
Banyak karyawan yang tak menyangka kalau bos mereka begitu tiba tiba melamar Ririn.selama ini mereka tidak pernah tahu kalau mereka adalah sepasang kekasih.karena selama berada dikantor mereka seperti dua orang yang tak dikenal.Ririn yang masih bingung dengan lamaran yang tiba tiba hanya bengong saja apa yang harus dikatakan.saat Rayian memegang tangannya Ririn terkejut
" apa ini bukan mimpi kan??Ririn masih tak percaya
" bukan ini kenyataan aku melamar kamu untuk jadi istriku?? mau kah kamu mendampingiku selama sisa umurku? Rayian menatap indah mata Ririn Ririn yang tak mampu berkata kata hanya diam,tapi airmatanya jatuh membasahi pipinya.
" aku menerimamu untuk menemanimu dalam sisa umurku" jawab Ririn dengan suara yang hanya di dengar oleh Rayian.Rayian meraih jari manis tangan kiri memasang cincin yang dipegang
" terima kasih karena mau menerimaku mendampingiku" Rayian mencium kening Ririn.plolk plok tepuk tangan semua orang yang hadir begitu bergemuruh dalam ruangan itu.ada seorang yang merasa sakit.tapi apa daya ia tidak bisa berbuat apa apa,karena Dean dan Ririn telah berakhir lama.acara ulang tahun di lanjutkan semua orang menikmati makan minum yang telah di suguhkan.Rayian yang memegang tangan Ririn seakan tidak mau melepaskan,ia mengajak Ririn ke meja orang tuanya dan adik adiknya duduk.dengan senyum yang mengembang.
" wah bakalan dapat traktiran banyak ni" kata Ria
__ADS_1
" Kak sini duduk sama kita jangan mau sama kak Rayian.udah deh kak Rayian lepasin tuh tangannya kaka.sudah pada merah.memangnya pegangannnya harus keras begitu kasian kaka.semua orang di ruangan ini tahu kalau sudah jadi milikmu" Rani memisahkan tangan Rayian dari Ririn
" o ia kak kami bertiga adalah adik adiknya kak Rayian kalau Ini Rani,Rini dan Ria yang bungsu yang masih cengeng kalau papi mami jalan" Ririn tersenyum menyambut uluran tangan adik adik Rayian.
" salam kenal nama ku Ririn" "malam pak simon,malam Ibu" sapa Ririn menyalami orang tua Rayian.Mami tersenyum melihat Ririn.demikian juga Papinya Rayian
" semoga bahagia ya,mami dan papi nggak nyangka kalau Rayian punya keberanian melamar dalam acara ini,Rayian nggak bilang bilang"
" nggak malahan kami senang? kapan kita resmi ni" kali papi yang bicara
" terserah Ririn saja aku ikut , kebetulan kak Bima sudah setuju,mami dan papi ada kakanya Ririn bersama istri,kalau istrinya pasti papi kenal karena salah satu skretaris di kantor"
__ADS_1
' ayo ajak kakknya duduk di meja ini,Ray tolong panggilkan kakanya Ririn"
" Ia pi, kamu tunggu di sini ya aku panggil kak Bima dan Resty" Ririn mengganguk kepalanya.Rayian menuju tempat duduknya Bima dan istrinya
" Kak Rin,kenapa ya insial nama kita sama ya R,jodoh ya kak" kata Ria sambil membuka permen kopiko yang di pegang
" itu namanya jodoh ia kan Rin" sambung Rini yang lagi asyik selfi
" ia namanya jodoh"
" wow kebetulan sekali ya kenapa nama kita di awali dengan huruf R ya,apakah kita berjodoh dalam keluarga?? Ria berkata
__ADS_1