Semuanya sudah berlalu

Semuanya sudah berlalu
Bab 12. Alezha sakit.


__ADS_3

sementara itu Rayian dan dewi masuk ruangan.dengan sekali sentak Dewi terjatuh di lantai


' kamu apa apaan sih datang datang seperti orang gila teriak tetiak di kantor bekin malu saja.kamu itu sadar siapa kamu sebenarnya,akukan sudah bilang hubungan kita tidak ada lagi alias bubar.kamu paham kan dengan maksudku" atau aku harus ulang lagi satu per satu kata kataku" kata Rayian sangat marah.mukanya merah padam,ia sangat berharap tidak melihat dewi karena ia sudah berkhianat dengannya saat mereka masih pacaran.saat masih pacarnya Dewi berselingkuh dengan deni sahabat baiknya.saat Rayian mendapatkan mereka asyik bercumbu di kamar deni saat Rayian hendak mengambil jaket yang tertinggal di rumah Deni.saat itu juga Rayian memuguskan Dewi.tapi memang Dewi nggak ada malu masih datang kekantor Rayian mengaku sebagai pacarnya.Dewi masih menagngis.


" kamu mau menangis sampai keluar darah juga aku tak perduli.sebaiknya kamu pulang dan jangan pernah datang lagi di hadapanku,atau kau usik keluargaku.aku tidak mau lagi dengar namamu atau lihat wajahmu.


" Rayian aku minta maaf,aku pingin kita balik lagi??


" apa balik kamu itu tuli atau apa,atau kamu itu amnesia sudah lupa dengan perbutaan memalukan itu, ingat ya aku tidak segan segan buat kamu menderita.sekarang juga kamu keluar atau aku panggil sekuriti".


" hei Rayiqn kamu jangan sok sebentar perusahaan kamu bisa bangkrut kalau aku bicara sama papa"


" silakan bilang papa kamu"aku tunggu.jangan kamu pikir punya pengaruh jadi aku takut.seorang Rayian tudak takut ancaman"

__ADS_1


Dewi dengan amarahnya ia keluar dari ruangan Rayian ia melihat Ririn dengan penuh kebencian,tunggu ya aku akan balas kamu


" sudah sana pergi lama lama kesabaranku hilang kamu nanti aku patah jadi lima bagian dan kukirim ke rumah kamu" kata kata terdengar sadis.Dewi segera pergi.dasar kampungan.umpat Dewi dengan amarah yang membara.


kring kring bunyi ponsel ririn berbunyi dilihat bunda calling" rin kamu sibuk nggak?! suara bunda dengan napas memburu


" kenapa bun??


" ini alezha sakit panas sekali,bunda sudah telepon Bima tapi Bima masih ngajar,sedangkan Juna lagi di luar.ayah masih kejar pekerjaan yang cepat di bereskan.""


" ia rin.nanti bunda kirim alamat rumah sakit mana??


" ia bun" jawab Ririn mematikan teleponnya.

__ADS_1


" bagaimana ya minta ijin?? hari ini jadwal pak rayian adalah mengujungi preyok ruko tiga lantai dan akan ada rapat dengan petinggi perusahaan.


" aduh bagaimana ni" Ririn mengusap wajahnya penuh kebingungan.aku harus minta ijin.ririn segera bangkit dari duduknya.


tok tok tok


" masuk" sahut suara dari dalam dengan langkah pelan ririn berdiri di depan Meja Rayian


" pak aku minta ijin.ada keluargaku yang sakit.sedangkan tidak orang di rumah.yang bisa menjaga??


" oke tapi semua jadwal hari bagaimana??


" kalau itu sudah saya bereskan sisa bapak lanjutkan saya sudah minta redti untuk temani bapak, makasih ya pak aku buru buru" Ririn langsung keluar.

__ADS_1


" Resti kamu tolong ya bantu nanti temani pak rayian jadwalnya sudah ada di meja dan semua file sudah aku siapkan" Ririn menjelaskan.


" oke sampai jumpa" Ririn melambaikan tangannya menuju ke pintu.


__ADS_2