Semuanya sudah berlalu

Semuanya sudah berlalu
Bab 5 Masa Lalu


__ADS_3

Hari ini hari sangat melelahkan dimana Ririn harus menemani sang bos pertemuan demi pertemuan.tidak di sangka bertemu dengan Rangga.Rangga adalah teman dari Dean.Dean namanya yg selalu ada di hatiku.Dean yang membuat Ririn serasa menjadi ratu selalu di manja,di sayang semua selalu Dean buat untuk Ririn.Ririn merasa dunia hanya dirinya dan Dean.Dean yang menoorehkan luka ada saat sayap cinta telah berkembang.pupus seperti hilangnya dean dari muka bumi.


" ah sudah 9 tahun sudah berlalu.Selama itu kabar Dean tidak pernah ada.Aku menunggumu Dean.engkau ada di mana??? tahukah kamu kalau kita punya cinya yang amat sangat dalam.Aleza adalah anak mu." Ririn mendesah


ingatannya dimana bisa ada Aleza


#flashback#


" Rin kita mampir dulu ke kostnya rangga ya ada buku aku yang tertinggal " dena mengajak Ririn


" ia tapi jangan lama ya soalnya aku mau bantu bunda di warung biasanya sore begini rame dengan pembeli"


" tidak lama"


"yuk kita jalan"


Dean mengenggam tangan Ririn karena kosrnya Rangga di belakang sekolah jadi Dean dan Ririn hanya cukup berjalan kaki saja


Tok tok dean mengetuk kamar Rangga.tapi tidak ada orang


" kemana Rangga ya"


"coba telepon saja"


Dean mengambil ponselnya.


" Rangga kamu dimana?"

__ADS_1


" sori dean aku lagi di rumah papa ni.pulangnya sore.kalau ambil buku.kunci kamar aku taruh di bawa pot bunga dekat jendela" Rangga menjelaskan


" ok de"


"rin coba lijat kunci kamar Rangga ada di bawa pot bunga." dean menunjukan pot


Ririn mengambil kunci kamar


" nih.kenapa Rangga mau kost sih,bukannya orang kaya" tanya Ririn heran


"kata rangga mau merasakan jadi anak kost,jadi ya kost." dean menjelaskan sambil membuka kamar Rangga


terlihat kamar Rangga rapi sekali,buku ditata dengan baik,tempat tidur juga rapi.tidak kebanyakan anakcowok yang berantakan


"rapi juga ya kamar Rangga"


"sudah ketemu bukunya" tanya Ririn


" sudah ni" Dean menunjukan buku


"ayo kita pulang" ajak Ririn


"ia"


SaatDean dan Ririn hendak keluar hujan turun dengan deras.padahal tadi udaranya sangat panas kok bisa hujan


" kita tunggu sampai hujannya reda ya"

__ADS_1


"ia kita tunggu"


Ririn duduk di tempat tidur sedangkan Dean duduk tak jauh dri Ririn


" Rin" panggil Dean


" hmmm"" jawab Ririn


Tiba tiba Dean mendekatkan badannya kesamping Ririn.Ririn kaget


"kenapa dekat dekat" kesana??


"Rin"" Dean sudah mendekatkan bibirnya mencium Ririn.Ririn yg kaget tidak bisa bergerak karema Dean sudah memeluk dengan sangat kuat.akhirnya Ririn menbalas setiap hisapan bibir Dean.tangam Dean dengan cepat mulai measuki blus seragam Ririn dengan cepat *** setiap gudukan uang ada di balik blus.Ririn mulai mendesaj.sementara hujan juga semakin detas.tanpa sadar entah kapan pakaian mereka sudah terlepas.yang ada hanya napsu yang memburu.mereka saling berlomba mendesah.


" Dean"" Ririn mulai napsu dengan Dean


Dean dengan leluasa mulai memainkan jarinya di bagian intim Ririn.Ririn dan dean yang sudah terbawa napsu tidak berpikirlagi dengan jernih.


Dean yang tidak tahan langsung menghantam pertahanan Ririn.tiga kali Dean berusaha menghujam pertahanan akhirnya jebol juga


" auh.auh sakit dean" Ririn berteriak sakit.Dean tidak perduli ia tetap memasukan juniornya yang sudah tegang


" Rin aku mau keluar " Dean mengisaph bibir Ririn dengan kuat.


Akhirnya permainan panas berakhir.


jangan lupa like dan komentar akan novellku

__ADS_1


__ADS_2