
Semua terdiam karena perkataan Dean
"Mami Dean harap jangan pernah usik keluarga mereka,dan mengenai anak Dean dan Ririn, Dean sudah tidak punya hak lagi,memang aku papanya tapi hanya hubungan darah,sedangkan segala legalitas sudah atas nama kakaknya Bima,karena selama kehamilan sampai Alezha berumur sembilan tahun semuanya Kak Bima yang menanggungnya"
" tidak bisa Dean ,mami bisa tuntut itu kan anak kamu?"" mama bersuara
"memang anak Dean tapi di mana tanggung jawabku selama sembilan tahun,itu juga tadi kalau ririn mengatakan coba di katakan pasti aku tak pernah tahu akan anakku"
" kita bisa test DNA"
" mami aku harap cukup sudah biarkan itu semua maunya Ririn aku harap suatu kelak bisa memeluknya dan ia akan mengakui kalau aku adalah papanya, mami aku tidak mau kalau mama mengusik keluarga Ririn"
" ia mami kita tidak bisa datang dengan tiba tiba mengaku sebagai kakek nenek karena pada saat hamil kita tidak pernah mengakui, papi percayakan semua padamu,selesai semuanya dengan baik.dan kamu Ella semua orang punya sisi masa lalu jadi papi harap maafkan kesalagan Dean.sekarang kalian berdua bangunlah rumah tanggamu dengan baik"kata papi bijak.sedangkan Mami masih
dengan wajah tak senang.
" papi kita kan punya hak atas anak itu"
__ADS_1
" mami dengar papi jangan buat kesalahan yang sama karena papi tidak segan segan meninggalakan mami,kita sudah tua nikmati saja masa tua kita dengan bahagia.papi percaya suatu saat pasti cucu kita mengakui kalau kita adalah kakek dan neneknya.yang terpenting mami jangan usik hidup mereka."
drttt drtt hp Dean berbunti.Dean melihat nomer baru yang masuk
" Hallo" Dean menjawab panggilan tersebut
" Hallo ini Dean kan? ini aku Bima semoga kamu tidak lupa,aku ingin kita bertemu"
" kak Bima,ia bisa kak dimana?""
" di taman"
" tapi aku ingin kamu datang dengan istrimu"
" pasti kak aku dan Ella akan ke sana" Dean mengakhiri panggilan telepon
" mami,papi aku bertemu dulu dengan Kak Bima,ayo Ella " Dean memandang Istrinya.Ella bangun dari duduknya mengikuti langkah kaki Dean.Dean menjalankan mobilnya menuju taman yang di janjikan oleh Bima.
__ADS_1
" Ella kamu tidak apa apakan" Dean membuka pembicaraan
" aku tidak apa apa"
"maafkan aku"
" sudahlah kita masing masing punya masa lalu,aku percaya kamu bisa menjaga rumah tangga kita"
" terima kasih sayang" Ella mencium pipi suaminya.mereka akhir sampai di taman.Dean memakirkan mobil, Dean turun dan di ikuti oleh Ella.mata Dean mencari keberadaan Bima.tepat pada saatnya menatap Bima melambaikan tangannya.Dean dan Ella ke sana.
" siang kak" Dean menjabat tangan Bima.Bima membalasnya.
" o ia kak ini Ella" Bima menyalami tangan Ella
" bagaimana kak kabarnya" Dean berbasa basi karena ia merasa canggung sudah lama ia tidak bertemu dengan Bima
" kami semua baik.Dean aku tidak berlama lama karena besok kami akan berangkat ke kota S,ada hal yang ingin aku bilang kepadamu dan istrimu.Ririn sudah bertemu denganmu,apakah ia sudah mengatakan tentang Alezha??"
__ADS_1
" sudah kak ,tadi sepulang kerja"
" Apakah Ririn melarangmu untuk bertemu dengan Alezha?,kalau aku secara pribadi juga tidak mau kamu bertemu dengan Alezha,tapi aku tidak mau kalau Memisahkan kamu dan anakmu walau Ririn melarang,aku akan mempertemukan tapi kamu jangan berharap lebih dari itu"