Semuanya sudah berlalu

Semuanya sudah berlalu
Bab 63 Pertemuan keluarga(2)


__ADS_3

" betul tu rin kan pas ulang tahun kamu kan?""


" kalau tiga puluh berarti dua minggu dari sekarang"kata mami


" betul juga,ia kan Rin" Rayian menyetuh ririn


" aku ikut saja kalau Rayian sudah setuju"


" berarti kita sepakat tgl 30 menikah di kota S terus tema apa yang akan kalian pakai?"


" aku mau yang biasa saja dan simpel"Ririn memberikan pendapatnya.


" kalau kamu bagaimanaRayian" Mami bertanya kepada Rayian


" aku ikut saja maunya Ririn"


" Ada hal yang ingin aku bicara di sini"/tiba tiba bunda bicara, sebelum kita melangkah dalam sebuah pernikahan dimana menyatukan dua keluarga besar aku sebagai bunda Ririn,aku mau bilang jaga anak.kami baik baik ya Nak Rayian,kamu tahu keadaan sebelum menikah denganmu,jangan pernah mengungkit masa lalunya.kami bersyukur karena Nak Rayian merima apa adanya demgan keadaannya sekarang ini,kami sudah berulang kali memintanya menikah tapi ia selalu menolak karena alasan alasan yang membuat kami juga tidak pernah memaksakannya,hingga datang Nak Rayian,Bunda percaya kalau keluarga menerima kekurangan anak kami" Bunda terisak.


" ibu masing masing kita punya masa lalu,kita bukan melihat ke belakang tapi kita melihT ke depan.percayalah anak kami tidak akan mengecewakan bapak dan ibu" Papi menambahkan.

__ADS_1


" terima kasih pak,karena menerima anak.kami" Ayah Ririn berbicara.


" jangan begitu pak seharusnya kami berterima kasih kepada Ririn karena bisa meluluhkan hati Rayian"


" Nak Rayian Ayah,Bunda,Bima dan Juna percaya kamu bisa jadi kepala rumah tangga dan suami yang baik untuk Ririn"


" aku tidak mau berjanji tapi aku akan membuktikannya"kata Rayian mantap semua yang hadir dalam pertemuan keluarga mengalir begitu saja.semua tentang pernikahan telah di sepakati.di akhir pertemuan mereka makan bersama.


Hari hari berlalu dengan cepat.satu minggu sebelum dilaksanakan pernikahan Ririn meminta Dean untuk bertemu,tapi sebelum itu ia meminta ijin kepada Rayian saat mereka pulang berdua dari kantor


" kak boleh tidak aku bertemu dengan Dean sebelum kita menikah?" tanya Ririn


" apakah kamu tidak marah"


" terus terang aku cemburu,tapi aku percaya kamu"


" aku ingin kamu menemani"


" selesaikan masa lalumu dan tatap masa depanmu dengan ku"

__ADS_1


" terima kasih karena percaya kepadaku"


" aku akan berusaha membuat kamu selalu nyaman berada dekat dengan ku,"


" terima kasih kak" Ririn memeluk Rayian.Rayian memeluk erat Ririn


" aku ingin melepaskan semua yang berhubungan dengan masa laluku,tapi sebelumnya aku ingin mengembalikan ini kepada mamanya Dean" Ririn mengambil sebuah amplop putih yang berisikan cek yang di berikan oleh Mama Dean sembilan tahjn yang lalu.


" antarkan aku ke rumah mamanya Dean,supaya aku bisa tenang,aku telah berdamai dengan masa laluku"


" itu lebih baik daripada kamu tidak keluar dari zona masa lalu"


" aku belajar memaafkan karena aku sadar bahwa aku hanya manusia biasa masing masing kita punya kesalahan"


" begitukan lebih baik" Rayian mengacak rambut Ririn dan mencium lembut kening Ririn.


" kak aku bersyukur katena kamu mau.menerimaku walau keadaanku yang begini,apakah suatu saat engkau akan menyesal atau tidal?"


" sttt jangan bicara yang aneh aneh kita akan tetap bersama,kita sama sama belajar dari masa lalu berarti ke depan kita akan lebih baik,sudahlah aku antar kamu ke rumah mamanya Dean"

__ADS_1


__ADS_2