
" kaka kita jangan pandang orang dari status tinggi atau rendah toh mereka juga manusia,mami sapa saja mami mau berteman,mami tidak malu"
" terima kasih mami sayang"
" kaka ria yang terganteng ada di rumah " teriak Ria yang baru pulang dari toko buku ia berlari kepelukan Rayian.Rayian yang tidak dalam kuda kuda kuat jatuh dari kursi
"ah maaf kakaku yang ganteng?"" wajah Ria penuh rasa bersalah sambil menunduk
" hmmm dari mana ?" tanya rayian kembali ke posis duduknya
" dari toko buku kak"
" sama sapa"
" teman kaka cewek namanya Della,kalau nanya jangan kayak polisi " wajah cemberut Ria.Rayian meraih kepala adiknya yang paling manja itu
" kakak malan ini nginap di sini ya Ria pingin cerita sama kaka?
" kaka banyak kerjaan Ria" mami menyela pembicaraan Ria
" Engaak mi,nanti kaka tidur di sini"
" tidurnya sama Ria ya"
" aduh Ria sayang kamu itu udah gede sma kelas tiga manja tidak pernah berenti"
__ADS_1
" mami sayang kaka aja tidak nolak masa mami yang keberataan" Ria masih memegang erat tangan Rayian
" kak ntar ajak Ria jalan jalan ya kebetulan malming"
" nanti pacar kamu marah" Rayian mengoda Ria sambil mengajak rambutnya
" mami belum mau Ria pacaran,katanya nanti bekin Ria sedih kalau putus cinta"
" pintar sekali berkelit,terus yang kemarin kaka lihat boncengan motor sport tu sapa?
" kaka itu hanya teman,mami jangan dengar kaka" Ria menutup wajah merahnya karena malu
" Ria mulai ingkar janji ya" mami memandang tajam ke arah Ria
" emang kemarin kamu boncengan?"Tanya Rayian.sontak membuat Ria tambah gemes dengan kakanya.
" kaka " teriak Ria
"" kenapa adikku sayang yang manja nggak pernah habis.hati hati lho pacaran anak sekarang parah"
" nggak kok kak Ria janji deh nggak pacaran,kemarin tu hanya teman karena Ria masih nunggu bis datang dia tawar ya ria terima aja karena Ria sudah lapar"
" kenapa tidak mau di antar sopir"
" kak naik bis lebih enak banyak kenalan mulai dari kecil sampai besar dari yang paling jelek sampai yang bagus,ha ha ha " Ria tertawa
__ADS_1
" mami besok suruh sopir antar Ria,mulai tu mi lirik lirik anak orang" Rayian membuat Ria semakin tersudut
"mami jangan ya,plis" Ria mengatup dua tangannya.
" kalau begitu besok papi yang antar" tiba tiba papi sudah ada di kursi samping mami
" papi" Rayian mencium punggung tangan papinya
" ia pi biar papi yang antar supaya papi bisa tahu siapa yg suka ganggu tuan putri kesayangan papi"
" mami,kaka" Ria meminta bantuan.mami pura pura lihat ponselnya sedangkan Rayian sengaja membaca koran
" ih semuanya tidak sayang ria,kaka bilang dong sama papi biar besok ria naik bis" kembali Ria merajuk.papi mami dan Rayian tersenyum melihat tingkah Ria
" sayang mami ijin kan kamu naik bis tapi harus janji sama mami tidak macam macam,kalau macam macam mami suruh pak somat antar jemput kamu"
" mami makasih mamiku yang paling pengertian" cup cup Ria mencium kedua pipi maminya.mami tertawa geli melihat ulah putri bungsunya.
" mami Rani dan rina tidak pulang libur natal ya"
" katanya mau pulang awal desember mereka sudah di sini"
" berarti rame dong"
" ia rame biar kita pada kumpul"
__ADS_1