
" Bunda apakah aku tak berhak bahagia?""tanya Ririn ditengah isak tangisnnya
" sayang kamu berhak bahagia,apapun keadaanmu,percayalah suatu saat akan ada orang datang dan ia sangat mencintaimu,dan memandangmu tanpa melihat statusmu"
" Bunda aku takut jatuh cinta,kalau jatuh cinta sesakit ini aku tidak mau"
" Rin kamu harus kuat jalanmu masih panjang,dan Tuhan menyiapkan yang terbaikmu" nasehat bunda kepada Ririn
" makasih bubda selalu ada untuk Ririn" Ririn mengusap airmatanya.
Setelah sembilan tahun lalu
Entah kenapa engkau muncul lagi,disaat aku mulai melupakan rasa sakit itu,dan luka itu terbuka kembali bagai di siram garam perihnya terasa sampai di sumsum tulang.entah berapa banyak airmata yang jatuh untuk penghinaan keluargamu??
Dean guman Ririn aku telah melupakanmu kenapa engkau datangbkembali datang??
Ririn menghapus airmata yangbjatuh di pipinya
" Rin, ini kaka Bima boleh masuk tidak?""
" bisa kak buka saja pintunya tidak di kunci"
" kamu menangis rin?"" tanya kak bima karena melihat mata ririn yang memerah dan di tangannya ada amlop putih
" apa ni?"" Bima menunjukan amplop yang di pegang Ririn
__ADS_1
" cek yang di berikan oleh mama Dean,aku ingin mengembalikannya??"
Bima menatap adik perempuannya
" Rin kaka tahu kamu sakit terluka karena penghinaan dari mamanya Dean,lupakan itu berdamai dengan hatimu buka hatimu agar ada cinta yang mengisinya,kaka percaya kalau Tuhan menyiapkan jodoh yang terbaik buatmu" bima menasihati Ririn
" kak boleh rin katakan bahwa aku takut jatuh cinta lagi?""
" kenapa rin?? jangan tutup hatimu,kaka selalu mendukung siapa pilihanmu kaka terima"
" kak bagaimana dengan risti apakah dia baik kak?"" Ririn mengalihkan pembicaraan
" Risti baik kaka sudah ikut saranmu,tapi kaka ingin lihat kamu bahagia?"
"kak aku baik baik saja,kaka menikahlah tidak baik,umur kaka sudah kepala tiga"
" Risti baik kak dan lagi pula ia juga kenal dengN keluarga kita,jadi tudak masalah"
" kaka setuju pasti pilihanmu selalu terbaik untuk kakak"
" jadi kak setuju pacaran dengan risti"
" kak tidak mau pacaran maunya langsung menikah baru kita pacaran"
" Risti setuju?"" tanya Risti heran
__ADS_1
"setujuia juga tidak mau pacaran.karena ia malas untuk pacaran"
" berarti aku jadi mak comblang tidak sia sia, terus kapan kaka lamar dia dan nikah"
" rencana sih dua minggu lagi dari sekarang dan selama ini kami akan mengurus semua persyaratan menikah,dan lamarannya langsung dengan pernikahan?"
" selamat ya kak ririn mendukung keputusan kaka yang di ambil.Risti baik kak ia orangnya sederhana pasti kaka akan bahagia"
" ia adikku yang suka cengeng,tapi rin ada datu permintaan kaka buka pintu hatimu berdamai dengan masa lalu maka akan pangeran berkuda yang datang melamarmu" Kak bima mengoda Ririn
" kak ini bukan negeri dongeng semua serba indah"
" ia tapi kita harus bermimpi untuk mengapai itu"
" ia pak dosen kuliahnya aku mengerti"
"" Rin kihat kedepan jangan lihat apa yang sudah terjadi di belakang anggap yang di belakang adalah pelajaran untuk masa depan?""
" kaka terima ya selalu ada untuk ririn walau ririn sudah mengcewakan keluarga"
" Rin kita adalah keluarga tidak ada yang boleh merendahkan keluarga kita"
" ia kak" Ririn memeluk kakanya
" kak Rin lapar "
__ADS_1
" ayo kita makan kaka juga belum makan jafi ayo kita makan" Bima menarik tangan ririn menuju ruangan makan.