
Hari demi hari berlalu dengan cepat.tak terasa sudah tiga bulan Rayian dan Ririn berjalan.mereka masih kucing kucingan dengan hubungan mereka.Rayian ingin mengatakan tapi Ririn yang belum siap.ia takut banyaknya yang mencemoohnya.pernikahan Bima dan Risty juga sudah berlangsung.Bima dan istri sudah menempati rumahnya sendiri.dan Risty sedang hamil muda.Alezha di bawa oleh Bima.Ririn sudah berusaha menahan tapi Bima tidak mau karena ia sangat menyayangi Alezha.Risty juga sepakat membawa Alezha.jadi tinggallah Riri,Bunda,Ayah dan Kak Juna.selama dari bayi Bima yang bertanggung jawab atas kebutuhan Alezha.Ririn hanya bisa pasrah.apa bila ia rindu,ia ke rumah Bima atau meminta ijin untuk berakhir pekan dengan Alezha di dampingi oleh Rayian.Rayian sudah ingin menikah tapi Ririn masih mau saling mengenal.terkadang Rayian kesal dengan sikap Ririn tapi Ririn selalu memberikan alasan.apapun alasannya Rayian harus berbesar hati untuk menerima. hari ini adalah ulang tahun perusahaan.semua karyawan di harapkan hadir dalam acara tersebut.Rayian ingin memberika sebuah gaun unutk Ririn tapi Ririn menolak ia tidak mau menjadi pusat perhatian.ia dan Risty telah membeli gaun sesuai dengan selera mereka.Ririn memang orangnya tidak mau menarik perhatian orang.Rayian mengirim pesan untuk menjemput tapi Ririn sekali lagi menolak.Ia mengatakan akan di antar oleh Bima karena ada istrinya Risty yang ikut dalam perayaan ulang tahun perusahaan karena mereka sama sama karyawan di PT Samindo.Ririn memakai make up yang ringan ia tidak mau mencolok ia memakai gaun berlehar v berwarna biru.ia sangat cantik rambut yang biasa di ikat kali di biarkan tergerai saja ditambah jepitan putih menghiasi rambutnya.Bima dan Risty sudah datang menjemput Ririn.saat ia melangkah keluar dari kamarnya Bima dan Risty sudah menunggu.
" wow cantik sekali adikku ini,pangling aku" seloroh Bima.membuat wajah Ririn memerah
" kak jangan memuji nanti aku melayang lho"
" betul sekali seperti mu sayang" tambah Risty
__ADS_1
" suami istri mulai keroyokan ni, ayolah kak sebentar acara di mulai" Ririn melangkah meninggalkan Bima dan Risty yang masih duduk .
" Bunda Ririn berangkat ya" pamit Ririn
" hati hati ya, Bima jaga istrimu dan Ririn"
semua karyawan menunjukkan pesona mereka.Ririn hanya memandang mereka ada pakaian kalau di lihat terlalu menonjolkan tubuh mereka entah itu paha punggung atau dada mereka.
__ADS_1
" Risty apa pakaian mereka kekurangan bahan ya?? tanya Ririn
" Rin mereka mengikuti perkembangan mode makannya pakaian begitu, kemarin waktu kita cari gaun kamu tidak mau" Risti mengoda adik iparnya
" ih amit amit mendingan aku tidak usah datang saja dengan pakaian yang kekurangan bahan"
" ha ha aku tahu kamu pasti menolak.jaman masih sekretaris aja pakaian kamu berbeda"
__ADS_1
" betul sekali,aku tak mau di katakan pamer badan_ayo kita masuk sebentar lagi acara di mulai." sementara Bima yang mendengar pembicaraan mereka hanya bisa mengangkat bahunya saja.