Semuanya sudah berlalu

Semuanya sudah berlalu
Bab 40 Keluarga adalah tempat yang paling indah


__ADS_3

" mami kita berdoa ya semoga natal kali kaka bisa bawa kaka ipar ke rumah ini"tiba tiba Ria bicara.Rayian yang sedang asyik melihat fotonya dengan alezha tadi pagi kaget dengan perkataan adiknya.


" kenapa ngomong begitu?? Rayian memandang adik nya


" habis kaka sih tidak pernah bawa pacar tu kenalin ke kita sih"


" tenang ria sebentar pasti kakamu bawa,ia kan kak"


" mami?""


" emang salah ya?"" mami memasang wajah tak bersalah


"mami tahu dari mana?" papi bertanya


"tenang pi nanti juga papi tahu.kejutan"


" betul kak?"


rayian hanya menggangukan kepalanya


" wow bakalan seru ni sebentar kan kak Rini dan kak Rani pulang terus kaka ipar datang lengkap?Ria bercolteh tak berhenti


" hei anak kecil jangan ikut campur"


" sapa yang kecil sudah tiga sma"


" sudah sudah" mama melerai pertengkaran


Rayian dan Ria


" papi ingatkan karyawan terbaik yang di kantor papi,na itu dia yang buat anak papi ini jatuh cinta"


" benar Ray"

__ADS_1


" ia pi papi nggak marah kan?""


" papi nggak marah toh itu pilihan kamu?


" tapi pi kaka tidak tahu kalau dia suka tidak?


" mau ria bantu"


" aduh ni anak makin besar mulutnya kalau bicara" Rayian mencubit hidung adiknya


" sapa tahu kalau Ria pendekatan pasti dia mau?


" anak manja urus sekolahmu,papi sekolah kan di luar negeri aja biar mandiri?


"mami jangan ya nanti kalau Ria mau nangis mau manja tidak ada sapa sapa??,papi jangan dengar kata kaka ya? kan papi sudah janji kalau Ria kuliah di sini saja,kalau tidak mau ria mau nikah muda saja?"


" emangnya Ria sudah punya calon?""


" sekolah yang benar nanti lulus papi carikan jodoh buat Ria" balas papi ke arah Ria


" jangan coba coba melangkahi kaka?'


" ih kaka sapa juga yang mau nikah muda,pingin bebas"


" na tadi kan bilang papi cari jodoh kok sekarang tidak mau"


" adek berubah pikiran ha ha ha" Ria tertawa


" mami tadi bilang kalau kaka suka sama karyawan terbaik papi ya? Ririn ya namanya?"


" ia pi itu orangnya"


" bagaimana ada perkembangan"

__ADS_1


" orangnya tertutup"


" tapi selama papi bekerja memang papi lihat orangnya tidak banyak bicara,dia jarang ya makan di kantin"


" ia pi orangnya susaah makan di kantin.sekarang ini Kaka ngambil dia jadi sekeratarisku,tiap kali ada meting di luar atau makan di resto kayaknya dia susah sekali.kemarin saja dia minta balik ke bagiannya"


" kok ada orang begitu" mami menyela pembicaraan rayian


" ia mi tiap kali di ajak selalu di tolak.alasannya masakan ibunya lebih enak"


" terus kaka bagaimana?""


" tenang mi pasti kaka akan dapat"


" emangnya kaka mau mancing ikan"


" ini anak masuk sana ikut campur urusan orang dewasa" Rayian mengusir Ria


" sebekum Ria kedalam kaka janji ya natal ini sudah bawa kaka ipar kesini.tidak ada penolakan"


" tenang nanti kaka bawa kaka ipar lima"


" idih lima,satu aja susah,wek " ria menjulur lidah sambil berlari ke kamarnya.mami,papi dan Rayian hanya tersenyun nelihat tingkah Ria.


" papi,mami kaka mau ijin kalau untuk pendekatan dengan ririn terus kaka tidak mau pacaran kaka maunya nikah"


" semua tergantung kaka toh yang jalani kaka ia kan pi"


" ia mi semua terserah kakak saja papi dan mami ikut saja"


" terima kasih papi mami"


" ia kaka papi dan mami selalu mendukung apapun keputusan kaka selama itu baik.kita keluarga adalah tempat terindah" mami tersenyum menatap anak lelakinya.

__ADS_1


__ADS_2