Semuanya sudah berlalu

Semuanya sudah berlalu
Bab 1 pagi yang indah


__ADS_3

semburat merah matahari menyapa semua manusia untuk cepat bergegas baik yang kesekolah,kantor ataupun aktivitas lainnya.


Aku Ririn sudah siap dengan segala perlengkapanku baik untuk Alesa yang akan berangkat kesekolah dengan bekalnya.aku juga bersiap untuk kerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta sebagai seorang acouting.


" ma kita berangkat " Alesa memanggil aku yang masih mengambil barang barangku


"ia sayang mama sudah selesai." sudah pamit sama oma belum


"sudah oma."


"Bunda ririn berangkat ya?? sambil memcium punggung tangan bunda.bunda yang selalu setia menemaniku walau terlihat lelah diwajahnya


" hati - hati ya Ri" kata bunda sambil merapikan topi Alesa


"ia bunda." jawab Ririn


"da da da oma Aleza" Aleza melambaikan tangannya.


Aku mengantar Alesa ke sekolahnya.


" Alesa nanti pulangnya tunggu opa yang jemput ya,kata opa nanti opa yang jemput ya"


" ia mama." jawab Aleza sambil mencium kedua pipiku


" da da mama,sampai ketemu di rumah ya


"ia sayang mama jalan dulu.jadi anak yang pintar biar bisa jadi dokter"


"ok ma" aleza mengangkat jempolnya


Aku langsung menjalankan motor menuju tempat kerjaku.


"pagi pak udin " sapa aku melihat pak udin yang sibuk dengan memebersihkan ruangan tempat keuangan


"pagi juga nona Ririn.wah karyawan paling rajin" sapa pak udin


" ah pak udin.biasa aja kali.


" mau minum apa??" tanya pak Udin

__ADS_1


"sudah pak udin nanti saya buatkan.terima kasih ya.jawab aku


pak Udin orang tua yang selalu baik buat kita semua karyawan.ia selalu sopan kepada siapa saja.ia tak pernah membedakan.


jam menujukan 7.30.karyawan satu persatu sudah mulai memasuki kantor


" pagi Ririn" sapa Irna


"pagi juga Irna" aku membalas sapa Irna


"kayannya kalau untuk karyawan teladan kamu pasti bisa mendapatkannya.secara kamu tidak pernah terlambat." ujar Irna


" Ah biasa aja Ir,tahulah peraturan kantor.terlambat di potong hampir seratus kan sayang?? aku tersenyum menanggapi ucapan Irna


" Ririn pak Simon akan di gantikan dengan orang baru???


" kapan Ir??"


" bilangnya hari ini""


" memangnya pak simon kenapa???


" kamu info akurat sekali ya"


" irna ko di lawan" Irna tersenyum


" pengumuman sebentar lagi pengganti pak simon akan datang jadi semua karyawan di harapakan untuk menyambut direktur baru.Demikan dari bagian informasikan disampaikan ke semua divisi dalam kantor melalui pengeras suara.


semua karyawan berkumpul di aula untuk menyambut direktur baru.


"pagi semuanya.hari ini kita kedatangan direktur baru.yaitu pak Raiyan saputra Adipati.dia yang akan menggantikan pak simon." Sekretaris Reni menyampaikan pidato untuk semua karyawan.


Seorang laki laki tampan tinggi,putih,rambutnya yang di sisir rapi.


" hallo semuanya perkenalkan saya Raiyan Saputra Adipati.mari kita sama samamembangung perusahaan ini.saya dengar semua karyawan di sini semua loyal dengan pekerjaan.semoga kita semua bisa sama sama bekerja sama." Raiyan merapikan jas yang di pakainya


semua karyawan wanita terpana dengan ketampanan.semua memandang tak berkedip.aku hanya merasa heran.ko semuanya menatap tak berkedip.memang ku akui ia tampan,tapi..


Irna mencubit lenggangku

__ADS_1


"Ririn ayo kita memberi salam"


Aku maju kedepan,"selamat pak "" aku mengulurkan tanganku.diikuti oleh karyawan yang lain.ada yang sengaja berjabatan tangan lama.aku tak perduli.aku harus kembali ketempat untuk melanjutkan pekerjaanku


"Ririn ganteng ya bos kita,kalau beginj aku semangat.Irna terus bicara di sampingku


" kerja Ir nanti di marah oleh ibu lusi.tu matanya seperti mau menerkam"


Irna duduk ditempatnya.


Irna langsung menarik kurai untuk duduk.


Tak terasa waktu berlalu dengan cepat.waktu makan siang


"Ayo Ririn kita makan?? ajak Irna


" kamu aja.aku bawa bekal dan kerjaku masih banyak.ini masih 2 cabang blm berikan laporanya.nanti aku makan disini???


"Ririn kapan ya kamu bisa di ajak makan di kantin,kalau tiap hari bawa bekal?? Irna memandangku


" Irna kamu kan tahu bagaimana hidupku.seorang ibu dari 1 anak.kamu tahu aku tidak mau bebankan semuanya di bunda dan papa.kasian mereka sudah umur.saatnya aku yang bekerja.


"ia aku tahu.tapi kan sekali kali.


" sudah sudah jalan kamu.nanti cacing di perut kamu resah karena belum di isi


Irna melangkah pergi


Aku melanjutkan pekerjaanku


Aku merasa ada yang memperhatikan.


kuangkat wajahku


deng oh...bos baruku di depan pintu.hatiku bergetar memandang wajahnya.duh tampan juga.


"kamu tidak makan"" tanya Rayian


"aku bawa bekal dari rumah.sebentar juga aku makan""

__ADS_1


oh. Ray berjaln meninggalkan aku yang masih berkutat dengan pekerjaanku


__ADS_2