
Dean.
sudah 9 tahun kami berpisah,dan setelah 9 tahun kami bertemu,kenapa ia begitu benci kepada?? aku tahu aku salah meninggalkannya untuk menikah dengan Ella temannya.awalnya ku tolak tapi mami memohon kepada ku untuk menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut.papa Ella mengajukan untuk menikah dengan anaknya.aku tak mungkin menolaknya karena airmata mami.mami adalah orang yang paling aku sayangi tak mungkin aku mengecewakannya.aku menerima pernikahaan ini dan Ella juga tahu bagaiaman peresaanku sebenarnya tapi ia tak pernah mempermasalahkan.yang penting aku selalu berusaha ada di sampingnya.aku mengusap keringat yang membasahi wajahku.aku ingin bertemu dengan Ririn untuk menyelesaikan semua permasalahn yang terjadi.aku harus meminta maaf karena mungkin sampai saat ini ia tak pernah memaafkanku.entah bagaimana caranya aku meminta maaf kepadanya.waktu aku ke perusahaan saja ia seperti tidak mengenal ku?? apa yang harus ku perbuat???drttt drtt bunyi hp kulihat Rangga menelponku
"bro lagi dimana?? tanya Rangga
" aku lagi di kantor??
" jadi kita meting lanjutan untuk proyek pembangunan sekolah dengan perusahaan Rayian??
"jadi,masih setengah jam lagi,bukankah hari ini mereka yang kesini??
" ia hari ini Rayian yang akan ke sana_hati hati ada ririn,bisa bisa hati kamu berdebar?? goda rangga.aku hanya menarik napas panjang
" entahlah Rangga aku merasa bersalah kepada Ririn setelah aku memutuskan menikah.aku tak pernah bertemu dengannya setelah kita lulus sekolah.alasan aku balik indonesia karena aku ingin minta maaf
__ADS_1
"Dean kamu harus menyelesaikan semuanya"
" makanya aku sengaja mengundang mereka kesini untuk meting lanjutan.aku akan minta waktu dengan ririn untuk menyelesaikan semuanya.aku tidak mau masalah ini sampai begitu lama.kamu lihat tidak waktu kita kekantor rayian ririn seakan akan tidak mengenal kita.aku tahu ia sangat marah dan benci kepadaku.semua salahku"
" selesaikanlah,apapun yang terjadi sekarang kamu sudah menikah.tapi aku dengar sampai saat ini ririn belum menikah.entah apa penyebabnya.itu juga waktu bertemu dengan Lina di mall.aku sengaja tanya kabar Ririn dan dia mengatakan ririn belum menikah."
"aku tahu rangga,tapi aku harus minta maaf.sudahlah cepat kesini karena pasti Rayian dan Ririn sudah kesini."
"oke aku tutup teleponnya,aku segera kesana." rangga menutup panggilan teleponnya.
" masuk" terlihat asisten Dean yang berdiri di depan pintu
" pak pak Rayian dan sekretarisnya sudah datang?? Tio memberitahu kepada atasannya
" suruh mereka masuk jangan lupa minumannya."
__ADS_1
selang beberapa menit Rayian dan Ririn beriringan masuk.
"siang pak Dean"sapa Rayian dengan senyum.tapi ririn hanya dengan wajah datarnya tanpa senyum.Dean menyadari itu.
" silakan duduk kita tunggu sebentar karrna rangga masih dalam perjalanan"
tak lama kemudian Rangga datang
"sori terlambat, biasa macet"
"alasan kamu doang"
"siang Rayiaan,siang Ririn makin cantik aja" goda Rangga kearah Ririn tapi masih dengan wajah datarnya tanpa memperdulikan Rangga.
"oke karena kita sudah berkumpul kita mulai saja,karena sekretarisku ini selalu on time ia tidak mau lama lama." KatabRayian sambil melihat kearah Ririn.yang ditatap tetap wajah datarnya."Ririn keluarkan dokumen yang sudah di rivisi tolong diberikan kepada Dean dan Rangga supaya mereka bisa melihatnya.
__ADS_1
Rangga dan dean melihat proposonal yang dibawa oleh Rayian.