
Drtt drttt bunyi hp Rayian.Rayian mengambil hp di lihat mami memanggil.
" hallo mami""
" turunlah kami semua ada menunggu mau ke rumah neneknya Ririn sebelum kembali kekota"
" ia mami kami akan turun"Rayian menutup panggilan telepon.
" mami telepon ya??
" ia mereka sedang menunggu kita untuk ke rumah nenek sebelum pulang kekota.Ririn turun dari tempat merapikan pakaian dan rambutnya setelah di rasa semua sudah oke ia melihat rayian juga sudah selesai dengan pakaiannya.
" ini baru pemanasan?
" maksudnya??
" setelah sampai di tempat tinggal kita baru tempur yang benar benar"
" Rayian" teriak Ririn jengkel
" kenapa,malu sudah jangan malu kita kan sudah suami istri"
__ADS_1
"aku malas sama kamu" kata Ririn sambil berjalan mendahului Rayian.Rayian segera menangkap tangannya mereka berjalan bersama
" pengantin baru,wajahnya selalu ceria" goda Papi yang ada di samping mami.
" betul Pi, lihat tu kak Rayian wajahnya bersinar seterang mentari di luar" sambung Rani.Rayian melotot ke arah adiknya.sedangkan Ririn yang disebelah hanya senyum senyum malu.
"pi ada tiket untuk Rani balik ke LA tidak siang ini" Rayian menatap Rani
" Kak aku kan hanya bercanda,aku pingin di indonesia masih liburan"wajah memelas Rani
" sudah Rayian kau itu membuat Rani nenangis,ayo jalan nanti keluarga Ririn menunggu kita"Mami melerai pembicaraan Rayian dan Rani.mereka beriringan keluar.mobil meluncur meninggalkan hotel tempt merka menginap.
tak sampai dua puluh menit keluarga Rayian telah sampai di kediaman nenek Ririn.mereka di sambut oleh keluarga.Ririn.Aleeza yang melihat Ririn datang sambil berlari ke arah mamanya.
" Alezha tidak nakal kan??" tanya Ririn sambil mencium kedua pipi anaknya. dan mengedongnya
" tidak Ma, Alezha kan anak baik"
" pintar,ayo beri salam pada papa Rayian,oma,opa dan adik adiknya Papa Rayian"Alezha turun dari gendongan Ririn.Alezha menyalami satu persatu.sampai di depan Rayian mengendongnya.
" ayo masuk,kakek dan nenek sudah menunggu di dalam" Bunda Ririn menyilakan mereka masuk.mereka semua masuk kedalam.
__ADS_1
" maaf kami terlambat"
" tidak apa apa kami maklum" Kata Ayah Ririn
" ibu dan pak nak Rayian ayo kita langsung kedalam untuk makan semua sudah di sediakan"Bunda menyilakan keluarga Rayian keruang makan.semua makanan sudah tersedia.Kakek dan Nenek yang menunggu keluarga Rayian di meja makan.
" silakan duduk semuanya, " kakek menyilakan mereka duduk.
" pak bu maaf ya kalau makanan kami seperti ini" kata nenek
" ah nenek ini sudah lebih dari cukup" kata mama Rayian.Rani,rini yang melihat makanan yang tersaji membuat air liur mereka meleleh
" kak kalau makan begini aku lupa diet"
" hus diam"rani menegur Rini.wajah Rini cemberut.
" ayo silakan makan jangan sungkan" nenek menyilakan semua yang di meja untuk makan.
" Alezha ayo kesini sama mama biar papa bisa mengambil makanannya"Ririn mengulur tangannya untuk mengambil Alezha
" tidak apa apa biar Alezha aku gendong" Rayian bersekeras untuk Alezha duduk di pangkunya.
__ADS_1
" sudahlah Rin biar Rayian memangkunya" kata mama Rayian.mereka mulai menikmati makanan yang telah tersedia.
maaf ya baru update maklum sibuk dalam beberapa minggu ini.sampai lupa updatenya.sedikit lagi novel ini akan tamat.semoga semua pembaca senang dengan cerita ini