendengarkan curahan hatinya.


" Kenapa sih nih anak? " tanya Doni.


" Kayanya ada masalah sama Tasya. " sahut Dean.


" Jangan diem aja, gue udah bela-belain ini nunda malam pertama demi loe, Di. " kesal Doni yang sedari tadi tak sabar ingin mendengar cerita Dion.


" Elah, malam pertama dari mana sih! Paling juga malam kesekian. " sindir Dean yang memang begitu adanya. Ia sangat tau seperti apa sahabatnya itu, ya hampir sama lah dengan dirinya.


" Ini malam pertama sebagai pasangan suami istri, bambang! "


" Berisik banget loe berdua kenapa jadi berdebat dari tadi. " sentak Dion yang mulai kehilangan kesabarannya mendengar kedua temannya sibuk meributkan hal yang tidak terlalu penting menurutnya.


" Ya loe dari tadi cuma minum aja, bukannya ngomong. " timpal Dean tak mau kalah.


" Gue bingung sama Tasya, masa gue di tolak. " ujar Dion yang langsung mendapat serobotan dari Doni.


" Yaelah, Di.Gue juga pernah di tolak sama cewek. "

__ADS_1


Dean menepuk kepala bagian belakang Doni.


" Diem dulu setan ! temen mau cerita juga. "


Doni meringis sambil mengusap kepalanya yang terasa cukup sakit " iya-iya yaudah cerita, Di. "


Dion meneguk minumannya hingga rasa panas menjalar di tenggorokkannya.


" Loe tau alasan dia nolak pas gue ajak nikah? "


" Ya mana gue tau, loe cerita aja belum . Gue bukan cenayang yang bisa nebak-nebak." kesal Doni yang lama-lama merasa sebal karena Dion cerita setengah-setengah.


" Doni! tegur Dean keras. " Bisa diem dulu gak? nyaut lagi lama-lama nih rokok gue sundut ke bibir loe. "


Doni berdecak sebal. " Gue kan cuma jawab salah dimana coba? "


" Jawaban loe yang salah. "


Dion menunduk menatap botol minuman di depannya dengan nanar, sekelebat jawaban Tasya terngiang-ngiang di telinganya. Dion berdecih sebelum kembali bersuara.


" Hah? " sontak kedua sahabatnya terkejut mendengar perkataan Dion.


" Maksudnya gimana? dia gak mau jadi istri loe? cuma mau jadi partner ranjang loe gitu?" tanya Doni serius.


Dion mengedikan bahunya. " Entahlah gue juga gak tau maunya gimana, di tawarin yang lebih baik malah nolak, bingung gue. "


" Loe udah bilang kalo loe cinta sama dia? " tanya Dean.


" Gak usah gue bilang harusnya dia tau lah dari sikap gue selama ini ke dia gimana, kalo gak cinta ngapain gue larang dia deket sama cowok lain, terutama si Alex itu. " Dion mendadak kesal mengingat bagaimana Alex terus saja mendekati Tasya meski wanita itu sudah menolaknya.


" Bodoh!" sentak Doni. " Gak peka banget sih loe jadi cowok! cewek juga butuh pernyataan biar pun dari sikap loe udah memperlakukan dia dengan seistimewa mungkin, tetep aja dia pasti nungguin ungkapan cinta loe biar lebih yakin. "


" Tasya pasti mengira loe itu cuma mau tubuhnya doang, makanya dia nolak loe. " timpal Dean.


" Gini nih kalo seumur hidup cuma kenal irene doang, loe gak punya pengalaman tau gak! jadi gak peka." ujar Doni yang tak habis pikir kenapa temannya itu bodoh dalam hal wanita, mungkin juga karena kurang pengalaman, pikir Doni.

__ADS_1


" Irene kan gak ribet, dia juga biasa aja gak pernah nuntut ini itu, jadi ya mana gue ngerti perasaan cewek gimana. " ucap Dion, tanpa Dion sadari selama berpacaran dengan sang mantan dirinya memang lah cuek sehingga membuat irene pun bersikap sama dengannya.


" Dia bukannya gak ribet, tapi dia udah lelah ngadepin loe yang cuek dan gak peka, makanya dia selingkuh. Gak salah lah selama ini irene masa bodo sama loe, gak banyak nuntut, orang ada cowok lain yang gantiin peran loe sebagai pacarnya. " celetuk Dean yang sudah kesal dengan temannya yang bodoh itu.


Dion mengusap kasar wajahnya, bukannya marah karena Dean membahas masa lalunya ia malah baru menyadari bahwa mungkin sikapnya selama ini membuat irene memilih pria lain. Walau sebenarnya tidak ada alasan untuk sebuah perselingkuhan, tapi entah kenapa Dion merasa sikapnya adalah salah satu penyebab irene selingkuh.


" Udah mending loe balik ke hotel, ungkapin cinta loe. Loe lamar lagi dia dengan yang lebih romantis biar meyakinkan. " usul Dean yang langsung disetujui oleh Doni.


" Iya balik loe sana, gue juga mau balik ini bini gue udah nungguin, kasian dia gue anggurin. "


" Yeh, si setan yang dipikirin begituan mulu. Loe udah tiap saat gituan ama Angel juga, di jadiin juga enggak, sayang tuh sper*ma di buang-buang. " sindir Dean sambil terkekeh, mengingat sering sekali ia menemukan bekas kon*dom di apartemen Doni.


" Tau loe, sayang tuh sper*ma loe buang kaya gak ada artinya, barang kali salah satunya calon presiden kalo loe jadiin. " timpal Doni yang ikut terkekeh bersama Dean.


" Loe aja berdua yang punya anak, terus nanti loe jodohin deh." celetuk Doni.


Dean dan Dion langsung melemparkan tatapan mematikan pada Doni. " Mesti banget di bahas apa? gue jadi juga belom, masa dari masih zigot udah mau di jodohin, sinting! " kesal Dion.


" Ada juga loe yang udah nikah duluan, buruan punya anak. lumayan noh perusahaan loe berdua semakin besar kalo loe jadi besanan. " lanjut Dion.


" Kalo punya anak gak asik ah, gak bisa olahraga ranjang tiap hari gue. " sahut Doni.


Dean langsung melempar bungkus rokok milik Dion ke arah Doni " Dasar mesum! otak loe isinya cuma begituan doang. "


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


maaf banget gaes baru up, sungguh


kemarin² asam lambung ku kumat, terus juga di dunia nyata aku super sibuk gak cuma nulis doang, jadinya lama ga up maaf banget ya. 🙏

__ADS_1


makasih yang sudah sabar menanti, dan mohon dukungannya 🙏


__ADS_2