
Rayian segera berlutut di hadapan Ririn sambil mengambil sesuatu dari saku jasnya.sebuah kotak berisikan cincin bermata biru.ia mengambil jari Ririn dan berkata
" Ririn mau kah kau menikah denganku ?"" Rayian menatap ke arah Ririn. semua yang hadir tidak menyangka kalau Rayian akan melamar Ririn didepan semua tamu undangan,orang tua Rayian juga kaget dengan keberanian Rayian,tak di sangka Rayian senekat ini,ketiga adik perempuan Rayian tersenyum melihat kakaknya dengan berani melamar seorang gadis di acara perusahaan.
" mami bakalan rame rumah kita" Rani berkata
" betul sekali kak Rayian juga keren.ingin aku berlari memeluk kakak ipar" timpal Ria
" mami kak Rayian pernah tidak bercerita tentang cewek yang di sukai setelah putus dari kak Dewi" tanya Rini yang kaget melihat kakanya.
" mami dan Papi tahu kakakmu sudah memberitahukan.tapi tidak bilang kalau mau melamarnya.mami juga kaget"
__ADS_1
" kaka Rayian so sweet" Ria mendekap tangannya ke dadanya.
Bima dan Risty juga kaget bukan kepalang ternyata Rayian tidak main main dengan perkataannya.bahwa ia akan melamar Ririn.
memang dua hari yang lalu Rayian bertemu dengan Bima meminta ijin untuk melamar Ririn di acara ulang tahun perusahaan.Bima mengijinkan.dan kenapa sampai pakaian mereka senada karena Risty juga turut andil dalamnya.diam diam ia mengambil foto gaun Ririn dan di kirim kepada Rayian.maka jadilah malam ini warna pakaian mereka sama.
" wow Ririn dilamar Rayian tak ku sanggah Rayian begitu?? ternyata ia menggunakan momen yang pas untuk lamaran tersebut" Rangga sekan terkejut dengan keberanian Rayian.Dean juga kaget dengan lamaran Rayian kepada Ririn.ada rasa sakit di hatinya.ternyata Ririn mendapatkan yang lebih baik. Ella yang melihat perubahan wajah suaminya langsung berkata
semua orang yang hadir termasuk rekan rekan kerja Ririn,terutama Elsa ia tak menyangka kalau Ririn di lamar oleh Rayian
" tak kusangka?? Elsa mendekap mulutnya.karena selama ini ia tak pernah melihart Rayian dan Ririn pacaran.karena masing masing sibuk dengan kerjanya.
__ADS_1
" Ririn tu pakai pelet makanya pak Rayian mau dengannya,dasar tukang pelet" sela gea yang duduk tak jauh dari Elsa.Elsa memalingkan wajahnya melihat Gea.
" kenapa kamu bilang begitu?? kita menilai dari luar tapi pak Rayian melihat dari sudut pandang yang lain.aku setuju kalau pak Rayian dengan Ririn.yang satu tampan dan satu manis" Elsa mencoba membela Ririn
" apa yang cantik tampang begitu,pakaiannya juga jauh dari kesan yang mahal,palingan pakaian itu beli dipasar" nyinyir Gea lagi
" Gea sudah kamu jangan iri dengan Ririn pasti ada hal menarik yang Ririn punya makanya membuat pak Rayian memilihnya.kita tidak berhak menilai.kurasa Ririn manis ia tidak memamerkan kemesraan mereka di depan umum,kalau ingin mengapa ia mau meninggalkan jabatan sebagai sekretaris lebih memilih kembali ke acouting,aku percaya ririn memang untuk pak Rayian" Elsa masih bersikukuh membela Ririn.Gea masih saja tidak suka dengan Ririn
" Ririn itu tak pantas" Gea masih kekeh dengan pendiriannya
" pantas dan tak pantas cukup pak Rayian yang memilih,lebih baik mengikiti acara lamaran yang romantis.siapa tahu ada pangeran yang datang melamarku dengan tiba tiba" Elsa mengoceh.
__ADS_1
Gea semakin jengkel dengan sikap Elsa yang terus membela Ririn