
Waktu berlalu begitu cepat berlalu tak terasa ulang tahun Papi sudah dekat.hari ini Ririn sibuk dengan menu yang akan di masak.ia berkonsultasi dengan mami tapi mami mengatakan semuanya di serahkan kepada Ririn.akhirnya Ririn membuat 7 menu yang akan di sajikan.diawali makanan pembuka dan makanan penutup.Ririn turun langsung membeli bahan bahannya sendiri.Ririn tidak mau berbelanja di supermarket ia memilih pasar dimana semuanya masih segar.Mami dan papi tidak membantah.karena mereka percaya dengan kemampuan Ririn.Ririn di bantu oleh Art di rumah Mami.Ririn tak segan segan meracik bumbu sendiri.Ririn mulai dengan pekerjaan.sekali kali Rayian datang untuk bertanya
" sayang apakah kamu capek??"
" tidak,lihat saja semua di kerjakan oleh art mami,aku hanya mengontrol saja.pekerjaan ini sudah biasa.sebentar lagi istrimu sudah bisa membuka sebuah resto" Ririn tertawa.melihat wajah rayian yang kuatir akan istrinya.
" kalau kamu mau aku akan mengabulkannya"
" bercanda sayang,aku hanya ingin menjadi ibu rumah tangga yang baik"
"baiklah aku ke depan kalau ada apa apa panggil saja"
" ia sayanv ayo ke sana" Ririn mendorong Rayian meninggal dapur.
" Nyonya,Tuan sangat menyayangimu?? kata Ibu noni Art yang sudah berpuluh tahun bekerja di rumah Rayian
" aku juga bersyukur Bu" Ririn tersenyum lembut kepada ibu Noni.mereka kembali bekerja.jam empat sore semua masakan sudah beres,Ririn dan beberapa Art mulai menata di meja makan.Mami yang puas dengan hasil kerja Ririn
__ADS_1
" anak mami yang cantik ini memang terbaik.tak sia sia Rayian memilihmu" puji Mami
" mami ririn membuat semampu Ririn saja"
" ini lebih dari cukup.ayo cepat segera berbenah,mami sudah menyiapkan pakaianmu"
" terima kasih mami"mami berlalu Ririn juga bersiap untuk berganti.baru mau melangkah ketiga adik iparnya datang
" kak ayo kekamar rini pakaiannya ada disana,biar kita bantu kaka untuk merias"kata RiniRirin mengangguk dan mengikuti ke tiga iparnya.dalam kamar pakaian yang akan di gunakan warna yang sama dan couple.
Tugas Rini merias wajah Ririn,Ria dengan keterampilan rambutnya.sedangkan Rani hanya mengamati saja.
" kakak ipar apa sih yang kaka mau dari kak Rayian sampai mau menikah,soalnya Kak Rayian itu orangnya susah untuk bicara??
" cinta tak memandang,kalau merasa nyaman dan rasa yakin bahwa itu jodoh jalani dulu,karena jodoh yang diberikan Tuhan adalah yang terbaik.Kalaau Rayian orangnya baik hanya kalau kerja tegas,dingin"
" wow kak Rayian sangat beruntung menikah dengan kaka"
__ADS_1
" semuanya tergantung pribadi kita.Rayian bisa menerima kekuranganku itu adalah anugerah terindah"saat Ria ingin berbicara pintu di buka.muncul Rayian yang sudah rapi dengan setelan jasnnya.
" kak Rayian ganteng banget" seru Rini.Rayian menatap adiknya
" sayang tatapannya itu di turunkan sedikit.kenapa adik sendiri yang muji atau mau istrinya??"kata Ririn.Rayian melihat istrinya,terlihat sangat mempesona.
" gimana kak ini hasil make over ku"
" hummm cantik"
' kok pujiannya kayak gitu sih?? nggak seru kata Rini.Rayian melangkah ke arah Rini
" kakak iparmu sudah cantik jangan terlalu di make over aku takut banyak yang jatuh cinta"
" kay Rayian lebay deh"
" biatkab saja toh istriku, sudah siap sayang ayo ke depan tamu sudah mulai berdatangan" Rayian menggengam jemari istrinya
__ADS_1
" jangan pamer romantisnya kasian kita yang jomblo"
" eots anak kecil jangan banyak bicara" Rayian dan Ririn meninggalkan kamar Rini.