
Setelah 3 hari di rawat di rumah sakit.Alezha di perbolehkan pulang,selama di rumah sakit Bima dan bunda yang selalu bergantian jaga Alezha.Bima tidak mengijinkan ririn untuk mengambil ijin karena ia tahu Ririn baru pindah dari acouting ke sekretaris pasti masih menyesuaikan dengan bagian baru.Ririn bersyukur karena keluarganya tidak pernah mempermasalahkannya.Ririn sangat berterima kasih sekali.apapun yang terjadi kelurga adalah tempat sandaran yang paling kuat.
" Bunda ayo kita pulang,bima sudah menyelesaikan semua urusan rumah sakit.kita tidak usah menunggu Juna karrna tadi ia kunjungan keluar ke lapangan bersama dengan atasannya.Ririn juga masih ada rapat.aku sudah pesan taksi online.kita tunggu saja di depan rumah sakit" Bima mengambil tas Alezha dan mengendong Alezha
" papi alezha sudah boleh pulang ya??
"ia sayang hari ini Alezha sudah bisa pulang,alezha bisa bobo di kamar"
" ia papi"
Bima bunda dan Alezha meninggalkan ruangan tempat alezha di rawatselama 3 hari.
sampai di depan rumah sakit taksi yang di pesan su menunggu.sopir taksi datang membantu bima memasukan tas ke dalam bagasi.Bima membuka pintu untuk bunda dan bima juga masuk kedalam mobil.
20 menit mereka sampai di rumah yang berwarna dengan pohon yang sangat rindang.setelah turun bima membayar taksi.bunda dengan cepat membuka pintu rumah
__ADS_1
" akhirnya kita sampai rumah.ayo alezha sini duduk dulu ya,atau alezha mau bobo??
" alezha mau duduk saja,capek tiduran." gadis imut itu memberikan senyum untuk nene
" papi alezha haus?"" pinta alezha dengan manja keada Bima
" ia sayang papi ambilkan ya?? Bima masuk kedalam,tak lama kemudian Bima sudah kembali dari dapir sambil membawa air di gelas.
" ayo di minum alezha" Bima memberikan kepada Alezha.karena haus air yang di gelas habis.
" pintar sayang" Bima membelai lembut rambut Alezha.
" Bima sama alezha ya bunda siapkan makan untuk kita.
Sementara itu Ririn yang baru habis rapat.segera membereskan semua dokumen rapat.dengan cekatan ia membereskan dan merapikan meja rapat.sedang Rayian yang masih berdiri melihat Ririn yang tengah sibuk dengan dokumen dokumen rapat.
__ADS_1
" ayo rin ini sudah jam istirahat biar ruang ini di bereskan oleh OB" kata Rayian menatap Ririn.yang di tatap merasa gugup
" ia pak silakan duluan , saya selesaikan dulu setelah itu saya istirahat untuk makan siang" tapi tangan ririn masih sibuk dengan kabel yang tadi di pakai untuk di sambungkan ke laptop untuk prentasi rapat.
" aku mau ajak kamu makan siang"
" aku tidak bisa karena aku ada bekal.aku tidak biasa makan di luar" Ririn menjelaskan.
Rayian kaget dengan ucapan Ririn.
" memangnya kenapa kalau makan di luar?"'
" tidak terbiasa pak.Bunda selalu menyediakan bekal untuk kita.jadi untuk makan di luar jarang.ini sudah terbiasa dari kami sekolah taman kanak-kanak.Kakaku saja yang dosen bawa bekal ke kampus.kami tak pernah malu.kadang bunda bilang sama kita sekali kalilah rasakan masakan di resto atau warung di luar.tapi kata kami masakan bunda juga enak.nyatanya warung bunda selalu rame" Ririn bicara panjang lebar.
" emangnya bunda kamu punya warung"tanya rayian
__ADS_1
" ia pak,sambil bantu perekonomian.pak kan tahu biaya hidup sekarang ini mahal.jadi bunda buka usaha di rumah.ya hitung hitung usaha sendiri.biasanya kalau libur aku selalu bantu bunda jualan di rumah.maklum pak pekerjaan ayah hanya kepala tukang bangunan.baik kalau dapat kerjaan kalau tidak mau makan apa? tapi aku bersyukur pak semua kebutuhan kami terpenuhi.sebenarnya kami sudah melarang ayah untuk bekerja lagi karena kami tiga sudah bekerja,tapi kata ayah bosan di rumah sudah biasa kerha" Ririn tambah banyak lagi bicara.